March 4, 2021
Boleh Music
Event & Community

Kepedulian SPMI Terhadap Pekerja Musik Indonesia Lewat Virtual Konser Charity

South Jakarta – Pandemi COVID-19 yang melanda dunia terutama di tanah air benar-benar menghantam berbagai sektor kehidupan. Salah satu yang sektor yang terdampak sangat besar adalah sektor hiburan terutama musik. Selama masa pandemi ini, banyak tempat-tempat untuk para pelaku sektor hiburan terutama musik yang dibatasi bahkan ditutup aktivitasnya karena ada pembatasan kegiatan untuk memutus mata rantai penularan COVID-19.

Peranan dan perhatian pemerintah juga dirasa tidak maksimal untuk menyelesaikan masalah yang menimpa para pelaku musik tanah air. Musisi Cafe, Restaurant, Hotel, Bar, Pub, Hotel dan juga Event dari Sabang sampai Merauke yang berjumlah kurang lebih 50.000 grup musik sejak bulan Maret 2020 tidak dapat berkegiatan normal sehingga tidak berpenghasilan. Atas dasar itulah, Solidaritas Pekerja Musik Indonesia (SPMI), berinisiatif mengadakan program Virtual Musik Charity “Peduli Negeri Tercinta” selama 3 hari mulai 8 sampai 10 Februari 2021 dengan mengambil tempat di Dyron Cafe Lot 8 SCBD Sudirman dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Program Virtual Musik Charity “Peduli Negeri Tercinta”  juga membuka donasi dimana hasil donasi tersebut akan diberikan kepada para musisi terdampak pandemi COVID-19. Selain itu acara ini juga mendapat dukungan penuh dari pemerintah terutama melalui Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) lewat kata sambutan dari Bpk Sandiaga Uno melalui virtual.

Konferensi pers Virtual Musik Charity “Peduli Negeri Tercinta” di Dyron Cafe, Jakarta, kika : David Leonardo, Harry ‘Koko’ Santoso, Kristina Handayani dan Zuheri ( foto : Edi Triyono )

Dalam konferensi pers yang digelar sebelum berlangsung acara, hadir Ketua Umum SPMI Zuheri, David Leonardo selaku pembina acara, Kristina Handayani selaku Sekjen SPMI yang merangkap ketua acara serta Harry ‘Koko’ Santoso dari Deteksi Production. Dalam kesempatan tersebut, Zuheri mengungkapkan tentang acara tersebut, “Pandemi COVID-19 memberi dampak luar biasa untuk para musisi di Indonesia. Jadi acara ini untuk membantu para musisi yang saat ini vakum, tidak bekerja. Ini kegiatan yang sekian kalinya dari SPMI agar teman-teman bisa berkreasi dan berkreativitas. Terima kasih banyak untuk Pak Sandiaga Uno, moga-moga ini didengar keluhan-keluhan musisi.”

Sementara Kristina Handayani juga menceritakan persiapan acara tersebut, “Acara ini persiapannya sangat singkat. Dengan dukungan dari mas Harry ‘Koko’ dari Deteksi Production,  saling memberi semangat. Banyak hal menyedihkan yang menimpa para musisi selama masa pandemi ini. SPMI mempunyai niat baik, semangat untuk maju. Kalau kita mau menjabarkan satu-satu keluhan, air mata tidak pernah berhenti, yang benar-benar berharap kapan pandemi ini akan berakhir, kapan kita kerja lagi, kemana kita harus datang ?”

SPMI juga berharap dengan bersatunya para musisi tanah air, tujuan-tujuan sosial dari acara dapat tercapai dan teman-teman musisi yang ada di Indonesia bisa menjadi bagian dari musik Indonesia yang lebih baik lagi dan menjadi catatan sejarah di kemudian hari serta yang terpenting bisa melewati pandemi COVID-19 ini dengan baik, selamat dan tetap sehat.

Related posts

Shawn Mendes Siap Sambangi Jakarta Oktober 2019

Qenny Alyano

Konser Virtual ‘NOAH Eightniversary Perjalanan Tak Putus’ Digelar Oktober 2020

Qenny Alyano

Musisi Lokal Sampai Internasional Siap Ramaikan ‘Music Matters From Wonderful Indonesia’

Boleh Music