July 2, 2020
Boleh Music
Gearsician New Comers

Gitaris Tanah Air Adnil Luncurkan Debut Single Solo “Sumarah”

South Jakarta – Setelah beberapa waktu menghilang, mantan gitaris band Base Jam, Adnil Faisal atau dikenal dengan Adnil kembali meluncurkan karya musik terbarunya berjudul “Sumarah”. Single “Sumarah” menjadi gerbang untuk album solo pertamanya yang akan segera rilis. Uniknya semua proses penulisan lirik, aransemen lagu, bernyanyi, bermain gitar, hingga proses produksi dikerjakan semua sendiri oleh sang musisi yang lahir di Bogor, 6 Oktober 1977 silam.

Dari sisi musik, “Sumarah” dibuka dengan riff gitar lincah yang serta merta ditimpali dentuman bass kuat dan pukulan drum yang menderu. Pada bagian verse, vokal natural Aadnil berkumandang dengan hanya diiringi riff gitar berdistorsi. Di bagian reff, emosi Adnil menggelegar saat melakukan ‘strumming’ pada senar gitarnya.

Tingkat kedewasaan Adnil sebagai seorang musisi  khususnya gitaris  diuji pada bagian interlude dimana memilih untuk melakukan riff-riff ketimbang mengumbar solo gitar. Meskipun kental dengan nuansa rock, musisi yang mengagumi gitaris band Extreme, Nuno Bettencourt tersebut, tidak memaksakan diri untuk bernyanyi dengan gaya rock. Baginya, rock adalah masalah jiwa atau soul bukan seberapa garang cara bernyanyi.

Adnil ( foto : istimewa )

 

Single “Sumarah” dilepas bertepatan dengan era  kehidupan baru di tengah situasi pandemi COVID-19 yang masih terjadi di seluruh dunia terutama di Indonesia . Adnil mencoba mengajak semua pihak untuk bangkit dan melanjutkan hidup bukan hanya berdiam diri dan meratapi kondisi saat ini. Dalam keterangannya, gitaris yang pernah bergabung dengan The Bangor, band pengiring penyanyi rock legendaris, Nicky Astria, mengungkapkan,

“Sesusah apapun keadaan atau pekerjaan bila dijalani dengan nikmat, akan terasa lebih mudah. Kesusahan itu jalan menuju kesenangan.Kita harus bersikap realistis dengan kondisi ini. Pasrah bukan berarti menyerah.”

Lepas dari Base Jam di tahun 1999, nama Adnil kemudian dikenal sebagai session player untuk berbagai penyanyi Indonesia diantaranya  sebagai gitaris session dari band penggung untuk Bunga Citra Lestari (BCL) sejak tahun 2010. Adnil kemudian membentuk band EVO bersama Didit Saad (gitar), Edwin Prast (bass), Ronald (drum), Angga (kibor), dan Elda (vokal) yang menghasilkan satu album ‘Evolution’ di tahun 2007.

Related posts

Dibawah Label DP Record Bersama Boleh Music Bahran Belawa Luncurkan Debut Single “Pangeran Kece”

Boleh Music

Sukses Album ‘BALLADS 1’ Joji Rilis Single Baru “Sanctuary”

Qenny Alyano

Baru Dirilis Video Musik “Gemintang Hatiku” Tiara Andini Jadi Trending YouTube

Qenny Alyano