October 17, 2021
Boleh Music
New Comers

Kolaborasi HNATA, Justin Adijanto & Harms Lepas “Golden” Dari EP ‘Lauren’

South Jakarta – Pada awal tahun ini, penyanyi sekaligus produser HNATA telah mengumumkan bahwa ia akan merilis EP bersama dengan produser Justin Adijanto dan telah sampai pada puncak dari perilisan mereka sepanjang paruh tahun 2021. Setelah merilis “Capuccino (Can I Help You?)” dan “Roller Coaster” dengan menggarap salah satu rapper tanah air Basboi, HNATA & Adijanto akhirnya merangkum cerita-cerita tersebut dalam EP yang sudah ditunggu-tunggu, ‘Lauren’.

Extended Play (EP) yang terdiri dari 5 lagu ini menghadirkan berbagai genre dari HNATA & Justin Adijanto yang menggambarkan proses dari pembuatan ‘Lauren’. Dengan dipengaruhi oleh genre-genre seperti funk, Korean hip-hop, R&B dan indie-pop yang mengajak para pendengar untuk ikut merasakan emosi dan suasana yang disajikan dalam Lauren. Dan tidak hanya menampilkan keselarasan dari produksi Justin Adijanto dan lagu-lagu yang ditulis HNATA, Lauren juga menghadirkan kolaborasi dengan musisi hip-hop yang sedang naik daun, Basboi dan penyanyi asal Inggris Harms untuk memberi dinamika dan membuat EP ini lebih membekas di hati para pendengar.

“Gue pengen EP ini jadi cerita ke orang-orang yang dengerin. Kayak kalo lo ketemu sama seseorang secara ga sengaja dan lo masih tetep kekeh ikutin naluri lo tanpa peduli apa yang bakal terjadi” ujar HNATA

Secara garis besar, EP ini menceritakan tentang seorang laki-laki yang bertemu perempuan yang ia idamkan yang bernama Lauren di sebuah café (yang diceritakan di lagu “Cappucino) yang berujung ke beberapa permasalahan yang terjadi dan akhirnya sampai pada sebuah titik dimana ia berani untuk menyatakan perasaannya kepada Lauren di dalam lagu utama dari EP ini, “Golden”. “Golden” yang menggarap teman baik dari HNATA yang ia temui secara online, Harms yang menjadi suara dari Lauren sendiri. Lagu Utama dari track ini berjudul “Golden (Feat. Harms)” dan akan dirilis bersamaan dengan video klip yang diunggah ke kanal YouTube MFNE.

Tracklist:

  1. Cappuccino (Can I Help You?)
  2. Lauren
  3. Roller Coaster (With Basboi)
  4. Golden (With Harms)
  5. Even If I Try (Prod. Goldnoir) [Bonus Track]

Seluruh produksi dari ‘Lauren’ EP dilakukan oleh Justin Adijanto, kecuali track ke-5 yang diproduksi dan diaransemen oleh Rino Darusman alias goldnoir. Seluruh lagu di Lauren EP ditulis oleh Gilang Wisnandar dan ditulis juga oleh Baskara Rizqullah (Basboi) dalam track 3 dan Harmony Hui (Harms) dalam track 4

Lagu-lagu dalam EP ini dimixing oleh Stevano (Raisa, Rahmania Astrini, Rebelsuns), Erik Soto (BAP., Basboi, Reikko), Justin Adijanto, Rino Darusman dan Enoch Cheng. Dan di-master oleh Kwon Nam Woo di 82.1 Sound, Seoul, Korea Selatan.

Artwork EP ‘Lauren’ – HNATA dan Justin Adijanto ( foto : istimewa )

 

About HNATA

HNATA ( Photographed by Arandarga / MFNE)

HNATA (diucapkan sebagai “Hinata”) merupakan seorang penyanyi, penulis lagu dan produser musik asal Indonesia. Berawal dari karirnya dengan duo pop yang sedang naik daun, “REBELSUNS”, Gilang Wisnandar akhirnya memutuskan untuk menantang dirinya dan mengekspresikan dirinya sendiri melalui solo projectnya HNATA.

Setelah merilis debut singlenya pada tahun 2019 yaitu “Slowtime”, HNATA telah mendapatkan beberapa pendengar setia dari Indonesia dan berbagai negara di Asia seperti Taiwan, Thailand dan Jepang. Sembari mengerjakan EP perdananya ia juga telah merilis beberapa lagu dan memperluas cakupan bermusiknya ke berbagai genre.

Musik yang ditampilkan HNATA sangat beragam mulai dari menggabungkan ketukan-ketukan hip-hop, house dengan kunci-kunci sederhana pop sehingga menjadi gaya khasnya sendiri.

 

About Justin Adijanto

Justin Adijanto ( foto : istimewa )

Lahir dan dibesarkan di Jakarta, Justin Adijanto merupakan seorang produser musik yang lihai dalam membuat musik-musik pop upbeat dan R&B. Pasca lulus dari universitas musik ternama, Berklee College of Music, ia pindah ke Los Angeles, AS dimana ia menjadi asisten dari Theron “NeffU” Femster dan Kyle Mann untuk mengerjakan lagu dari beberapa artis seperti Victoria Monet, FKJ dan Naomi Scott.

Dari tahun 2018 hingga 2020, Justin juga telah mengembangkan reputasinya sebagai produser dengan menghasilkan lagu-lagu untuk Lullaboy seperti “Nervous” dan “The Tinder Song”. Justin juga bekerja sama dengan Jessica Gelinas dan Voel untuk lagunya yang berjudul “Astronaut” dan “IDK”. Dengan terinspirasi oleh produser-produser pop seperti Calvin Harris, SG Lewis dan Benny Blanco, Justin beraspirasi menjadi produser yang dapat berkolaborasi bersama nama-nama besar dalam industri musik.

 

About Harms

Harms ( foto : istimewa )

Dilahirkan dan dibesarkan oleh orang tua asal Hong Kong Harms bersama dengan saudari kembarnya Nathania memulai perjalanan musiknya pada tahun 2017. Mereka juga telah bekerja bersama produser dan artis dari berbagai negara di dunia dan dengan memanfaatkan internet ia juga akan terus menghasilkan karya-karya baru bersama artis-artis mancanegara.

Tanpa memiliki kaitan dengan industri musik Korea Selatan, Harms sukses dikenal oleh masyarakat Korea Selatan yang dihasilkan dari kemampuan dan bakatnya dalam musik. Dan melalui kolaborasi dan rilisannya di SoundCloud, Harms telah merilis karya-karyanya dalam kancah internasional di Spotify dan platform lainnya.

(SPR)

Related posts

Angkat Profesi Influencer Sexy Goath ft Jessica Janess Rilis Single “Anya Geraldine”

Qenny Alyano

Sony Music Indonesia Luncurkan Megah Music Rilis “Garam Rasanya Gula” – Nabilla Gomes

Boleh Music

Jaz Angkat Tema Pengkhianatan Di Single Baru “Bagaimana Bisa”

Qenny Alyano