August 8, 2020
Boleh Music
Musicology New Comers

Lebih Dekat Dengan Musisi Malaysia Lunadira Pelantun Single “Hoodie”

South Jakarta – Mungkin belum  banyak yang dan mendengar nama musisi muda berbakat asal negara serumpun Malaysia yang satu ini. Adalah Lunadira, penyanyi dan penulis lagu yang baru saja merilis single terbarunya berjudul “Hoodie” bersama dengan produser asal Malaysia, Reddi Rocket dibawah label indie, This Way Up Record. Sebelumnya Lunadira telah sering mengunggah video cover dengan bernyanyi sambal bermain Ukulele di akun YouTube miliknya . Lunadira kemudian mulai  merilis debut single “Forever’s Not Our Thing” di tahun 2017 disusul dengan single lainnya seperti “Stuck With You”, “Ur Cute But Boring” dan “Crazy Dizzy”. Boleh Music berkesempatan untuk melakukan wawancara dengan Lunadira yang menetap di Malaysia secara daring pada hari Jum’at ( 17/7) lalu bersama Secret Signals. Berikut petikan wawancaranya,

“Hai Lunadira, bisa ceritakan tentang lagu kamu “Hoodie” dan ceritakan tentang apa ?”

“Hoodie adalah lagu yang saya bikin bersama Reddi Rocket dan menceritakan tentang rindu seseorang terutama selama masa pandemic ini karena semua orang berada dalam karantina dan saya pikir setelah beberapa lama semua orang merasa tidak nyaman dan itulah bagaimana saya membuat ‘Hoodie’ untuk menunjukkan cinta dalam hal paling kecil”

Luna bisa ceritain perjalanan musik kamu apakah judul lagu pertama kamu dan kapan itu dilrilis sebelum ‘Hoodie’

“Saya punya tiga lagu sebelum ‘Hoodie’, yang pertama berjudul “Forever’s Not Our Thing” yang saya masukkan ke Twitter kemudian orang-orang bilang masukkan ke Spotify jadi saya masukkan ke Spotify setelahnya. Lalu selanjutnya “Stuck With You” dan itu sebenarnya lagu pertama diremix oleh teman saya Reddi Rocket, jadi hubungan kami dimulai dari lagu tersebut. Yang ketiga “Ur Cute But Boring” dan sebenarnya ada yang keempat “Crazy Dizzy” tapi ini sedikit berbeda secara sound, jadi ya ada sekitar lima lagu”

Apakah kamu sudah punya album atau mini album ?

“Saya sedang mengerjakannya sekarang dan proyek yang sedang saya kerjakan bersama teman saya Reddi Rocket yang mengerjakan ‘Hoodie’ dengan saya, dan saya mengerjakan mini album (EP) dan setelah itu kami mengerjakan mini album yang terpisah, jadi ada beberapa proyek yang menunggu, Mini album akan segera dirilis tapi untuk album belum. EP berikut akan bersama Reddi Roket.”

Sudah ada judul untuk mini album ?

“Kami belum mempunyai judul tapi akan berisi 4 atau 5 lagu.

Ok, sekarang tentang pengaruh musik kamu

“Saya merasa sekarang saya terinpirasi banyak artis, karena ketika saya tumbuh saya terinpirasi dari generasi MTV dan sekarang saya mengerjakan musik lebih terinpirasi dengan banyak artis yang berkembang di Malaysia dan juga banyak orang. Misalnya, Billie Eillish, Audrey Luna.”

Apakah kamu memainkan alat musik ?

“Ya, lagu pertama saya yang saya bikin dengan Ukulele, saya juga bermain gitar tapi tidak sebagus teman saya Reddi Rocket. Jadi ya sedikit-sedikit.”

Sesi wawancara dengan Lunadira yang dilakukan secara daring (virtual) pada hari Jumat (17/7) di kantor Boleh Music.

 

Ok, bagaimana pendapat kamu tentang musik Malaysia terutama di skena indie ?

“Saya rasa itu sedang berkembang, saya merasa skena musik Malaysia selalu tidak terlalu besar jika masalah siapa dan popularitas, saya rasa. Tapi kalau kamu benar-benar perhatikan subkulturnya dan kamu benar-benar perhatikan kota-kota kecil di Malaysia, kami mempunyai semua skena kami sendiri dan biasanya ada hiphop, musik indie, R&B, ada rock, punk, ada banyak genre berbeda, jadi saya merasa berkembang, saya pikir berbeda dengan musik Indonesia yang besar dimana semua orang melakukan sesuatu.”

Apakah kamu tahu tentang musik Indonesia ?

“Saya tahu beberapa, saya tahu lagu yang lagi viral sekarang, apa yah judulnya, lagu EDM ? Tali ? Ohh Lathi, ya itu”

Apakah kamu punya pesan untuk pendengar musik Indonesia ?

“Saya merasa seperti lagu “Hoodie’ karena kami mengerjakannya dengan penuh kegembiraan dan saya mendapat beberapa pesan dari pendengar Indonesia di pesan Instagram saya, ya itu menyenangkan bahwa saya pernah mendengar lagu itu, karena kita tetangga, selalu membuat semangat bagi saya musik Malaysia bisa masuk ke sisi itu, dan saya harap mereka menikmatinya dan saya harap ke depannya mereka mendengar lebih banyak musik yang saya bikin, untuk penggemar saya.”

Ok, apakah kamu mempunyai lagu tentang pandemi ini, bagaimana bertahan di situasi ini ?

“Mini album yang sedang saya kerjakan sebenarnya terinpirasi dari masa karantina. ‘Hoodie’ salah satunya, ada satu lagu lagi, itu lagu sedih, itu tentang menghargai  saat-saat yang kamu punya dengan orang yang kamu sayang dan menjaga mereka.”

Banyak musisi yang membuat musik tentang COVID-19 atau pekerja kesehatan ?

“Saya belum membuatnya tapi saya mau terlibat dalam proyek seperti itu. Saya tahu ada beberapa artis dari Singapura dan juga Malaysia, berkumpul bersama dan memberikan dukungan untuk orang-orang yang menderita karena pandemi.”

Ok, Lunadira,  terima kasih untuk waktunya

Terima kasih juga

 

Related posts

Kolaborasi Kamasean & JunkieMunkie Hadirkan Single “One Thing”

Qenny Alyano

Mendalami Ilustrasi Musik Dan Tata Suara Film Di Lokakarya “Behind The Music & Sound of Gundala”

Qenny Alyano

Inilah Daftar Lengkap Pemenang Brit Awards 2020

Qenny Alyano