October 20, 2019
Boleh Music
Musicology What's New

Ini Royalti Dalam Karya Cipta

Boleh Music kali ini akan membahas sekelumit pentingnya para pencipta lagu tahu tentang publishing. Publishing sendiri berarti penerbit maknanya adalah wadah kumpulan karya lagu, penerbit yang bertanggung jawab untuk memastikan penulis lagu dan komposer menerima royalti atau hasil dari penjualan ketika komposisi mereka digunakan secara komersial.

Jika Anda menulis lagu, dan lagu tersebut dijual, download, streaming atau digunakan dalam banyak cara lain, anda harus tahu jika mereka menghasilkan royalti untuk sang penulis.

Saat ini, jenis royalti penulis lagu yang diperoleh ada dua cara : Analog Songwriter Royalti (yang dihasilkan dari industri musik dalam bentuk fisik ), dan Royalti Digital Songwriter (yang dihasilkan dari industri musik digital modern). Dengan semua cara yang berbeda, Komposisi lagu Anda dapat digunakan pada kedua model industri tersebut, Ada kesempatan baik lagu Anda menghasilkan uang yang mungkin Anda bahkan tidak menyadarinya.

Tapi satu catatan sebelum kita mulai, setiap aliran pendapatan dan jenis royalti yang dijelaskan di bawah dihasilkan dari kedua rekaman asli dari lagu atau “komposisi” yang telah diciptakan pertama kali.

Analog Songwriter Royalti Dan Pendapatan, Royalti Anda Dalam Bentuk Fisik

#1. Mechanical Royalties

Sebagai contoh  menjual produk fisik seperti CD, piringan hitam atau kaset (sebagian orang masih tetap mendengarkan kaset kan?), Setiap kali sebuah unit dijual atau diproduksi, Nah anda akan mendapatkan yang namanya Mechanical Royalties, ini artinya jika yang terjual dari hasil reproduksi lagu Anda atau hasil rekaman. Sebagai contoh reproduksi di AS, maka tingkat royalti adalah $ 0,091 untuk lagu di bawah lima menit. Tingkat rumus  yang ditetapkan oleh Pemerintah AS untuk lagu lebih dari lima menit di luar AS royalti biasanya 8% -10%.

# 2. ’Analog’ Public Performance Royalties

Setiap kali ada “Public Performance” yang memainkan komposisi Anda, itu sudah terjadi sebuah royalti. Sementara sebuah pertunjukan sering kali diadakan baik di pub, cafe ataupun lapangan, airplay di radio, bahkan ketika anda mendengarkan musik direstaurant dan salon, penulis lagu pun seharusnya mendapatkan royalty tersebut. Dalam hal ini jadi siapa yang membayar ? AM / FM radio, TV jaringan, bar, restoran, pesawat terbang, kantor, bioskop … merekalah yang bakal membayarkan royalty. Baik di AS maupun di luar AS, tingkat royalti ditentukan oleh negosiasi masing masing antara Organisasi-organisasi pertunjukan atau melalui collecting society.

# 3. Synchronization License Royalties (dari “Distribusi” Copyright)

Jika film atau TV studio, perusahaan produksi atau orang lain ingin menggunakan komposisi Anda dalam acara TV, film atau komersial, Mereka harus membayar lisensi sinkronisasi. Biaya lisensi (baik dalam dan di luar AS) adalah negosiasi biasanya didasarkan pada beberapa hal seperti penggunaan durasi, bagaimana itu digunakan (background atau upfront), format dan berdasarkan popularitas lagunya. Karena semua faktor ini, biayanya berbeda-beda.

# 4. Mechanical Synchronization Royalties

Mari kita fokus pada kata Sync atau singkronisasi, karena ada juga royalti mekanik yang dihasilkan dari “Reproduksi” hak cipta. Semua istilah pada publishing berarti bahwa ada per unit royalti pembayaran ke penulis lagu berdasarkan jumlah unit yang diproduksi dengan meliputi lagu yang ada didalam sebuah perangkat  (kartu , mainan, video game, dll). Tergantung pada jenis unit yang diproduksi, entitas seperti Hallmark, perusahaan mainan, atau perusahaan video game menghasilkan dan membayar royalti ini, serta nilai di seluruh dunia biasanya berpatokan dengan produksi awal ingin seperti apa.

# 5. Print Royalties

Seperti namanya, royalti ini dihasilkan dari hak cipta Pubic Display, royalti ini terletak pada sesuatu yang tercetak misal lirik, lembaran musik, tablature, dll. Ketika penerbit musik seperti Hal Leonard atau Universal Music Publishing membuat lembaran musik, atau perusahaan cetak kaos dengan tercantum lirik pada kaosnya, mereka diwajibkan untuk membayar yang namanya royalti cetak atau print royalti. Jika kita berbicara lembaran musik, royalti biasanya 15% dari harga retail, dan atau biaya hanya satu kali pembayaran yang pastinya dinegosiasikan.

