April 18, 2021
Boleh Music
Musicology

Perjalanan 21 Tahun demajors Hadirkan 800 Album Musik Indonesia

South Jakarta – Berawal dari tahun 2000, demajors Independent Music Industry (dIMI) didirikan di Jakarta. Gagasan itu muncul dari persahabatan dengan komunitas musik independen dan kecintaan terhadap musik itu sendiri. Dimulai dengan membangun record store, yang kemudian berkembang menjadi label rekaman dan jaringan distribusi.

Sadar bahwa distribusi merupakan aspek penting yang dibutuhkan bagi industri kreatif, musik pada khususnya, maka demajors sangat memperhatikan sektor tersebut. Selama ini, demajors berkomitmen terus meningkatkan jumlah rilisan secara signifikan, tentunya dengan kurasi yang tepat, sebagai perwujudan misi demajors untuk menjadi bagian dari pengarsipan musik Indonesia yang berkualitas.

Pada tanggal 30 Maret 2021, demajors merayakan hari jadinya yang ke-21. Hingga kuartal pertama tahun 2021 ini, demajors telah menaungi hampir 800 katalog album musik. Sejauh ini demajors sudah mendistribusikan ratusan ribu keping CD dan ribuan keping piringan hitam karya berbagai musisi Indonesia beragam genre musik ke pasaran luas. Setahun terakhir ini pula, sebagai bagian dari komunitas digital, demajors terus memperbarui tampilan website-nya. Selain tampilan katalog secara keseluruhan, salah satu menu barunya adalah kanal berita musik seputar katalog album serta musisi yang bernaung di bawah jaringan demajors.

Tidak hanya website, demajors juga terus mengembangkan aplikasi digitalnya. Aplikasi demajors yang diluncurkan sejak akhir tahun 2017 melalui iOS dan Android itu memudahkan penikmat musik mengakses semua katalog, mendengarkan demajors radio, serta menyaksikan kanal demajorsTV. Dengan jutaan kali stream secara keseluruhan, demajors radio dan demajorsTV akan terus menyuguhkan program-program yang seru dan menyenangkan bagi publik.

Setahun belakangan ini memang menjadi masa yang berat bagi industri kreatif, termasuk industri musik. Banyak hal-hal berkaitan dengan musik yang harus ditunda atau beradaptasi dengan kondisi. Contohnya seperti Synchronize Fest 2020 yang kemudian kami gelar di stasiun televisi nasional.

Ke depannya, demajors mencoba terus optimis dan berproses menjalankan beberapa agenda dan program ke depan. Seperti misalnya penetrasi pada aktivasi digital, rekonstruksi demajors radio, pengembangan jaringan [at]demajors di beberapa kota/daerah, hingga pengemasan ‘Synchronize Fest’ dengan segala turunannya. Tentu saja masih ada kejutan lain dari demajors yang sedang disiapkan berbekal passion yang kuat akan musik.

Lebih jauh tentang demajors bisa dilihat di www.demajors.com

Related posts

Inilah 10 Band Dan Album Grunge Terbaik Versi Loudwire

Angga Foster

Ini Penjelasan Spotify Hilangnya Sebagian Lagu K-Pop Dari Platform

Qenny Alyano

Peduli Pekerja Musik Lapangan Sejumlah Artis Kumpulkan Dana Lewat Live Nation Charity Fund

Boleh Music