July 2, 2020
Boleh Music
Event & Community Musicology

Kostum ‘Micrashell’ Solusi Menonton Konser Di Tengah Ancaman Pandemi COVID-19

South Jakarta – Pandemi virus Corona (COVID-19) masih terjadi di berbagai negara di seluruh dunia. Beberapa negara sudah ada berhasil lepas dari pandemi COVID-19, namun selama belum ditemukannya vaksin maka masih banyak pengetatan yang harus dilakukan seperti ‘social distacing’ . Tapi bagaimana dengan bisnis dunia hiburan dan pertunjukan untuk bisa kembali berjalan di tengah ancaman virus COVID-19 ?

Sebuah perusahaan asal Amerika, Production Club mencoba memberikan solusi dengan membuat kostum yang mirip dengan seragam alat perlindungan diri (APD) untuk tenaga medis tetapi lebih terlihat kekenian. Desain pakaian yang diberi nama ‘Micrashell’ tersebut mencakup helm, sistem filtrasi, dan berbagai lampu LED. Dengan desain tersebut, dapat memungkinkan penonton konser untuk menghadiri festival musik dan juga acara langsung setelah pandemi.

Seperti dilansir NME, dalam sebuah wawancara dengan NBC New York, tim di balik desain mengatakan mereka berharap itu akan membuat orang banyak kembali ke tempat-tempat dan di festival tanpa perlu jarak sosial. “Micrashell adalah solusi untuk menyatukan orang-orang dengan keselamatan,” kata Miguel Risueno, kepala penemuan untuk Production Club.

“Setengah setelan semacam itu membuat keselamatan dan keamanan Anda dekat dengan partikel udara atau virus ke tingkat selanjutnya.”Meskipun memiliki desain futuristik, tabung snap-in juga dapat dimasukkan ke dalam setelan untuk memungkinkan anda untuk minum dan bahkan menguap saat mengenakannya.

Miguel juga menambahkan bahwa para penonton idealnya nanti bisa menyewa kostum tersebut dari tempat penyelenggara acara, dengan staf yang bertanggung jawab untuk membersihkannya setelah setiap kali digunakan. “Kami mengatakan kami masih perlu menemukan solusi karena orang masih pergi ke luar. Orang-orang masih pergi ke pesta dan masih melewatkan langkah-langkah jarak sosial … Dengan solusi kami, kami berusaha untuk menyediakan ruang bagi semua orang karena solusi kami bergantung pada jejak anda sendiri daripada menjauhkan diri anda, ”jelas Miguel Riseuno.

Meskipun demikian sepertinya semua orang masih harus bersabar karena perusahaan saat ini sedang mengerjakan prototipe pertama dari desain futuristik tersebut.

 

Related posts

Dari Noah Sampai Nasida Ria Sukses Panaskan ‘Synchronize Festival 2019’ Hari Ketiga

Qenny Alyano

Pesta Musik Penghormatan Empat Pahlawan Grunge Di Hard Rock Jakarta

Qenny Alyano

‘FestivaLAnd 2019’ Kembali Digelar Sambangi 10 Kota Di Indonesia

Qenny Alyano