June 1, 2020
Boleh Music
Gearsician What's New

Dwiki Dharmawan Rilis Album Fisik ‘Rumah Batu’ Hadirkan Nama Musisi Jazz Dunia

South Jakarta – Siapa yang tidak tahu dengan sosok musisi yang satu ini. Keyboardist , komposer dan produser, tanah air, Dwiki Dharmawan kembali merilis album baru berjudul ‘Rumah Batu’ bersama MoonJune Records. Menyusul momentum dan sukses album sebelumnya di tahun 2016, ‘Pasar Klewer’ – sebuah album yang mendapat ulasan bintang 5 oleh Downbeat, All About
Jazz, dan banyak lainnya.

Menjelajah dari pengaruh jazz yang luas dan warisan budayanya yang kaya, sang maestro Indonesia ini menghasilkan karya seni yang penuh dengan komposisi, aransemen gemilang, dan pertunjukan superlatif. Album baru  Dwiki Dharmawan ‘Rumah Batu’ berisi beragam kategorisasi melampaui genre jazz progresif dan world music.

Dengan Produser eksekutif Bagus WIjaya Santosa dan Iga Indrawati (Farabimusic Bali), Di Indonesia Dwiki Dharmawan menggandeng DeMajors untuk merilis CD dan Vinyl yang kini semakin digemari kembali. Dengan dukungan bintang-bintang jazz internasional – termasuk: virtuoso Prancis keturunan Vietnam, Nguyên Lê, pada gitar; bassis flamenco fretless yang legendaris, Carles Benavent dari Spanyol; pemain suling luar biasa, juga dari Indonesia, Sa’at Syah, musisi kawakan Inggris, Yaron Stavi [pada akustik bass ,drummer terkemuka Asaf Sirkis,  rekaman ini menawarkan pandangan dan kejeniusan Dwiki sebagai pemain, arranger dan penulis lagu.

Album ‘Rumah Batu’ direkam di La Casa Murada sebuah studioyang terletak di lokasi yang tenang danindah dari kawasan anggur Catalonia di Penedès, Spanyol, rekaman live di studio ini mengartikulasikan evolusi jazz yang berkelanjutan di abad ke-21.

Dwiki Dharmawan adalah salah satu tokoh musik Indonesia yang terkemuka. Dengan karir yang membentan lebih dari 35 tahun dan pertunjukan di lebih dari 70 negara, Dwiki tetap menjadi salah satu insan industri yang populer dan direspek di negaranya.

Pada debutnya untuk MoonJune, para pendengar disuguhi musik musikal eksotis tingkat tinggi – menampilkan fusion, jazz dan tokoh-tokoh rock progresif, Chad Wackerman dan Jimmy Haslip, serta pemain biola legendaris, Jerry Goodman, bergabung dengan gitaris Indonesia, Dewa Budjana dan Tohpati. “So Far, So Close” menampilkan komposisi, pengaturan, dan pertunjukan yang penuh petualangan. Pecinta “era keemasan” fusion (dari pertengahan ’70 -an hingga pertengahan ’80-an) menemukan banyak hal untuk membuat mereka terpesona .

Tumbuh di Bandung, Jawa Barat, rumah Dwiki terletak di belakang Konservatorium Musik Bandung. Secara teratur, dia mampir untuk melihat siswa menari dengan musik gamelan dan angklung. Pengalaman ini sebagai seorang pemuda mengukir jalan yang memulai perjalanan panjang. Dwiki mempelajari musik klasik selama lima tahun sebelum mulai mengejar jazz pada usia 13 tahun transisi yang membuatnya mengenal musik jazz mulai dari John Coltrane, Miles Davis dan Charlie Parker, hingga Weather Report dan Return To Forever.

Sebagai duta budaya negaranya yang tak kenal lelah, Dwiki terus menjelajah ke seluruh wilayah Indonesia yang luas dan beragam – menjelajahi, mendokumentasikan, dan merayakan keanekaragaman budaya Indonesia, sambil berjuang demi revitalisasi dan pemaparan lebih lanjut ke seluruh dunia. Dia merangkul banyak penyebab wilayah regional, membawa perhatian di mana diperlukan dan bekerja tanpa pamrih. Keterlibatannya dalam mempromosikan budaya dan pariwisata Indonesia di seluruh dunia mencerminkan dukungannya bagi bangsanya. Dia juga menjabat sebagai anggota Dewan Kesenian Jakarta (2003-2009), Ketua AMI Awards (Indonesian Music Awards) dan Ketua Lembaga Manajemen
Kolektif PAPPRI (LMK PAPPRI).

Sebagai pendukung gigih dari edukasi musik Indonesia generasi berikutnya, Dwiki mengelola Farabi Music Education Center. Berperan sebagai mentor, ia membantu mendidik dan mempromosikan talenta muda Indonesia menuju evolusi jazz yang berkelanjutan di abad ke-21 dan membentuk mendorong lahirnya banyak praktisi muda yang paling menjanjikan. Asosiasi Dwiki dengan MoonJune Records yang berbasis di New York, sebuah label independen dengan sejarah panjang yang telah menghasilkan musik progresif, jazz dan world music terus berlanjut, dengan beberapa album baru yang lebih menggetarkan di cakrawala.

Produser Musik Leonardo “MoonJune” Pavkovic mengatakan :
“Sama hebatnya dengan Pasar Klewer, saya pikir Dwiki telah melangkah lebih jauh ke dalam wilayah jazz yang belum dijelajahi dengan album baru (‘ Rumah Batu ‘). Saya telah menjadi penggemar berat jazz selama hidup saya – setelah mendengarkan ribuan dan ribuan album … ini adalah salah satu album jazz terhebat dan paling inovatif yang pernah saya dengar – oleh artis mana pun! “.

 

Berikut daftar lagu album baru Dwiki Dharmawan – ‘Rumah Batu’

1. Rintak Rebana (Dharmawan) 10:39
2. Paris Barantai (Dharmawan) 11:43
3. Impenan (Dharmawan, Gita) 08:20
4. Janger (perdagangan tradisional Bali oleh Dharmawan) 05:59
5. Rumah Batu Suite Bagian 1 – Kaili (intro trad./ Dharmawan) 12.24
6. Rumah Batu Suite Part 2 – Parjelanan (Dharmawan, Le, Benavent, Stavi, Sirkis) 14:14
7. Samarkand (Dharmawan) 07:40
8. Selamatkan Orang Utan (Dharmawan) 07:1

(SPR)

Related posts

Musisi Norwegia Boy Pablo Rilis Dua Single Baru “Hey Girl” Dan ” I Just Wanna Go Home”

Qenny Alyano

Charli XCX Rilis Single Baru “I Finally Understand” Sebelum Lepas Album Baru

Qenny Alyano

Siap Rilis Album Baru Lamb of God Luncurkan Single “Checkmate”

Qenny Alyano