April 20, 2021
Boleh Music
What's New

Aiu Ratna Cuti Cokelat Luncurkan “Agresi” Bersama Astrid

South Jakarta – Rezeki tak akan ke mana. Kalimat bijak yang terbukti benar. Paling tidak bagi Cokelat saat ini. Di tengah terpuruknya panggung hiburan akibat pembatasan kegiatan berkesenian sebagai imbas dari pandemi Covid-19, Cokelat terbilang tetap aktif melakukan berbagai kegiatan manggung, yang tentunya sebagian besar dilakukan secara virtual.

 Selain itu, rejeki lain juga datang dalam wujud berbeda. Aiu Ratna, vokalis Cokelat, akhirnya dianugerahi kehamilan. Sebuah berkah kebahagiaan lain yang telah lama dinantikannya, sejak dinobatkan menjadi vokalis tetap Cokelat pada November 2020 lalu. Sebagai bagian dari keluarga, serta demi kesehatan Aiu dan janin dalam kandungannya, Cokelat pun mendukung penuh saat Aiu memutuskan untuk mengambil cuti dari kegiatan manggung Cokelat untuk sementara waktu.

“Kami memberikan istirahat panjang buat Aiu dengan tujuan agar ia bisa fokus menjaga kesehatan dirinya serta kandungannya,” ujar Edwin Marshal Sjarif, gitaris Cokelat.

 Karena tak ingin kekosongan di lini vokal berlangsung lama, dan untuk mengantisipasi kegiatan-kegiatan manggung selanjutnya, Cokelat lantas bergerak cepat mencari pengganti. Dan lagi-lagi, rejeki kembali menghampiri. Adalah solois Astrid Sartiasari Basjar – atau yang lebih akrab disapa Astrid – yang lantas dipinang untuk berdiri di depan mikrofon, menyanyikan lagu-lagu terbaik Cokelat seperti “Bendera”, “Karma”, “Luka Lama”, “Jauh” dan “Segitiga”.

Di luar dugaan, Astrid yang antara lain dikenal luas lewat lagu “Ratu Cahaya” serta “Jadikan Aku yang Kedua” menyambut baik pinangan untuk berkolaborasi tersebut. Bahkan, Astrid beralasan, ada masa dimana ia selalu mendengarkan lagu-lagu Cokelat, sampai hafal dan kerap menyaksikan konsernya.

“Cokelat adalah salah satu band besar di Indonesia. Band yang punya banyak hits, personel yang berkarakter dan solid. Aku salah satu fans band ini,” seru Astrid lagi, menegaskan.

Cokelat feat Astrid luncurkan single “Agresi” ( foto : istimewa )

Astrid tentunya, bukan nama asing di mata personel Cokelat. Apalagi keduanya pernah bernaung di label rekaman yang sama. Sementara secara musikal, Astrid juga tumbuh dengan musik-musik alternatif era akhir ‘90an, yang tentunya mempunyai ‘benang merah’ dengan karakter lagu-lagu Cokelat.

“Astrid merupakan penyanyi pop yang memiliki suara unik dan berkarakter. Itu alasan Cokelat mengajaknya berkolaborasi. Sangat menarik menggabungkan pop rock berdistorsi ala Cokelat dengan suara vokal Astrid. Menjadikan banyak tantangan menarik dan seru, yang selalu menjadi hal baru untuk terus dieksplorasi Cokelat,” ujar Edwin meyakinkan.

Kehadiran Astrid didukung penuh oleh Aiu, yang juga mengakui keunikan karakter suara Astrid. Aiu malah menegaskan sangat bersyukur karena Cokelat akhirnya bisa menemukan seseorang yang bisa menggantikan dirinya untuk sementara waktu. Karena menurutnya, kegiatan manggung Cokelat harus tetap berjalan.

“Astrid adalah vokalis yang legend juga. Aku suka juga jaman dulu. Kenapa aku suka banget Astrid yang menggantikan, karena banyak yang bilang bahwa suara kami berdua ada miripnya. Walaupun mungkin dia lebih pop, dan aku lebih rock. Jadi jujur seneng banget,” beber Aiu semangat.

Pada 15 Desember 2020 lalu, formasi Aiu Ratna (vokal), Edwin Marshal Sjarif (gitar), Ronny Febry Nugroho (bass), Ernest Fardiyan Syarif (gitar) dan Axel Andaviar (drums) telah merilis single baru berjudul “Agresi” yang bisa didengarkan di berbagai platform digital seperti Spotify, Apple Music dan Joox.

Dua dekade bukan waktu yang sebentar, dan bukan pula perjalanan waktu yang gampang untuk mempertahankan eksistensi, terutama untuk ukuran sebuah grup band. Tapi Cokelat, adalah satu dari sedikit band dari era pertengahan ‘90an yang sampai saat ini masih bisa berdiri tegak. Bergeming kokoh walau diterpa badai kegalauan industri musik Tanah Air, perpecahan formasi dalam tubuh band hingga riuhnya kelahiran band-band generasi berikutnya yang sewaktu-waktu mengancam eksistensi mereka.

Sejak terbentuk di Bandung, Cokelat telah melahirkan delapan album studio, dan berhasil melejitkan sejumlah hits seperti “Karma”, “Segitiga”, “Pergi”, “Jauh”, “Luka Lama” dan “Bendera”. Tahun 2020 lalu, Cokelat juga merilis single “Anak Garuda” yang berhasil masuk nominasi AMI Awards 2020 untuk kategori “Band Rock Terbaik”.

(SPR)

 

Related posts

Calvin Harris Gunakan Nama Love Regenerator Rilis Single “Live Without Your Love”

Qenny Alyano

Boy In Space Kolaborasi Dengan NOTD Lewat “Therapy”

Qenny Alyano

‘Wallflowers’ Debut Album Bahasa Inggris Afgan Bersama EMPIRE

Boleh Music