November 18, 2019
Boleh Music
Event & Community

Digelar Hari Ini Begini Persiapan Konser ‘Marcell Tujuhbelas’

South Jakarta – Tujuhbelas tahun silam, publik mulai mengenal nama Marcell melalui lagu “Hanya Memuji”. Kala itu, saluran radio dan kanal musik di televisi seakan tidak mengenal kata bosan untuk memutar ulang rekaman suara dan video musik lagu itu. Satu tahun berlalu, tepatnya di tahun 2003, Marcell merilis album solo bertajuk ‘Marcell’ yang segera mendulang sukses. Lalu waktu berjalan cepat, bergulir tanpa jeda, dan membawanya dalam petualangan istimewa di belantika musik Indonesia. Marcell menapaki ribuan panggung musik, bertukar ragam lampu sorot pertunjukan. Ia semakin menyelami kecintaannya pada musik dan olah suara.

Tujuh buah album baru pun menyusul jadi saksi perjalanan karirnya, ‘Marcell: Repackage’ (2004), ‘Denganmu’ (2006), ‘Hidup’ (2008), ‘And The Story Continues…'(2011), ‘Platinum Playlist’ (2013), ‘Jadi Milikku’ (2015), dan ‘This Is Not Jazz’ (2018). Dan tibalah ia pada kuartal ketiga tahun 2019, waktu di mana ia mempersembahkan sebuah konser tunggal yang diberi nama “MARCELL TUJUHBELAS”.

Konser “MARCELL TUJUHBELAS” tinggal menghitung hari. Konser ini akan mengambil tempat di Balai Sarbini, Jakarta, pada tanggal 18 Oktober 2019. Jelang perhelatan akbar tersebut, tiada hari yang Marcell lalui tanpa berlatih. Persiapan konser yang telah menyentuh angka 80% tidak lantas membuatnya tenang. Bersama-sama dengan Rishanda Singgih selaku Music Director, Marcell terus mematangkan permainan musiknya. Ia ingin menyuguhkan pertunjukan musik terbaik yang bisa dinikmati oleh mereka yang datang. Baginya, konser ini bukan perkara memenangkan ego-nya sebagai penampil, tetapi milik semua ‘Teman Marcell’ -sebutan untuk penggemar dan pendengar musiknya- yang telah meluangkan waktu, tenaga, dan biaya.

“Konser ini bukan milik saya, tapi milik teman-teman Marcell. Saya ingin menjamu mereka, ingin menyapa mereka, ingin berbincang lewat lagu bersama mereka. Itu sebabnya saya tidak ingin show-off, memamerkan musik saya secara berlebihan, memperumit sajian musik dan lagu yang akan saya bawakan nanti. Saya ingin semua yang datang dapat dengan mudah bernyanyi bersama dengan saya. Itu yang terpenting,” ujar Marcell mantap.

Marcell dan Raisa latihan bersama untuk persiapa konser ‘Marcell Tujuhbelas’

 

Suasana latihan persiapan konser ‘Marcell Tujuhbelas’ (foto : istimewa)

Marcell dan RAN ( foto : istimewa )

Selaras dengan pandangan Marcell, Rishanda Singgih mengungkapkan, “Untuk konser nanti saya ingin membawa musik Marcell menjadi lebih fun, lebih hidup. Saya tidak ingin aransemen musiknya jadi rumit dan membuat penonton kesulitan untuk bernyanyi bersama. Dinamika konser saya susun sedemikian rupa, membaginya dalam empat segmen yang menyesuaikan dengan flow lagu yakni Romantic, Up-beat, Jazz, dan Top Hits.”

Kesepakatan Marcell, Rishanda Singgih, dan seluruh tim kreatif yang terlibat dalam konser “MARCELL TUJUHBELAS” untuk menyajikan musik yang bisa dinikmati semua generasi pendengar, melahirkan komposisi musik yang terasa ringan dan menyenangkan tanpa mengurangi kualitas musikalitas Marcell. Di setiap kesempatan, Marcell selalu sumringah saat menceritakan bahwa pada konsernya nanti ia akan membawakan lagu-lagu paling populer sepanjang karirnya. Playlist ia susun khusus, menjamin agar penonton yang datang akan menikmati momen bernyanyi bersama dengannya.

Marcell tidak akan hanya bernyanyi seorang diri di atas panggung nanti. Ada tiga bintang tamu spesial yang didapuk sebagai teman duet. Mereka adalah Raisa, RAN, dan Rima. Ketiganya akan ditempatkan secara khusus pada masing-masing segmen dalam konser. Tidak hanya itu, Marcell yang belum lama ini meluncurkan single “Perih” juga akan menyanyikan lagu tersebut untuk pertama kali secara live di sana. Semua itu tentu akan menambah keistimewaan dalam konser tunggal “MARCELL TUJUHBELAS”.

Menutup penggalan cerita jelang konsernya, Marcell menyampaikan, Dalam konser ini saya rasanya akan benar-benar menjadi diri saya sendiri. Menjadi sangat manusiawi. Seorang musisi, penyanyi, yang mencoba menjembatani generasi ke generasi para pendengarnya. Mencoba menjahitkan satu persatu benang musik dan lagu yang saya bawakan. Agar terasa nyaman, agar terasa menyenangkan, dan jauh dari kata membosankan bagi semua yang mendengarkan.” (SPR)

 

Related posts

Kembali Digelar ‘The 90’s Festival 5th Edition’ Hadirkan Hanson Dan MLTR

Qenny Alyano

Weekend Ini Konser Greyson Chance Siap Guncang Jakarta

Qenny Alyano

Mencari Potensi Dan Bakat Musik Muda Di ‘Student Fest 2019’

Qenny Alyano