October 3, 2022
Boleh Music
Musicology

Loudness Band Metal Legendaris Jepang Sambangi Indonesia November 2019

South Jakarta – Tidak banyak band rock terutama heavy metal asal Asia yang mampu menembus dunia musik internasional. Tidak demikian halnya dengan band asal Jepang, Loudness. Sepanjang karirnya, band yang terbentuk pada tahun 1981 oleh sang gitaris  Akira Takasaki tersebut berhasil menandatangani kontrak dengan label besar di Amerika Serikat, dan merilis dua puluh enam album studio (lima di Amerika) dan sembilan album live pada tahun 2014 dan mencapai Billboard Top 100 dan mencapai popularitas internasional.

Loudness menandatangani kontrak dengan label utama Nippon Columbia dan merekam debut album berbahasa Jepang mereka, ‘The Birthday Eve’ pada tahun 1981 dengan formasi Minoru Niihara – (vokal), Akira Takasaki – (gitar), Masayoshi Yamashita (bass) dan Munetaka Higuchi (drums). Sayang gaung album ini kurang terdengar karena hanya dikenal negara asal mereka, Jepang.

Pada tahun 1983, setelah merekam album ketiga mereka ‘The Law of Devil’s Land’, mereka memulai tur Amerika Serikat pertama mereka, dan diikuti dengan tur di Eropa. Loudness kemudian memutuskan pindah ke Eropa untuk merekam album keempat ‘Disillusion’ dan melakukan beberapa konser di sana, seperti yang didokumentasikan dalam video  ‘Eurobound’. Sebagai upaya untuk menembus di kancah internasional, Loudness kemudian merekam ulang trek vokal album dari album’ ‘Disillusion’ dalam bahasa Inggris pada tahun 1984 dan menjadi album pertama mereka yang rilis di luar Jepang. Pada tahun 1985  atas campur tangan  co-manager  band Twisted Sister.  Joe Gerber, mereka menandatangani kontrak rekaman internasional dengan Atco Records dan merilis album studio kelima mereka  ‘Thunder in the East’  dan melahirkan single “Crazy Nights”. Dua album berikutnya ‘Lightning Strikes’ dan ‘Hurricane Eyes’ yang kembali diproduseri oleh Eddie Kramer.

 

Loudness formasi awal ( foto oleh reddit.com )

Di saat mereka sedang berjuang menembus pasar internasional, vokalis Minoru Niihara meninggalkan band, setelah saran produser Max Norman bahwa vokalis berbahasa Inggris dapat membantu band menembus pasar Amerika. Pilihan kemudian jatuh pada mantan Obsession, Mike Vescera. Line-up Loudness baru merekam dua album studio, ‘Soldier of Fortune’ pada tahun 1989 dan disusul ‘On the Prowl’ pada tahun 1991. Dari album ‘Soldier of Fortune’, Loudness melahirkan single “You Shock Me”.  Meskipun tur yang ekstensif dan dukungan kuat dari label mereka, album baru tidak meningkatkan status band di Amerika dan, sebaliknya, mengurangi lebih jauh fanbase Jepang dari Loudness. Setelah merilis single “Slap in the Face”, Vescera meninggalkan Loudness selama tur Amerika 1991 mereka, untuk bergabung dengan band gitaris ternama,  Yngwie J. Malmsteen.

Pada tahun 2000, Loudness  reuni dengan susunan pemain asli untuk merayakan hari jadi mereka yang ke-20 tahun. Loudness bersatu kembali pada tahun 2001 dan merilis  album ‘Spiritual Canoe; dan melakukan tur merayakannya. Meskipun dimaksudkan untuk menjadi acara satu kali saja, sambutan atas reuni band di Jepang   sangat luar biasa dan mereka kemudian memutuskan untuk terus merekam album baru dan tampil kembali. Tragedi kemudian menimpa Loudness dimana pada  1 September 2006 bassis asli Hiroyuki Tanaka meninggal karena gagal jantung di usia 46 tahun. April 2008, hanya dua bulan setelah merilis album ‘Metal Mad’, Loudness kembali dilanda tragedi saat  drummer Munetaka Higuchi meninggal pada akhir tahun 2008.

Pada Januari 2018, Loudness merilis album studio ke-27 mereka, ‘Rise to Glory’ dengan formasi Akira Takasaki (gitar), Masayoshi Yamashita (bass),  Minoru Niihara (vokal) dan  Masayuki Suzuki (drums).  Dengan formasi ini juga Loudness dijadwalkan akan tampil di  dua kota besar di Indonesia, Jakarta dan Bali. Loudness dijadwalkan tampil di Hard Rock Cafe Jakarta pada tanggal 12 November dan  13 November di Hard Rock Cafe Bali. Konser yang diberi jadul ‘Thunder In The East’ tersebut bisa didapatkan di https://id.bookmyshow.com/jakarta/events/loudness-thunder-in-the-east/ET00007055  dengan harga Rp 475 ribu untuk kelas reguler dan Rp750 ribu untuk kelas VIP yang sudah termasuk sesi ‘meet n greet’.

Related posts

Mencari Talenta Asia Tenggara Sony Music Entertainment Luncurkan OFFMUTE

Qenny Alyano

Ultah Ke-20 Tahun Gorillaz Luncurkan Koleksi Clothing Line Baru

Boleh Music

‘Indonesia Orchestra & Ensemble Festival (IOEF)’ 2019 Festival Orkestra Pertama Dan Terbesar Di Asia Tenggara Kembali Digelar

Boleh Music