November 27, 2020
Boleh Music
Asian Hit List What's New

Jelang Rilis Album Ramengvrl Lepas “The Emo Song”

South Jakarta – Mendekati rilisnya album perdana ‘Can’t Speak English’,  Ramengvrl mengeluarkan satu lagu dengan judul “The Emo Song” yang menampilkan DJ dan produser musik asal Indonesia SIHK yang sempat kerja bareng Trippy Tha Kid, Rich Brian dan NIKI.

Di single terbaru ini, Ramengvrl lebih membuka dirinya dengan menunjukkan sisi yang belum pernah diungkapkan di lagu-lagunya sebelumnya. “The Emo Song” menyuarakan pikiran seorang Ramengvrl ketika merasa di bawah. Mengalami pertempuran mental saat sedih, frustasi, kecewa pada diri sendiri dan sekitar, anxiety maupun depresi. Lagu ini adalah sebuah anthem bagi mereka yang merasa terisolasi. Namun Ramengvrl menegaskan bahwa hal tersebut lumrah terjadi dan mereka tidak sendiri.

“Orang-orang melihat saya sebagai rapper yang selalu percaya diri dan sangat vokal, tapi di balik itu semua saya pun melalui banyak hal. Saya juga terkadang memiliki rasa insecure. Saya berharap lagu ini juga bisa mengingatkan ke orang-orang tidak apa-apa merasa rentan,” jelas Ramengvrl.

Lagu ini diawali dengan bunyi gitar yang setelahnya didominasi lirik yang naratif. Sesuatu yang berbeda dengan rilisan Ramengvrl. Single ketiga ini merupakan pintu masuk menuju tema besar album perdananya ‘Can’t Speak English’.

Selesai merilis “Vaselina”, “Look At Me Now”, Ramengvrl mengumumkan judul album perdananya “Can’t Speak English” yang akan dirilis pada tanggal 20 November di bawah naungan JUNI Records dan label asal Amerika Serikat EMPIRE sekaligus distributor musik yang telah merilis beberapa nama besar antara lain Iggy Azalea, Tyga, Busta Rhymes, Snoop Dogg, XXXTENTACION, Anderson. Paak, Adam Lambert, dan Rich Brian. Berhasil mengumpulkan 30 juta streams dari lagu-lagunya (I’m Da Man hingga Look At Me Now), Ramengvrl siap melepaskan karya paling kohesif dan siap untuk membawa fenomena lintas budaya di industri musik.

Artwork single “The Emo Song” – Ramengvrl feat SIHK ( foto : istimewa )

Terdiri dari lagu-lagu bangers disertai kolaborasi dengan beberapa rapper mancanegara, album “Can’t Speak English” menampilkan keberagaman musikalitas yang menyelimutinya. Diproduseri oleh banyak produser ternama seperti Roark Bailey (Summer Walker, Saweetie, Playboi Carti, Post Malone), Omega (Iggy Azalea, Chloe x Halle, Big Freedia), Swede of 808 Mafia (Lil Wayne, DJ Khaled, Meek Mill, Gucci Mane), Cassius Jay (Cardi B, Migos, Future, Justin Bieber), Max Ant (Warhol SS), SIHK (Rich Brian, NIKI), Joff Wood (88Glam’s Derek Wise) juga Gerald (Weird Genius) dan Mardial, Album “Can’t Speak English” berisi 10 lagu termasuk “Vaselina”, Look At Me Now”, dan “The Emo Song”.

Album perdana Ramengvrl ini mengambil tema besar ketekunan dan kerja keras. Bagaimana perjuangan dia dari kisah keluarganya hingga dicemooh orang luar. Judul album “Can’t Speak English” bukan berarti secara harfiah. Namun makna sebenarnya bahwa setiap orang bisa melakukan atau menjadi sesuatu yang diinginkan. Walaupun ada keterbatasan dan halangan bukan berarti sebuah mimpi tidak bisa kalian bisa menjadi siapapun yang kalian mau, jangan sampai tekanan sosial ataupun keraguanmu sendiri menghalangi kalian mencapai mimpi yang kalian cita-citakan.

“Aku sangat senang dengan hasil album ini dan tentunya ingin sekali mengeluarkan album ini ke masyarakat. Ini juga bab pertama aku sebagai seorang musisi. Jadi ini adalah permulaan,” ucap Ramengvrl soal album perdananya. (SPR)

Related posts

Ten2Five Terus Berkarya Di Masa Pandemi Lewat “Ya Sudahlah”

Qenny Alyano

Lama Hilang Geger Band Siap Kembali Dengan “Aku Bisa”

Qenny Alyano

Petra Sihombing Libatkan Banyak Musisi Di Album ‘Semenjak Internet’

Qenny Alyano