April 18, 2021
Boleh Music
New Comers

Perona Proyekan Tiga Personil Payung Teduh Rilis “Warna”

South Jakarta – Perona lahir dari kombinasi kebosanan akut akibat kurungan jeruji pandemi dan hasrat bermain yang meluap setelah matinya dunia pertunjukan musik. Pada pertengahan 2020, Perona memberanikan diri berkumpul untuk melepas rindu. Tidak ada niatan khusus untuk menggubah lagu, apalagi membentuk grup musik baru. Perona beranggotakan 4 Personel, dan 3 personel-nya masih aktif sebagai member Payung Teduh sampai sekarang yaitu, Alejandro Saksakame (drums) , Marsya Ditia ( vokal), dan Pandji Putranda (keyboard) , diposisi bass ada Ryan Ramone .

Tapi toh pada akhirnya mereka mengambil instrumen masing-masing. “Jamming session” bahasa kerennya. Meski hal itu bukan agenda utama, ,mereka tetap menyempatkan diri  dari hitungan jam sampai bersama-sama membunyikan instrumen hingga pagi datang. Sementara tulisan-tulisan yang diharapkan menjadi lirik mulai digoreskan. Proses kreatif yang dilalui Perona mungkin terbilang sederhana. Atau, alih-alih disebut sebagai proses kreatif, pikiran mereka lebih tertuju pada hal-hal yang menyenangkan, yaitu dengan menciptakan lagu yang memang ingin kami dengar.  Dan karena kami senang mendengarkan lagu dari bermacam varian,  lagu-lagu Perona pun bisa dipastikan akan sangat beragam. Genre bukan patokan bagi Perona selama mereka senang memainkan dan mendengarkannya.

Artwork single “Warna” – Perona ( foto : istimewa )

Seperti yang dialami banyak orang, pandemi tak ubahnya mimpi buruk bagi pegiat  industri musik. Rutinitas para personil Perona “dipaksa” berhenti atas nama protokol kesehatan dan metode prevensi penularan. Tidak ada lagi latihan. Tidak ada lagi rekaman. Berkumpul adalah hal  yang susah, apalagi manggung. Hajat hidup  seperti direnggut oleh sesuatu yang tidak kasatmata. Tanpa mengira mimpi buruk ini akan segera lewat, seraya optimis bahwa  pandemi hanya berlangsung untuk sementara. Lalu satu tahun berlalu… Terciptalah beberapa lagu, dan salah satunya berjudul “Warna”. Mengapa “Warna”  menjadi single pertama Perona? “Warna adalah serenade untuk mengenang kembali rutinitas kami di tahun-tahun silam.  Ketika hingar bingar panggung tidak pernah absen mengisi kekosongan tiap akhir pekan. Ketika kami masih mudah meluangkan waktu untuk sekadar latihan bersama hampir setiap malam. Dan ketika hari-hari belum terasa hitam putih, seperti sekarang.” ungkap Perona.

 

The Credit :

Track Tittle        : Warna

Song Writer       : Panji Putranda

Performed         : Perona

Vocal                : Marsya Ditia

Drum                : Alejandro Saksakame

Bass                  : Ryan Ramone

Keyboard          : Pandji Putranda

Guitar               : Dimas Raditya

Composer         : Perona

Produced          : Perona

Mixed               : Dimas Martokoesoemo (Als Studio )

Mastered          : Wendy Arintyo (Als Studio )

Label                : Perona Musik

Related posts

Guernica Club Luncurkan Debut “Starry Night” Terinspirasi Pablo Picasso

Boleh Music

SONIA J Memulai Debut Nyanyi Lewat Single “Enough”

Boleh Music

Duo Asal Surabaya Rasvan Aoki Rilis Single Baru “Promise”

Qenny Alyano