November 27, 2020
Boleh Music
Gearsician What's New

Ken Hensley Personil Band Uriah Heep Tutup Usia

South Jakarta – Kabar duka kembali datang dari dunia musik internasional. Mantan kibordis band rock legendaris Uriah Heep, Ken Hensley, meninggal dunia pada 4 November 2020 di usia 75 tahun. Berita duka ini disampaikan oleh saudara laki-lakinya, Trevor Hensley dalam sebuah postingan di akun media sosial Facebook.

“Saya menulis ini dengan berat hati untuk memberi tahu Anda bahwa saudara saya Ken Hensley meninggal dengan damai pada Rabu malam,” tulis Trevor Hensley. “Istrinya yang cantik, Monica, ada di sisinya dan menghibur Ken dalam beberapa menit terakhirnya bersama kami.

Kami semua sangat terpukul oleh kehilangan yang tragis dan sangat tidak terduga ini dan meminta Anda memberi kami ruang dan waktu untuk menerimanya.

Ken akan dikremasi dalam upacara pribadi di Spanyol, jadi jangan meminta informasi tentang pemakaman.

Ken telah pergi tetapi dia tidak akan pernah dilupakan dan akan selalu ada di hati kita.

Tetap aman di luar sana. ”

I am writing this with a heavy heart to let you know that my brother Ken Hensley passed away peacefully on Wednesday...

Posted by Trevor Hensley on Thursday, 5 November 2020

Ken Hensley yang mempunyai nama panjang Kenneth William David Hensley lahir pada 24 Agustus 1945 di London, Inggris.  Pada awal 1965, Hensley membentuk sebuah band bernama The Gods, dengan gitaris muda Mick Taylor, yang kemudian terkenal karena karyanya dengan John Mayall dan The Rolling Stones. Hensley menulis sebagian besar materi, menyanyi dan memainkan organ Hammond B3 karena band sudah memiliki Mick Taylor yang berbakat di gitar. The Gods kemudian merekam dua album, ‘Genesis’di tahun 1968 dan ‘To Samuel A Son’ pada tahun 1969, di bawah Columbia Records.

Ken Hensley kemudian bergabung dengan gitaris Mick Box dan vokalis David Byron di band Spice pada Februari 1970: tak lama kemudian, The Londoners mengubah nama grup menjadi Uriah Heep. Ken Hensley juga ikut menulis di sebagian besar lagu Uriah Heep sampai kepergiannya dari band pada tahun 1980, termasuk single hit “Easy Livin ‘”, “Stealin’, “Lady In Black” dan “Free Me”.

Ken Hensley menulis hit terbesar band, “Easy Livin” dari album ‘Demons And Wizards’ di tahun 1972, hanya dalam 15 menit. Meskipun gagal masuk tangga lagu di Inggris Raya, lagu tersebut, yang mencerminkan persepsi orang luar tentang gaya hidup band, lagu tersebut menjadi hit 20 teratas di seluruh daratan Eropa, dan memuncak di Billboard Hot 100 di nomor 39. Lagu tersebut juga mencapai sukses di Amerika dan mengangkat album ‘Demons and Wizard’ ke nomor 23 di chart album Billboard 200.

Ken Hensley merekam 13 album studio dengan Uriah Heep sebelum keluar dari band pada September 1980 setelah rilis album ‘Conquest’. Pada tahun yang sama ia merilis album solo ketiganya, ‘Free Spirit’, setelah merilis ‘Proud Words on a Dusty Shelf’ di tahun 1973 dan’ Eager To Please’ di tahun 1975 saat masih menjadi anggota Heep.

Ken Hensley pindah ke Amerika Serikat  pada tahun 1980, dan kemudian bergabung dengan Rickey Medlocke di Blackfoot, merekam dua album, ‘Siogo’ (1983) dan ‘Vertical Smiles’ (1984). Setelah istirahat dari musik, dia kembali pada tahun 1989 untuk bermain di album ‘The Headless Childre’n milik W.A.S.P, dan berkontribusi pada album ‘Heartbreak Station’ milik Cinderella pada tahun berikutnya. Pada tahun 2019 lalu, Ken Hensley juga ikut meramaikan festival musik ‘Jakarta International Blues Festival’.

Related posts

Sheryl Sheinafia Keluar Zona Nyaman Lewat “Bye”

Qenny Alyano

Lepas Dari Nidji Giring Kembali Bernyanyi Di Single Lawas Chrisye “Sendiri”

Qenny Alyano

Ten2Five Terus Berkarya Di Masa Pandemi Lewat “Ya Sudahlah”

Qenny Alyano