November 18, 2019
Boleh Music
What's New

Rage Againts The Machine Reuni Prophets of Rage Putuskan Berakhir

South Jakarta –  Setelah My Chemical Romance, kini ada satu band rock yang memutuskan untuk bersatu kembali. Band rock asal Los Angeles, Amerika Serikat yang kental dengan lirik politik dan sosial, Rage Against the Machine (RATM), mengumumkan akan kembali bersama dan menggelar tur konser pada tahun depan termasuk di festival musik bergengsi, Coachella.

Band yang terbentuk pada tahun 1991 dengan formasi  Zack de la Rocha (vokal/rap),  Tim Commerford (bass),Tom Morello (gitar) dan Brad Wilk tersebut kembali bersama setelah konser terakhir mereka di Los Angeles, California di tahun 2011. Dalam akun Instagram RATM yang kembali aktif menampilkan sebuah gambar sebuah aksi demonstrasi beserta jadwal konser mereka di tahun 2020 mendatang.

Belum ada tanggapan resmi tentang band proyek Prophet of Rage yang baru-baru ini tampil di Jakarta, Prophet of Rage yang dibentuk oleh ketiga personil RATM  minus Zack dan dibantuk oleh Chuck D (Public Enemy) dan B-Real ( Cypress Hill). Menanggapi reuni RATM, salah satu personil Prophet of Rage, B-Real memberi tanggapan,

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada para penggemar yang mendukung @prophetsofrage untuk waktu yang telah kami goyang bersama. Merupakan suatu kehormatan bagi panggung rock dan orang-orang dari segala usia dengan orang-orang ini. Sudah waktu yang tepat dan kenangan yang luar biasa dalam waktu singkat. Tampi bersama bersama Chuck dan Tom sangat menakjubkan. Itu menyenangkan ketika itu berlangsung dan saya harap kami meninggalkan kesan yang  besar dan bahwa musik telah menjadi sumber inspirasi bagi mereka yang membutuhkannya. Itulah tujuan kami berkumpul. Jadi saya katakan kepada kalian semua agar tetap mendapat informasi, tetap bersama dan bertarung dengan perjuangan yang baik. ✌🏽️🤟🏼”

Prophets of Rage

Rage Against the Machine merilis album debut self title pada tahun 1992 dan mendapat sambutan positif dari pecinta musik rock dan melahirkan single seperti “Killing in the Name”, “Bullet in the Head”,”Bombtrack” dan “Freedom” yang menjadikan nama mereka sebagai band politik di tahun 90-an. Album kedua mereka ‘Evil Empire’ di tahun 1996 kembali mencapai sukses dan melahirkan single “Bulls on Parade” dan “People of the Sun” . Memasuki tahun 2000, ketiga personil RATM membentuk Audioslave bersama dengan mendiang vokalis band Soundgarden, Chris Cornell.

Berikut adalah jadwal konser Rage Againts the Machine di tahun 2020 sejauh ini

26/03 – El Paso, TX
28/03 – Las Cruces, NM
30/03 – Phoenix, AZ
10/04 – Indio, CA @ Coachella Music Festival
17/04 – Indio, CA @ Coachella Music Festival

Related posts

Merajut Kembali Persatuan Indonesia Lewat Konser ‘Indonesia Bersatu’

Qenny Alyano

Uki Resmi Mundur Noah Luncurkan Single Baru “Kau Udara Bagiku”

Qenny Alyano

Disney Luncurkan Video Musik “A Whole New World” Duet Isyana Sarasvati dan Gamaliél

Qenny Alyano