November 29, 2022
Boleh Music
What's New

Kolaborasi Gentle Bones dan Benjamin Kheng Luncurkan Single “Better With You”

South Jakarta – Menjelang akhir tahun 2020, dua musisi berbakat asal Singapura, Gentle Bones dan Benjamin Kheng, akan membawa kejutan baru bagi penikmat musik Indonesia. Di bawah naungan label Cross Ratio Entertainment, dua pria bersuara emas tersebut akan merilis single bertajuk “Better With You” pada tanggal 18 Desember 2020 di beberapa stasiun radio Indonesia.

Tak tanggung-tanggung, lagu yang mengisahkan arti penting hadirnya sang kekasih itu juga dirilis secara serentak di Amerika Serikat, Australia, dan seluruh negara di Asia Tenggara. “Better With You” bukan sekedar lagu cinta biasa. Lagu bergenre pop ini merupakan ungkapan hati terdalam akan pentingnya kehadiran orang tersayang di tengah situasi yang penuh ketidakpastian, seperti saat ini. Setiap lirik di dalamnya juga menggambarkan percakapan menyentuh antara dua insan yang saling mencintai.

Bisa dibilang, “Better With You” adalah ungkapan kejujuran sang pembuat lagu akan arti kehadiran sang kekasih dalam hidupnya. Dalam single terbarunya ini, Gentle Bones selaku penulis lagu mencoba mengajak pendegarnya untuk menyelami isi hatinya tentang situasi Pandemi Covid-19 yang telah mendatangkan banyak kesengsaraan.

“Pandemi ini membuat banyak orang harus berjuang dengan kesehatan mentalnya. Lewat lagu ini, saya mencoba mengajak pendengar untuk melakukan intropeksi dan mengenali diri lebih dalam,” ujar Gentle Bones.

Seperti yang kita tahu, pandemi Covid-19 ini juga menguras psikis banyak orang. Tak sedikit dari kita yang harus berpisah dengan orang terkasih dan melewati hari-hari dalam kesendirian akibat pandemi ini. Dengan suara emas yang mampu memberi kehangatan di hati, dua musisi handal asal negeri Singa ini akan memberikan nuansa yang berbeda di penghujung akhir tahun. Lewat lagu “Better With You”, Gentle Bones dan Benjamin Kheng mengajak kita kembali memaknai akan arti penting hadirnya orang tersayang dalam hidup kita. Mengajak kita semua untuk tak lagi menyia nyiakan dan menghargai kebersamaan dengan orang tersayang. Gentles Bones dan Benjamin Kheng seolah membuktikan bahwa pandemi bukanlah halangan untuk terus berkarya. Ditengah  situasi pandemi yang serba sulit ini, dua musisi muda berbakat itu justru menunjukan kreatifitas dan passion mereka dalam dunia musik.

Nama Gentle Bones dan Benjamin Kheng mungkin masih asing di sebagian telinga masyarakat Indonesia. Akan tetapi, kiprah mereka dalam dunia musik tak bisa dipandang sebelah mata. Gentle Bones sendiri merupakan musisi Singapura pertama yang berhasil menandatangani kontrak kerjasama dengan Universal Music Group, label musik raksasa asal Amerika Serikat yang turut melambungkan nama Taylor Swift, Ariana Grande, Amy Winehouse, dan sederet musisi dunia lainnya. Ia juga tercatat sebagai penyanyi rekaman musik Inggris yang mampu mencapai dua konser dengan tiket terjual habis. Berkat prestasinya itu, Gentle Bones berhasil menorehkan namanya sebagai artis muda paling berpengaruh di Asia versi majalah Forbes di tahun 2016. Gentle Bones pernah menjadi line up Lalala Festival di Cikole, Bandung, bersama Honne dan The Internet. Sebelumnya, pria dengan nama asli Joel Tan ini juga pernah menelurkan sebuah karya bertajuk “I wouldn’t Know Any Better Than You” dan “Why Do We” yang berhasil masuk chart radio Indonesia di tahun 2018 dan Februari 2020. Single bertajuk “I wouldn’t Know Any Better Than You” bahkan berhasil meraih 20 juta streaming di Spotify hanya dalam waktu satu tahun sejak dirilis.

