December 5, 2021
Boleh Music
What's New

HIVI! Rilis Album ‘CERITERA’ Dengan Single “Bumi dan Bulan”

South Jakarta –  Grup pop Indonesia, HIVI!, resmi meluncurkan album terbaru mereka berjudul ‘CERITERA”. Grup yang saat ini beranggotakan Ilham Aditama (vokal), Febrian Nindyo Purbowiseso (vokal/gitar), Ezra Mandira (vokal/gitar) serta Nadhia Aleida (vokal) merilis album barunya di bawah label HIVI Records. Album ‘CERITERA’ berisi 9 lagu yaitu “Jatuh, Bangkit, Kembali!”, “Satu-Satunya”, “Bahagia”, “Patung Batu”, “Musih Hujan”, “Tersenyum, Untuk Siapa?”, “Bumi dan Bulan”, “Pemuda” dan “Teman Sejati”.

Sementara single “Bumi dan Bulan” yang menjadi single dirilis serentak dengan video klipnya pada 30 Oktober lalu dan sudah dapat didengar di berbagai music streaming platform dan radio-radio yang tersebar di seluruh Indonesia. Video klip lagu ini juga sudah bisa dinikmati di akun youtu be resmi HIVI!, youtube.com/sayhivi.Lagu  “Bumi dan Bulan” ini merupakan lagu ballad pertama yang di rilis dari album ke-3 HIVI! Nuansa sendu dari alunan nada serta lirik melankolis  diharapkan dapat membawa pendengarnya tenggelam dalam kisah cinta yang digambarkan dalam lagu ini. Dari lagu “Bumi dan Bulan” terdapat pesan dimana pendengarnya dihimbau agar dapat ikhlas dan terus menjalankan hidup dengan bahagia.

HIVI! bersama sang produser album ‘CERITERA’, Tohpati

Selaras dengan tema besar album ke-3, single “Bumi dan Bulan” mengantarkan cerita yang dekat dari para personilnya. “Ini merupakan kali pertama ikut serta dalam penulisan lagu HIVI! dan senang sekali akhirnya mendapat kesempatan untuk berbagi kisah hidup bersama teman-teman semua. ‘Bumi dan Bulan’ itu menceritakan tentang sang Bulan yang mencoba mengabaikan perbedaan dan sibuk larut dalam kesedihan, hingga ia lupa bahwa hal terpenting adalah untuk menjaga kebahagiaan dalam hidupnya.” ujar Neida.

 “Untuk proses pengembangan kisah hingga lagunya selesai bisa dibilang cukup singkat, mulai dari Neida bercerita, langsung terbayang musik yang mengalun sendu kiranya cocok untuk mengantarkan kisahnya. Pembuatan lirik dan nada nya juga mengalir begitu saja seperti air. Tentunya dengan bantuan mas Tohpati, komposisi aransemen musik ‘Bumi dan Bulan’ membuat suasana dari ceritanya semakin tergambarkan.” Ujar Ezra. Lagu “Bumi dan Bulan’ tidak akan lengkap tanpa adanya melodi indah pada intro yang di aransemen oleh sang produser, Mas Tohpati. “Pada dasarnya lagu ini sudah enak, Memang hanya sebagai pemanis, namun ada yang unik di bagian intro karena terbentuk seperti lagu instrumental utuh, ini mungkin mengingatkan kita pada beberapa lagu mendunia, memberikan treatment intro yang serupa. Semoga dapat dinikmati oleh semua.”, ujar Mas Tohpati

Diskusi dalam memilih perumpamaan yang digunakan dalam lagu ini berlangsung cukup panjang hingga akhirnya mencapai kata yang diharapkan agar benar2 bisa menyampaikan pesan. “Bumi dan bulan itu terlihat berpasangan, bergerak bersama. Namun, meski berpasangan, mereka memiliki “ritme” yg berbeda dalam menjalani perannya dan semua baik-baik saja. Dari situ mungkin manusia bisa belajar bahwa terkadang ada beberapa perbedaan yang memang diciptakan dan harus diterima dengan ikhlas, sebagai suatu pembelajaran agar menjadi lebih baik.” ujar Febri.

Kali ini HIVI! berkesempatan untuk bekerja sama dengan Candi Soeleman sebagai video directorsingle “Bumi dan Bulan’. Mencoba untuk melengkapi penyampaian kisah dalam lagu tersebut, Music video lagu ini dirangkai sedemikian rupa dramatis dengan harapan untuk dapat menyentuh hati para penikmatnya.

“Ini adalah karya yang lumayan spesial. Dalam perjalanan HIVI!, baru dua kali saya menangis menghayati saat rekaman vokal, yaitu pada lagu “Orang ke-3” dan “Bumi dan Bulan” ini.Merupakan hal yang baru juga untuk kami melakukan pembuatan video clip di luar Indonesia. Menantang banget karena cuma punya waktu 2 hari untuk shooting di Jepang dan dalam project ini saya dan Neida harus berakting dengan porsi yang lumayan panjang. Walaupun lumayan dikejar deadline, lega sekali saat Mas Candi mau menjadi video director ‘Bumi dan Bulan’”, ujar Ilham.

“Persis sebelum akhirnya mengerjakan project ‘Bumi dan Bulan’ tadinya aku berencana untuk rehat sebentar dari pembuatan music video. Namun setelah mendengar lagunya, aku rasa kok sayang kalo dilewati. Pada saat menggodok konsep, langsung terbayang dikepala untuk bikin tampilan seperti film. Cuaca dingin di Jepang juga diharapkan membangun kesan dramatis ya, semoga hasil akhirnya nanti membawa para penonton untuk ikut senang, sedih, sebel dan kasian juga sama para pemerannya.” Ujar Mas Candi menceritakan kisah dibalik music video ‘Bumi dan Bulan. ‘

Penasaran dengan single terbaru HIVI! “Bumi dan Bulan” ?

Related posts

Whitesnake Siap Rilis Album Koleksi ‘Love Songs’ November 2020

Qenny Alyano

Gitaris Mr.Big Paul Gilbert Luncurkan Single Solo Baru “A Herd Of Turtles”

Qenny Alyano

Yovie Widianto Raih Komposer Terbaik Dari MAMA 2020

Qenny Alyano