March 31, 2020
Boleh Music
Event & Community

Ain’t She Sweet Ramaikan Panggung ‘Jauhi Narkoba’ Gelaran Deteksi Production

South Jakarta – Bahaya penyalagunaan narkoba ( narkotika dan obat/bahan berbahaya ) sudah semakin merebak di berbagai kalangan. Salah satu profesi yang rentan dengan penyalahgunaan narkoba adalah di kalangan artis dan musisi. Salah satu cara untuk mengingatkan tentang bahaya dari penyalahgunaan narkoba adalah dengan digelarnya acara live musik dengan tema  “Jauhi Narkoba”. Acara “Jauhi Narkoba”  merupakan inisiasi dari Deteksi Produciton yang rutin digelar setiap hari Sabtu di Grandkemang Hotel, Jakarta.

Setiap minggu tampil musisi-musisi dari beragam genre dan usia yang menghibur sekaligus mengingatkan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba. Salah satu band yang tampil pada hari Sabtu (15/2) adalah band bergenre rock psychadelic, Ain’t She Sweet. Malam itu band yang terbentuk pada tahun 2009 dan mempunyai formasi Drestanta (vokal/gitar), Alam D’Oldman (gitar/vokal), Dhany Damiri (Drum) serta dibantu additional player Kenas Berton (bass/vokal) tampil menghibur membawakan lagu-lagu dari band legendaris, The Beatles serta juga karya mereka sendiri.

Malam itu band yang telah menelurkan dua album ‘Edge Of The Circle’ (2014) dan ‘Pinked!’ (2018) membawakan lagu-lagu The Beatles diantaranya “Get Back”, “Till There Was You”, “Baby It’s You”, “If I Fell”, “All I’ve Got To Do”, “You’re Going To Lose That Girl”, “If I Needed”, “Nowhere Man”, “Chains” ,”Something”, “While My Guitar Gently Weeps”, “Come Together”, “Oh Darling”, “Hey Jude” dan “Black Bird”. Tidak lupa mereka juga membawakan karya mereka diantaranya, “Di Tengah Malam”, “Odilla” dan “Psycho Baby”. Ain’t She Sweet juga sempat berjam session dengan seorang penonton yang bermain harmonica di lagu “Roadhouse Blues” milik The Doors.

Aint’ She Sweet Live

Ain’t She Sweet berjam session dengan seorang penonton di lag Roadhouse Blues” – The Doors

Dalam keterangannya, Dresta dari Ain’t She Sweet menuturkan tentang bahaya narkoba di kalangan musisi, “Di kalangan masyarakat kan identik nih anak band pasti make (narkoba) segala macam, kita kepengen kasih tahu ke anak-anak muda kadang mereka berpikir kalau ingin keren atau cari inspirasi pake narkoba, padahal kalau emang enggak bakat yah enggak bakat aja, enggak usah dipaksain. Sebenarnya ini negatif banget apalagi kita punya adik-adik kecil jadinya sangat perduli. Dari narkoba bisa jadi klepto segala macam.”

Sementara Harry ‘Koko’ Santoso selaku CEO Deteksi Productions menuturkan tentang acara malam itu, “Semoga tiap minggu ini jadi bagianlah dari apa yang BNN (Badan Narkotika Nasional) buat, turut menyuarakan untuk generasi Indonesia yang lebih baik. Kita pengen Maret ini beberapa teman dari Malaysia dan Brunei kita harepin mereka bisa ikut gabung. Kita pengennya konsisten ngomong terus tentang bahaya narkoba. Bandnya enggak terbatas genrenya apa aja. Tidak gampang juga untuk mengajak mereka.”

Semoga dengan kegiatan positif bisa memberikan inspirasi dan motivasi kepada semua kalangan masyarakat tentang bahaya dari penyalahgunaan narkoba.

Related posts

Festival Musik Penuh Cinta ‘Love Fest 2020 – Love is Live’ Digelar Februari 2020

Qenny Alyano

‘Usaha Mandiri Kreatif’ Edisi Perdana Bahas Content Creative Dan Seluk Beluk Event Organizer

Qenny Alyano

Sempat Diguyur Hujan ‘JogjaROCKarta Festival #4 2020” Sukses Hadirkan Belasan Ribu Penonton

Qenny Alyano