April 18, 2021
Boleh Music
New Comers

Band Rock Kediri IGMO Lepas Single “Head on Fire”

South Jakarta – IGMO, kawula rock asal kota Kediri baru saja merilis single berjudul “Head on Fire”. Track penghentak lantai gigs tersebut resmi dilepas pada tanggal 26 Februari 2021. Tak tanggung-tanggung, mereka juga menyertakan video lirik yang digarap Luapotalapo & Memorizm untuk mendampingi lagu ini.

Lagu “Head on Fire”,  ditulis oleh keempat personel IGMO ini tak muluk-muluk, sebuah konflik idealisme dan realita yang terjadi di lingkungan kerja. Perkara mengakali sistem untuk sekadar survive, dan membangkang kepada atasan atas nama cari makan.

“ (‘Head on Fire’) kalo digambarkan seperti ini: Seorang anak buah yang ‘memberontak’ kepada bosnya. Sebabnya antara lain, adanya kesenjangan atas upah dan pekerjaan yang ia lakukan. Selain tentu saja adanya kesempatan,” tutur Dio, frontman dari IGMO. Ia juga mengaku bahwa hal ini merupakan pengamatan pribadinya terhadap apa yang terjadi di sekitar. “Sedikit pengamatan dan pengalaman personal juga, tentunya,” tambah dirinya.

Untuk masalah artwork IGMO mengajak seniman asal Malang, Pucatpena untuk menggarap desain sampul dari “Head on Fire”. Sedikit informasi, Pucatpena adalah seorang visual artist telah melahirkan artwork-artwork berbagai band, baik dalam maupun luar Indonesia. Karya-karyanya pernah menghiasi rilisan Frontxside (Makassar), Tamra (Jakarta), Matiasu (Jakarta), hingga The Galactoids (USA) dan Con (Australia).

Artwork single “Head on Fire Artwork” by PUCATPENA – IGMO (foto : istimewa )

“Aku nangkep nuansa (berapi-apinya) lagu ini. Jadi artwork-nya kubuat ‘kacau’, persis seperti pemberontakan yang mereka jalankan,” kata pria bernama asli Uzed ini mengenai karya visualnya untuk IGMO ini. Pemuda ini juga akan menjadi ilustrator tunggal untuk keseluruhan project album ‘Take It Over’ dari awal hingga akhir.

IGMO yang terdiri dari Pradio MP (lead vokal, gitaris), Iga Dahana (gitaris), Anggra (bassist), dan Bintang (drummer) ini dikemas dalam sebuah video yang diproduksi  oleh Luapotalapo & Memorizm; dua kongsi visual asli kota Kediri. Diproduseri Rinaldo Azhar & disutradarai Manaditara; Hammamnash; & Naufal Taufiqul, karya audiovisual tersebut menggambarkan sesosok penggemar (diperankan oleh Mayang Angger Pangesti, seorang seniman rupa asal Kediri) yang keranjingan mendengarkan lagu “Head on Fire”.

 

Related posts

Masih Belia Dimas Krisena Persembahkan”Ayahku Tersayang” Untuk Sang Ayah

Qenny Alyano

Ungkapan Pengalaman Pribadi Tash Neal Lewat “All I See Is Blood”

Qenny Alyano

Beartooth Siap Rilis Album ‘Below’ Lepas MV “The Past Is Dead”

Qenny Alyano