August 8, 2020
Boleh Music
Musicology What's New

Frontman Megadeth Dave Mustaine Rilis Buku Di Balik Album ‘Rust In Peace’

South Jakarta – Frontman band thrash metal Megadeth, Dave Mustaine, akan meluncurkan buku otobigrafi terbaru berjudul “Rust In Peace: The Inside Story Of The Megadeth Masterpiece”. Buku yang awalnya berjudul “Building The Perfect Beast” akan dirilis pada 8 September 2020 mendatang oleh Hachette Books. Sebelumnya mantan gitaris Metallica tersebut juga pernah merilis buku “Mustaine: A Heavy Metal Memoir” pada tahun 2010 lalu yang menjadi bestseller versi The New York Times.

Dalam keterangannya tentang sinopsis buku tersebut terungkap, “Rust In Peace: The Inside Story Of The Megadeth Masterpiece’ merinci pembuatan rekaman ikonik album Megadeth ‘Rust In Peace, yang dirilis pada tahun 1990, pada waktu yang luar biasa dari fluks dan kreativitas di dunia musik rock. Dikisahkan oleh Mustaine, buku ini membahas proses perekrutan anggota band dan para pendukung, mencoba menangani kesuksesan berikutnya, dan akhirnya tekanan ketenaran dan kekayaan – yang menyebabkan band akhirnya bubar. Singkatnya, ini adalah kisah nyata dari terobosan anti -pop yang bergerak menuju arus utama (atau arus utama yang menggerakkan band ke depan) ada saat perubahan budaya, kekuatan, ego, obat-obatan, dan sifat buruk lainnya yang berjalan seiring dengan rock and roll, sekitar akhir tahun delapan puluhan awal sembilan puluhan.

Dave Mustaine has announced the new autobiography 'RUST IN PEACE: The Inside Story of the Megadeth Masterpiece'. The...

Posted by Megadeth on Friday, 17 July 2020

Alcohol, drugs, sex, money, power, property, prestige... RUST IN PEACE is a true story of groundbreaking anti-pop that...

Posted by Megadeth on Monday, 20 July 2020

“Sedikit yang Mustaine tahu bahwa kepedihan kelahiran dari rekaman itu tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan rasa sakit dan siksaan yang akan datang yang mengelilinginya. Alkohol, narkoba, seks, uang, kekuasaan, properti, prestise, kebohongan yang diceritakan band oleh industri – dan kebohongan yang mereka katakan satu sama lain – baru saja dimulai, dan seperti karat dalam kehidupan nyata, faktor-faktor ini pada akhirnya akan menggerogoti ikatan dalam band sampai hanya musik yang bertahan.

“‘Rust In Peace: The Inside Story Of The Megadeth Masterpiece’ adalah kisah ketekunan, mengikis karat yang terbentuk dari waktu ke waktu dalam segala hal: diri kita sendiri, hubungan kita, budaya pop, seni, dan musik.”

Tidak kurang gitaris band rock Guns N’Roses, Slash, ikut memberikan kata pengantar di buku tersebut, “‘Rust In Peace’ menempatkan band masuk dalam peta … Itu membuat Megadeth menjadi nama yang penting … Saya tentu mengerti mengapa setiap peringatan album ‘Rust In Peace’ menjadi penting dirayakan sebagai momen penting bagi Megadeth dan untuk heavy metal.”

Album ‘Rust In Peace’ merupakan album studio keempat Megadeth yang dirilis pada 24 September 1990 di bawah label Capitol Records dan diproduseri oleh Dave Mustaine dan Mike Clink. Album ini juga menjadi lahirnya formasi klasik Megadeth Dave Mustaine (vokal/gitar), David Ellefson (bass), Marty Friedman (gitar) dan Nick Menza (drums). Dua single dirilis dari album ini yaitu “Hangar 18” dan “Holy Wars … The Punishment Due” dikuti oleh “Tornado of Souls” yang rutin dibawakan dalam setiap konser Megadeth. Album “Rust In Peace’ masuk nominasi Grammy Award untuk kategori Best Metal Performance pada Grammy Awards ke-33 di tahun 1991.

Related posts

Bantu Korban Dampak COVID-19 Angels & Airwaves Rilis Video Musik “All That’s Left Is Love”

Qenny Alyano

Billie Eilish Luncurkan Single Baru “All the Good Girls Go to Hell”

Qenny Alyano

Hak Cipta dan Royalti atas Lagu Daerah

Angga Foster