January 31, 2023
Boleh Music
New Comers

Penyanyi Belia Marsha Rilis Album Bernuansa Jazz ‘Hanya Ilusi’

South Jakarta –  Berawal dari hobi dan passion menyanyi serta bakat pastinya, seorang penyanyi pendatang baru, Marsha Alya Zahra dengan semangat tinggi memulai belajar bidang tarik suara sejak kecil. Bakat yang dimilikinya saat itu mulai tercium oleh kedua orangtuanya. Dan sejak usia 5 tahun Marsha mulai diikutkan kursus menyanyi untuk menyalurkan hobinya. Setelah itulah Marsha memulai pengalamannya menyanyi dari ajang kompetisi dan juga dari panggung  ke panggung.

Dengan pembawaan yang ceria khas anak milenial, Marsha tampak ramah dan humble dalam bergaul dengan siapa saja. Rupanya ia juga memiliki hobi lain, seperti dance dan melukis. Sehingga karena bakat yang dimilikinya inilah yang membuatnya banyak teman. Tak heran ia juga banyak meraih prestasi di bidang marching band hingga ke kancah internasional. Namun demikian, Marsha tetap tampak sebagai gadis usia 14 tahun dari daerah Tulungagung, Jawa Timur yang bersahaja. Baginya menyanyi adalah sesuatu yang penting dalam hidupnya. Untuk itu ia masih terus dan terus belajar untuk mengembangkan bakat menyanyinya.

Tiga tahun terakhir ini, tepatnya sejak usia 11 tahun Marsha mulai sering diundang untuk tampil di event-event jazz. Namun demikian ia tidak menspesialisasikan dirinya di genre musik tertentu. Hal ini Nampak dari album pertamanya yang bertajuk ‘Hanya Ilusi’, yang menggabungkan beberapa genre musik ke dalamnya. Tidak hanya jazz, tapi juga pop, RnB, hip hop, samba, dan lainnya.

Marsha Alya Zahra rilis album ‘Hanya Ilusi’ – ( foto : istimewa )

Album ‘Hanya Ilusi’ adalah karya dari Maestro Jazz Indonesia, Idang Rasjidi. Sebuah karya kolaborasi lintas generasi yang sangat kaya rasa. Album dengan 7 buah lagu yaitu “Hanya Ilusi”, “Narsis”, “Pemimpi”, “Peradaban”, “Resah”, “Selamat Pagi Dunia” dan “Tak Semua Mimpi”, diciptakan Idang Rasjidi untuk Marsha Alya Zahra ini mampu menghilangkan sekat antar generasi, membaur dalam aransemen musik yang sangat istimewa dan vokal yang berkarakter, sehingga begitu easy listening untuk didengarkan di semua usia penikmat dan pendengar musik. Album ‘Hanya Ilusi’ ini juga diciptakan Idang Rasjidi dengan banyak pesan moral dan filosofi hidup di dalamnya. Ada sedikit tema cinta, namun lebih banyak tentang realita kehidupan jaman sekarang.

Proses pembuatan album indie  ini cukup singkat, yaitu 2 bulan, yang dilakukan di Studio Recording milik Idang Rasjidi di Bogor.  Namun dengan pendekatan kepada Marsha yang sangat baik layaknya kepada cucunya, maka Marsha pun dapat menyanyikan lagu ini senyaman mungkin dengan versi dirinya. Sedangkan untuk pemasaran album Hanya Ilusi, saat ini lebih kepada platform digital.

Ke depannya Marsha berharap akan  semakin berkembang sebagai musisi muda pendatang baru yang cemerlang dan mampu membuat sebuah karya yang bisa menjadi contoh generasi muda lainnya. Bahwa masa pandemi bukanlah penghalang untuk selalu berkreasi dan berkarya. ‘It doesn’t matter how slow you go, as long as you don’t stop & positive’.

 

Nama  : Marsha Alya Zahra

Album : Hanya Ilusi

Arranger/Composer : Idang Rasjidi

Excutive Producer  : Idang Rasjidi & Sandra Fitriani

(SPR)

Related posts

Bergabung Ke Hopeless Records Scene Pink Rilis “Pretty In Pink”

Qenny Alyano

Penyanyi Taiwan-Amerika eymii Kisahkan Pahit Cinta Lewat “latte”

Qenny Alyano

Multi-instrumentalist Jordan Rakei Lepas Single “Clouds”

Qenny Alyano