April 20, 2021
Boleh Music
New Comers

Setahun Rilis EP ‘Awake’ Monohero Lepas MV “Udara”

South Jakarta – Tak terasa, ‘Awake’, album pertama Monohero telah berusia satu tahun. Karya unit audiovisual asal Malang tersebut dirilis pada tanggal 2 Februari 2020, dan merupakan rilisan penuh setelah 1 EP. ‘Shimmy & Shimmer’, dan 2 single “Resah”, “Lonely” dan  “Desember Jangan Menangis” yang  mendahuluinya.

Dan untuk merayakan ulang tahun album tersebut, Monohero merilis Music Video (MV) “Udara” di YouTube pada tanggal 21 Februari 2021. MV trek keempat dari album  ‘Awake’ tersebut disutradarai oleh MF Wafy & Alfian “Beb” Roesman. Nama pertama merupakan komposer dari unit ini, sedangkan yang terakhir merupakan penanggungjawab segala macam visual yang dihadirkan Monohero. Sedangkan Arie Omen, sang vokalis sendiri didapuk sebagai pemeran utamanya.

“Konsepnya sendiri mengambil pemaknaan lagu ‘Udara’ sih. Aku membayangkan gimana dua hal yang kesannya berlawanan, ternyata saling punya peran dalam hidup manusia.,” tutur Wafy, “Dalam video ini, simbolisasinya Oksigen & Karbon Dioksida. Kalo gak ada salah satunya, kita gak bisa hidup & keseimbangan bakal terganggu. Aku rasa hal seperti itu berlaku pada banyak hal di dunia.” Sebagai tambahan, “Udara” sendiri menggunakan bahasa Jawa sebagai liriknya, sama seperti beberapa trek lain di album Awake seperti “Lonely” & “Tulak Bala”.

Selain mereka bertiga, balik layar MV ini juga melibatkan banyak kawan sekitar. Imarotul Izzah alias Jagat Fantasi, penulis yang menjadi kolaborator di album Awake kembali sebagai pengarang naskah di MV ini. Lalu ada Arief Puji sebagai produser & Momu sebagai Director of Photography-nya, berikut tim yang membantu dari awal hingga akhir proses. Tak lupa juga, supporting system dari Kamera Malang, Ayam Ingkung Bu Sutini, DNPRO, EatEatEat, Hundred Smoke, Kampung Sinau, Mamam Ricebox, Mili, & Peyek Ibuk.

Monohero ( foto : Hanif Ardhika )

Monohero ( foto : Hanif Ardhika )

Album ‘Awake’ sendiri berisi 10 (sepuluh) trek & telah tersedia di berbagai gerai digital seperti Spotify, Apple Music, dan sebagainya. Dirilis pada tahun 2020 tepat sebelum pandemi melanda Indonesia, Monohero dibantu dengan Toko Rekam Jaya & EscapeEscape Coffee sempat mengadakan release party sekaligus private show untuk menandai kelahirannya.

Baru-baru ini, album tersebut mendapatkan penghargaan “Album Favorit versi Kapita Selekta Rekam Jaya 2020”. Kapita Selekta Rekam Jaya sendiri merupakan sebuah apresiasi yang diinisiasi Toko Rekam Jaya bersama berbagai media & pegiat musik di Malang Raya. Ke depannya, Monohero akan menuntaskan timeline promo pasca-rilis ‘Awake’ yang sempat tertunda tahun lalu.

Monohero terdiri dari MF Wafy, Arie W. Omen, & Alfian Roesman alias Beb. Mereka menggabungkan musik ambient dengan sentuhan psychedelic, aransemen vokal kontemporer, dan tata rupa yang unik, membuat sebuah kesatuan presentasi audiovisual yang lengkap untuk dinikmati. Dalam satu reviu-nya di Qubicle, Anggung Suherman (Bottlesmoker) menulis, “Monohero band yang memabukkan, namun juga terdapat kesedihan di dalamnya.”

 

DISKOGRAFI:
Shimmy & Shimmer (EP) (2016)
Resah (single) (2017)
Lonely (single) (2019)
Desember Jangan Menangis (single) (2019)
Awake (Album) (2020)

Kompilasi
Kompilasi Lingkar Rasa by Ruang Gulma (2017)
Mixtape Backline Vol. 1 (2019)

(SPR)

Related posts

Ditulis Oleh Sang Ayah Single Baru Maruli Tampubolon “Masih Cinta”

Qenny Alyano

Bassist Additional Noah Rilis Solo Project IDIOFON Dengan Single “Hindsight 20/20”

Boleh Music

Band Emo Rock Majesty Luncurkan Debut EP ‘Delusi’

Qenny Alyano