October 28, 2020
Boleh Music
What's New

Konser The Chainsmokers Tuai Kecaman Karena Gagal Terapkan Jaga Jarak Saat Pandemi

South Jakarta – Di tengah masa pandemi COVID-19 yang masih melanda dunia, terutama di Amerika Serikat, duo EDM The Chainsmokers, mendapat kecaman dan kritik dari berbagai pihak saat menggelar konser amal pada hari Sabtu (25/7) lalu. Konser yang berlangsung di Southampton, New York dengan konsep drive-in tersebut sebenarnya telah menerapkan sejumlah protokol ketat untuk para penonton yang hadir.

Namun sayangnya dari video yang diunggah di sejumlah media sosial tersebut memperlihatkan sejumlah penonton yang tidak menerapkan jaga jarak ( social distancing ) dan juga tidak memakai masker. Tak kurang sampai gubernur New York, Andrew Cuomo, ikut memberi tanggapan dan akan menyelidiki konser tersebut.

“Video-video dari konser yang diadakan di Southampton pada hari Sabtu menunjukkan pelanggaran jarak sosial yang mengerikan. Saya terkejut.

Departemen Kesehatan akan melakukan penyelidikan.

Kami tidak memiliki toleransi untuk membahayakan kesehatan masyarakat secara ilegal dan sembrono.”

Sebenarnya konser amal tersebut mempunyai tujuan yang baik dimana The Chainsmokers bekerja sama dengan Safe & Sound akan memberikan semua keuntungan untuk didonasikan kepada  No Kid Hungry, Southampton Fresh Air Home, dan Children’s Medical Fund di New York. Untuk bisa menonton konser tersebut setiap mobil dibandrol dengan harga tiket mulai dari $ 1.250 (sekitar Rp 18 juta), dengan kelas super VIP sebesar $ 25 ribu (sekitar Rp 363 juta).

Sementara penyelenggara konser In The Know Experiences dan Invisible Noise mengungkapkan bahwa sebenarnya mereka telah aturan seperti penonton dilarang untuk keluar dari mobil selama berlangsungnya acara dan wajib memakai masker yang dibagikan gratis jika ingin keluar seperti pergi ke toilet. Selain itu jika penonton diperiksa suhu tubuh saat datang ke venue.

Suasana konser amal The Chainsmokers di Southampton, New York pada hari Sabtu (25/7) lalu yang mendapat kecaman karena gagal menerapkan protokol kesehatan

“Para tamu juga diinstruksikan bahwa mereka tidak akan diizinkan meninggalkan tempat yang dirancang untuk alasan apa pun selain menggunakan fasilitas toilet,” demikian bunyi pernyataan yang diberikan  oleh In the Experiences Experience dan Invisible Noise . “Pengumuman dan pemberitahuan dilakukan setiap 30 menit dari panggung utama, dan penjaga keamanan secara rutin berpatroli di daerah itu untuk mendorong pemakaian masker dan mempromosikan pedoman jarak sosial.”

“Video yang dibicarakan semua orang diambil dari sudut yang tidak tepat menyampaikan betapa hati-hati kami mengikuti pedoman yang dibuat oleh CDC ( Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS) ,” demikian pernyataan dari In the Know Experiences melanjutkan. “Kami melakukan segala daya kami untuk menegakkan pedoman jarak sosial New York dan bekerja sama dengan semua pejabat kesehatan negara bagian dan lokal untuk menjaga semua orang aman.”

Rencananya duo Alexander “Alex” Pall dan Andrew “Drew” Taggart tersebut akan  menggelar konser serupa di beberapa kota besar di Amerika Serikat seperti Miami, Los Angeles, Nashville, Chicago, dan Atlanta.

Related posts

Budi Padukone Gitaris OM PMR Tutup Usia

Qenny Alyano

The Used Resmi Rilis Album Studio Kedelapan ‘Heartwork’ Dibawah Label Sendiri

Qenny Alyano

Band Asal Skotlandia Travis Siap Panaskan ‘We The Fest 2019’

Qenny Alyano