Sedangkan Benjamin Kheng, ia memulai debutnya di dunia musik pada tahun 2012 sebagai salah satu pendiri grup vokal The Sam Willows, yang pernah tampil dalam SXSW Festival di Austin, Festival Musik Kanada di Toronto, MU: CON dan Zandari Festa di Seoul, Korea Selatan,  Singapura F1 Grand Prix 2013 & 2014, dan Festival Musik Australia Barat di Perth. Setelah rehat setahun dalam dunia musik, pria 30 tahun itu muncul dengan single berjudul “Find Me” dan “Lovers Forever” yang mendapat sambutan hangat oleh publik Singapura. Bahkan, Benjamin Kheng berhasil mewakili Singapura sebagai nominator Best Southeast Asia Act dalam ajang MTV Europe Music Awards tahun 2020.

Bakat bermusik Benjamin Kheng juga membawanya sukses menjadi pemeran utama dalam drama musikal Romeo in “Romeo & Juliet” yang diproduksi oleh Toy Factory dan film adaptasi “Boys To Men: The Musical (Running Into The Sun)”. Ia juga sempat membintangi sebuah sketsa komedi berjudul “The BenZi Project” yang berhasil mengumpulkan 2,2 juta penonton di YouTube dalam waktu kurang dari setahun sejak dirilis. Bahkan, ia pernah didaulat sebagai pembicara dalam forum bergengsi TEDxYouth di Singapura untuk berbagai pengalamannya dalam menghadapi depresi dan kecemasan

Bagi Gentle Bones, ini bukan pertama kalinya ia bekerjasama dengan penyanyi lokal Singapura. Memadukan berbagai gaya dengan menggandeng berbagai partner duet yang berbeda, pria 24 tahun itu mencoba menunjukan keahliannya dalam segala genre musik. Istimewanya, dia selalu berhasil mempertahankan keunikan dan originalitas suaranya. Meski berbeda genre, kolaborasi Gentle Bones dan Benjamin Kheng mampu menghadirkan karya spektakuler. Ini bukan pertama kalinya mereka berkolaborasi menghasilkan karya istimewa. Tahun 2014 musisi muda asal negeri tetangga ini juga berkolaborasi dalam sebuah single berjudul “Father, Father”, yang pernah dibawakan dalam YouTube FanFest 2015. Ide kolaborasi ciamik ini berawal dari pertemuan keduanya di sebuah acara pernikahan. Menurut Gentle Bones kolaborasi bersama Benjamin Kheng ini berhasil memberikan pengalaman yang berbeda. Baginya, menulis lagu bersama Ben (sapaan akrab Benjamin Kheng) adalah pengalaman belajar yang menyenangkan.

“Menulis ‘Better With You’ bersama Ben adalah perjalanan yang menyenangkan. Banyak lirik dalam lagu ini yang terinspirasi oleh perjalanan hidupnya. Setiap saya mengingat rintangan yang saya alami dalam berkarir, saya selalu belajar dari ketangguhan Ben yang mampu mencapai dan mempertahankan kesuksesan karirnya hingga detik ini,” ucap Bones. Proyek kolaborasi terbarunya ini secara khusus menampilkan bakat Gentle Bones dalam menulis lagu. Persahabatan antara Gentle Bones dan Benjamin Kheng memang sudah menjadi rahasia umum para penggemarnya. Kedunya juga sering berintraksi lewat media sosial. Bagi Kheng, sosok Gentle Bones adalah superstar paket lengkap. “Dia tahu apa yang dia inginkan. Bagi saya, dia adalah penulis lagu terbaik di Singapura,” ucap Benjamin Kheng. (SPR)

Related posts

Dua Persembahan Fatin Jelang Akhir Tahun 2021

Qenny Alyano

Solois Febri Noviardi Rilis Single Kedua “Jangan Cepat Tumbuh Dewasa (Japatusa)”

Qenny Alyano

Kolaborasi Diskoria, Laleilmanino, Eva Celia Hadirkan ” C.H.R.I.S.Y.E”

Qenny Alyano