February 24, 2020
Boleh Music
Editor's Picks Flash News Gearsician What's New

Neil Peart Drummer Band Rock Rush Meninggal Dunia di Usia 67

South Jakarta – Blantika musik dunia kehilangan sang mastro drums legendaris. Drummer band rock asal Kanada, Rush, Neil Ellwood Peart atau lebih dikenal dengan Neil Peart. meninggal dunia di usia 67 tahun di Santa Monica, California, Amerika Serikat. Kabar duka cita ini diumumkan juru bicara Elliot Mintz.Neil meninggal setelah berjuang dari sakit kanker otak (Glioblastoma) selama tiga setengah tahun. Berita duka cita juga diumumkan akun sosial media band Rush.

Dengan hati yang hancur dan kesedihan yang paling dalam kita harus berbagi berita mengerikan bahwa pada hari Selasa teman kita, saudara lelaki dan teman satu band kita selama lebih dari 45 tahun, Neil, telah kehilangan tiga setengah tahun keberaniannya dalam pertempuran melawan kanker otak (Glioblastoma) ). Kami meminta teman, penggemar, dan media yang sama-sama menghargai kebutuhan keluarga akan privasi dan kedamaian pada saat yang sangat menyakitkan dan sulit ini. Mereka yang ingin menyampaikan belasungkawa dapat memilih kelompok penelitian kanker atau amal pilihan mereka dan memberikan sumbangan atas nama Neil Peart.

Istirahatlah dalam damai saudara.

Neil Peart 12 September 1952 – 7 Januari 2020

View this post on Instagram

Neil Peart September 12, 1952 - January 7, 2020

A post shared by Rush (@rush) on

Neil Peart  lahir  pada 12 September 1952 dan besar di  Port Dalhousie, Ontario (sekarang St. Catharines), Kanada. Neil memulai debut  panggungnya di suatu kontes Natal sekolah di BSt. Johns Anglican Church Hall di  Port Dalhousie. Penampilan berikutnya adalah di Lakeport High School dengan grup pertamanya, The Eternal Triangle. Setelah sempat mencoba peruntungan dengan bermain di London, Inggris, Neil kemudian kembali ke Kanada dengan mengikuti ausisi yang dibuka band rock asal Ontario Kanada, Rush, yang sedang mencari drummer baru menggantikan drummer mereka, John Rutsey.

Neil Peart kemudian resmi bergabung dengan Rush bersama dua personil lainnya Geddy Lee ( vokal, bass, keyboard ) dan Alex Lifeson (gitar) pada 29 Juli 1974. Rekaman pertamanya dengan band Rush terjadi saat merilis album ‘Fly by Night’ di  tahun 1975, yang memenangkan Juno Award. Bersama Rush, Neil menghasilkan 18 album studio dan juga mendapatkan berbagai penghargaan. Neil juga menerima banyak penghargaan selama berkarir musik, termasuk induksi ke Modern Drummer Hall of Fame pada tahun 1983, menjadikannya orang termuda yang mendapat penghargaan tersebut.

Pada tahun 1997, Neil mengalami tragedi dengan kematian putrinya Selena Taylor dalam kecelakaan mobil disusul  setahun kemudian, istrinya Jacqueline meninggal setelah berjuang melawan kanker, Kejadian ini mengakibatkan Neil cuti dari band, di mana ia bepergian ke Amerika Utara dengan sepeda motor  sebelum kembali pada tahun 2002 untuk mengerjakan album studio Rush ke-17, ‘Vapor Trails’. Dia kemudian mendokumentasikan perjalanan itu sebuah buku berjudul  ‘Ghost Rider: Travels on the Healing Road’.

Pada 7 Desember 2015, Neil mengumumkan pengunduran dirinya dari musik dalam sebuah wawancara dengan Drumhead Magazine. Meskipun demikian, teman satu bandnya Geddy Lee bersikeras bahwa Neil Peart “hanya beristirahat”. Pada Januari 2018, gitaris Rush Alex Lifeson mengkonfirmasi bahwa Rush berakhir karena masalah kesehatan Peart.Selama tahun-tahun terakhirnya, Neil Peart tinggal di Santa Monica, California, bersama istrinya, fotografer Carrie Nuttall, dan putrinya Olivia. Setelah sakit selama tiga tahun, Peart meninggal karena glioblastoma pada 7 Januari 2020, pada usia 67.

Selamat jalan Neil Peart.

Para personil Rush Geddy Lee, Neil Peart dan Alex Lifeson ( foto : Instagram )

Related posts

Luncurkan Game Ponsel BTS Rilis Single “Dream Glow” Bareng Charli XCX

Qenny Alyano

Dua Dekade Eksistensi Wali Luncurkan Single Baru “Lamar Aku”

Qenny Alyano

Sepultura Rilis Album Baru ‘Quadra’ Luncurkan Video Musik “Means To An End”

Qenny Alyano