Digital Songwriter Royalti & Revenue, Royalti Anda Secara Digital

# 6. Digital Download Mechanical Royalties

Jika Anda menulis lagu dan mendistribusikannya untuk di-download layanan musik seperti iTunes, Amazon, atau Google, Anda mempunyai royalti untuk setiap unit musik Anda yang di download. Jenis royalti ini berasal dari “Reproduksi” dan “Distribusi” hak cipta, dan royalty payment mirrors physical sebesa : $ 0,091 per reproduksi di AS, dan pada umumnya 8% – 10% dari harga daftar di luar AS

# 7. Streaming Mechanical Royalties

Streaming adalah sebuah makna dari “Dimainkan Pada Saat Ini”, dan jika Anda didistribusikan musik Anda ke toko-toko digital, kemungkinan bahwa Anda memilih beberapa layanan streaming yang interaktif seperti Spotify, Rhapsody atau Rdio. Dalam kasus Anda tidak akrab dengan istilah, “interaktif” berarti bahwa pengguna bebas memilih lagu, berhenti, membuat playlist, dll Seperti halnya dengan download digital, penulis lagu pun mempunyai royalti (dari ” reproduksi “hak cipta) untuk setiap play lagu pada layanan streaming interaktif. Di AS royalti tersebut dibayarkan sekitar $ 0,005 per streaming, dan di luar AS royalti biasanya 8% (diharapkan terus naik!) – 10% dari daftar harga.

# 8.Digital Non-Interactive “Streaming” Public Performance Royalties

Tadi berbicara “interaktif,” dan sekarang kita berbicara “non-interaktif.” Sebuah layanan streaming non-interaktif adalah salah satu di mana Anda tidak dapat memilih lagu, membuat playlist, atau “berinteraksi” dengan musik, jenis seperti AM / FM radio. Sebuah aliran non-interaktif adalah “Public Permormance” dan karena itu menghasilkan royalti untuk penulis lagu, dibayarkan oleh layanan streaming tersebut, seperti Pandora, Slacker, iHeartRadio, Sirius XM Satellite Radio, dan ribuan entitas lain. Di seluruh dunia, tarif royalti ditentukan oleh negosiasi antara PRO dan entitas yang lain (umumnya didasarkan pada % dari entitas Gross Revenue).

# 9. Interactive “Streaming” Public Performance Royalties

Ketika seseorang stream lagu Anda pada layanan streaming interaktif seperti YouTube, Spotify atau Rdio, juga dianggap sebagai “Public Performance”, yang berarti Anda mendapat royalti penulis lagu tambahan. Perhitungannya biasanya didapat dari persentase pendapatan kotor.

# 10. Digital Synchronization License

Sinkronisasi juga berlaku untuk dunia digital. Kita semua tahu yang seperti itu sudah umum untuk orang yang membuat video YouTube (atau Vimeo) yakni video yang menggunakan musik orang lain sebagai back song, Begitulah makna teknisnya, atau bila sebuah lagu dipadukan dengan gambar bergerak atau visual video, dan ketika hal ini terjadi, per penggunaan pembayaran lisensinya harus jelas, Nah inilah yang dinamakan Digital Sync License.

# 11. Digital Print

Di mesin pencari Google, Jika di cari maka anda akan segera menemukan puluhan situs dengan lirik lagu, lembaran musik, atau tablature yang tersedia untuk Anda gunakan. Penggunaan musik di situs tersebut adalah bentuk lain dari tampilan publik, dan situs lyric, situs musisi, dan bahkan situs dengan avatar yang mengenakan t-shirt dengan berisi lirik lagu, semua menghasilkan dan harus membayar royaltinya kepada penulis lagu tersebut. Setahu saya memang belum ada ketetapan nilai persentasenya, Nilainya hanya terdapat dalam sebuah kesepakan bersama dan dalam jangka waktu yang ada dalam kesepakatan.

# 12. Mechanical Royalty for a Ringtone/Ringback Tone

Anda pernah membeli nada dering? Atau mendistribusikan sendiri ke toko iTunes dari ponsel Anda? Setiap kali nada dering atau ringback tone yang dibeli untuk perangkat mobile, anda pun mempunyai kepemilikan lagu tersebut (itu dihasilkan dari “Reproduksi” dan “Distribusi” hak cipta) seperti yang terdapat pada operator selular.

# 13. Public Performance Royalty for a Ringtone/Ringback Tone

Selain royalti yang dihasilkan dalam pembelian nada ringtone / ringback, royalti juga dapat diterapkan ketika seseorang memainkan nada deringnya berbunyi.

Yuk mulai saat ini kita belajar tentang apa itu publishing sehingga para musisi khususnya pencipta lagu dapat menghasilkan setidaknya sebuah penghargaan dari karya-karya ciptanya.

Related posts

Band Rock Speaker First Resmi Dikontrak Label Internasional BMG

Qenny Alyano

8 Lagu Indonesia Ngehits Disetiap Hari Raya Idul Fitri Tiba

Angga Foster

The Chainsmokers Kolaborasi Dengan Bebe Rexha Di Single “Call You Mine”

Qenny Alyano