February 26, 2021
Boleh Music
New Comers

Ungkapan Terdalam Ben Kessler Lewat Lagu “Cruise Control”

South Jakarta – “Cruise Control”, lagu dari penyanyi asal Pennsylvania, Amerika Serikat, Ben Kessler, dirilis di semua streaming platform pada 22 Januari 2021 lalu. Diproduseri oleh Ben dan ditulis bersama dengan Jonah Shy (Dermot Kennedy, Chelsea Cutler, MAX), “Cruise Control” bercerita tentang usaha dalam menemukan keseimbangan antara dua kutub yang berbeda: kekacauan dan ketenangan, melayang dan jatuh, kehilangan dan ditemukan.

Lagu yang menjadi bagian dari EP perdananya yang akan dirilis 11 Maret 2021 mendatang turut menceritakan tentang ketidaknyamanan yang kita alami saat berpindah dari satu kutub ke kutub lainnya, bersamaan dengan keseimbangan yang dicari, disertai ilusi bahwa semuanya akan baik-baik saja. “Cruise Control” dapat didengarkan melalui ffm.to/cruise_control dan video musiknya dapat ditonton di sini.

Disutradarai oleh Josefine Cardoni, video musik “Cruise Control” menampilkan tiga sosok Ben yang berbeda, saling mempelajari satu sama lain dari lensa nan sinematik bak mimpi, sambil mencoba untuk menjangkau sebuah tujuan yang tidak terlihat.

Artwork single ” Cruise Control” =

Pada tahun 2019, Ben yang saat itu berumur 22 tahun merilis single debut-nya yang ia produseri sendiri. Tidak butuh waktu yang lama sebelum Ben akhirnya dilirik sejumlah figur berpengaruh di industri musik (Music Business Worldwide memasukkan Ben dalam daftar Hottest Independent Artists in the World mereka) dan berhasil masuk ke berbagai playlist editorial Spotify dan Apple Music global. Dengan single “False Art” yang ia rilis Oktober 2020 lalu, Ben berhasil masuk ke chart Viral 50 Spotify di Filipina dan India. Saat ini, Singapura, Jakarta, Taipei, Kuala Lumpur, dan Bangkok masuk dalam daftar 10 besar kota-kota yang paling sering memainkan musik Ben di seluruh dunia.

Terinspirasi dari musisi-musisi seperti Kevin Garrett, Flume, SG Lewis, HONNE, Bon Iver, dan James Blake, Ben Kessler memadukan lirik-lirik yang mendalam dan relatable dengan produksi musik yang progresif. Musiknya memancarkan semangat singer/songwriter-nya dan karisma khas musik pop yang turut menampilkan instrumentasi indah dan luapan elektronik alternatif. (SPR).

Related posts

Sukses “Stay Alive” Mustafa Kembali Dengan “Air Force”

Qenny Alyano

Ungkapan Kejujuran Donne Maula dan Sheila Dara Di Single “Tak Terima”

Boleh Music

Maizura Angkat Hubungan ‘Toxic’ Lewat Single “Aku Takut”

Qenny Alyano