April 20, 2021
Boleh Music
What's New

Album Ke-11 ‘Bodies’ Siap Rilis AFI Lepas 2 Single Baru

South Jakarta – Band rock asal Ukiah, California, AFI (A Fire Inside), membagikan 2 lagu baru berjudul “Looking Tragic” dan “Begging For Trouble” pada 25 Februari lalu yang diambil dari album studio kesebelas mereka berjudul ‘Bodies’ yang akan dirilis pada 11 Juni 2021 mendatang di bawah label Rise Records. Dua lagu baru AFI tersebut akan mengikuti  dua lagu yang dirilis sebelumnya “Escape From Los Angeles” dan “Twisted Tongues” yang dirilis pada 15 Januari lalu. Single “Looking Tragic” diluncurkan juga dengan video musik yang disutradarai oleh Adam Mason.

Dalam pernyataan pers, vokalis Davey Havok menjelaskan bahwa “Looking Tragic” mengangkat tema stimulasi berlebihan yang mengakibatkan desensitisasi”. “Melodi dan arahnya lagu menjadi hidup dengan cepat dan langsung menonjol sebagai trek untuk membuat tubuh, jika bukan secara sentimen, bergerak,” katanya. Sementara sang drummer, Adam Carson menambahkan,

 

“Setelah bertahun-tahun menerima versi awal lagu dari Jade [Puget, gitaris] dan Davey, dalam bentuk yang diatur secara longgar akord dan vokal awal hingga demo yang terealisasi sepenuhnya, saya rasa saya telah menjadi cukup mahir dalam mengetahui lagu mana yang akan atau tidak akan dijadikan untuk direkam. ‘Begging For Trouble ‘menyala hijau, setidaknya dalam pikiran saya, saat saya mendengar vokal masuk. Bagi saya, lagu itu adalah landasan dari rekaman baru. “

AFI yang terbentuk pada tahun 1991, saat ini mempunyai formasi Davey Havok (vokal), Adam Carson (drums),  Hunter Burgan (bass) dan  Jade Puget (gitar).  Dalam sebuah pernyataan, Jade mengungkapkan tentang musik AFI saat ini, “Siapa pun yang mengetahui katalog kami tahu bahwa tidak ada dua rekaman yang benar-benar cocok. Beberapa berada lebih dekat, mungkin. Kami melakukan hal-hal tertentu, hanya berdasarkan siapa kami, yang konsisten, tetapi hal-hal itu terjadi secara organik. Setiap kali kita melakukan sesuatu, saya harus menilainya sendiri. Beberapa penggemar akan menilai album baru, atau lagu baru, berdasarkan apa yang sudah ada sebelumnya. Tapi sebagai seniman, kita tidak bisa melakukan itu, karena hanya akan menghambat kreativitas kita.”

Related posts

Stephanie Poetri Rilis Single “Selfish” Pembuka EP ‘AM:PM’

Qenny Alyano

Ingin Kembali Ke Alam Fiersa Besari Gelar ‘Konser Menuju Istirahat’

Qenny Alyano

Terinspirasi Drakor Badai Romantic Project Kembali Dengan “Jahat”

Qenny Alyano