January 19, 2021
Boleh Music
New Comers

Groovebox Story Usung Synthpop 80-an Rilis Debut EP ‘Someday Somewhere’

South Jakarta – Band beraliran synthpop pendatang baru asal Jakarta, Groovebox Story, akan merilis EP perdana mereka yang berjudul ‘Someday Somewhere’ dengan judul single yang sama seperti judul EP pada 12 Januari 2020. Selain itu, ada 2 lagu sebagai b-side yaitu “Submarine” dan “Submarine” (Reno Renatama Remix).

Seperti apa musik Groovebox Story? Musik Groovebox Story bercerita tentang kehidupan yang difilter lewat Groovebox, perangkat synthesizer utama yang digunakan mereka dalam berkarya di awal pembuatan lagu. Groovebox Story berusaha mereplikasi sound vintage synthesizer dengan twist logika musik modern. Seperti membawakan karya Fariz RM dengan twist produksi Porter Robinson atau The Weeknd.

“Besar di era 80-an, synthpop dan musik elektronik membentuk referensi dan membawa saya ke kondisi sekarang”, ujar Iman Hudaya atau yang kerap disapa Aroel, salah satu penggagas Groovebox Story yang dalam kesehariannya bekerja dalam pembuatan jingle dan music scoring untuk iklan beberapa brand.

Sebelumnya Aroel merupakan salah satu personil dari band Planet Bumi dan Stereomantic. Aroel kemudian mengajak Deni Priyanto atau yang akrab disapa Ined untuk membentuk sebuah band cover yang membawakan lagu-lagu hits 80-an (dalam hal ini lebih ke era new wave seperti Pet Shop Boys, New Order, Depeche Mode, A-ha , Duran Duran dan lain-lain). Bisa dibilang Ined sudah banyak malang melintang juga dalam skena musik indie melalui bandnya yang bernama Gin & Tonic. Ined pun kerap kali menggelar acara-acara yang banyak menampilkan band-band non mainstream dan juga juga kerap kali menjadi host dalam beberapa acara musik. Ined juga tergabung dalam komunitas Starwars Indonesia Order66 dan sering tampil dalam berbagai acara cosplay.

Penggemar nuansa 80-an (eighties)  ini juga sangat gemar berolahraga, tak heran kalau dia paling terlihat sporty dan hiper atraktif dibandingkan personil lainnya. Selanjutnya Groovebox Story  mulai menyusun lagu berikutnya berjudul “Submarine”, sebuah lagu instrumental yang sangat kental dengan unsur dansanya. Lagu ini membawa mereka kepada diskusi dengen beberapa sahabat, salah satunya adalah Shafiq Muljanto, General Manager H:3, sebuah Advertising Agency. Dari diskusi inilah, ditajamkan temanya, dengan menambahkan pesan sosial mengenai gambaran Jakarta, yang merupakan kota dengan penurunan permukaan tanah tercepat (bahkan diperkirakan di tahun 2050, seperempat wilayah kota akan berada di bawah permukaan laut). Melodi dan tema yang ada di lagu ini menarik seorang Lembu Wirowo Jati, pekerja iklan yang mungkin banyak dikenal sebagai vokalis grup musik Club 80’s yang pada akhirnya Lembu menyumbangkan suaranya untuk lagu ini. Selain itu, Jonathan White yang merupakan seorang penyiar radio juga menyumbangkan suara untuk membaca narasi di lagu ini.

Artwork debut EP ‘Someday Somewhere’ – Groovebox Story ( foto : istimewa )

Keisengan yang mengawali semuanya, di tengah pandemi COVID 19 mengharuskan untuk bekerja dari rumah berakhir dengan lahirnya lebih dari 20 lagu lainnya. Dalam perjalanannya kemudian, diajaklah Fery Rahman (Fey) untuk memperkuat formasi Groovebox Story. Keseharian Fey sama seperti Aroel, yaitu membuat jingle dan music Scoring untuk iklan beberapa brand. Kesamaan visi tersebut kemudian membuatnya mau bergabung dengan Groovebox Story. Beranjak dewasa di sebuah desa bernama Glenmore, Fey memulai petualangan bermusik dengan bermain instrumen keyboard menirukan notasi film-film kartun dan program acara musik di depan televisi pada era 90-an. Pada tahun 2002, Fey pindah ke ibukota meneruskan kecintaan bermusiknya, bermain di venue malam, menjadi session player, berkolaborasi dengan artis-artis  dan musisi-musisi  yang telah lebih dulu malang melintang di Industri musik Indonesia.

Akhir tahun 2016, Fey  meninggalkan profesinya sebagai komposer musik di sebuah Audio Post House dan menempuh perjalanan ke beberapa negara demi mengeksplorasi musik-musik tradisional dan budaya yang berbeda. Fey kembali ke Indonesia di awal tahun 2020, ketika hampir semua materi selesai,  sampailah pada sebuah pertanyaan besar, siapa yang akan menyanyikan materi-materi tersebut.

Sebuah perjumpaan tak terduga dengan Zidni Hakim, vokalis yang juga aktif di dunia perfilman dengan memiliki pengalaman sebagai talent iklan dari 2008 dan juga adalah aktor FTV dari tahun 2011 hingga sekarang. Zidni sangat aktif di dunia peran melalui film ‘Gundala’, ‘Perempuan Tanah Jahanam’ dan ‘Catatan si Boy the series’ di Net TV. Pengalaman sebagai vokalis sudah teruji lewat band terdahulunya, Tiket. Zidni diaudisi untuk membawakan 1 buah lagu dari Groovebox Story dan ternyata bisa meyakinkan Aroel, Fey, Ined dan Shafiq bahwa mereka sudah menemukan vokalis untuk Groovebox Story.  Groovebox Story adalah adalah twist dari kehidupan mereka yang kesehariannya hidup dan berkarya di industri komersial. Mereka mengerjakan karya ini secara suka-suka dan sebebas-bebasnya. Groovebox Story erencana akan menelurkan EP setiap bulan sepanjang tahun 2021. (SPR).

Related posts

7 Tahun Bersama The Overtunes Mikha Angelo Luncurkan Single Solo “Shot”

Qenny Alyano

Band Death Metal Grausig Rilis Album Baru ‘Re-Abandoned, Forgotten & Rotting Alone’

Qenny Alyano

Trio The Saxo Brothers Luncurkan Single Instrumental “Getaway”

Qenny Alyano