January 29, 2023
Boleh Music
New Comers

Masuk Usia Dewasa Idgitaf Ungkap Lewat Single “Takut”

South Jakarta – Berapa pun usia seseorang pernah merasakan takut dalam hidupnya. Sebesar apapun ketakutan yang dirasakan merupakan sesuatu yang manusiawi.  Penyanyi sekaligus penulis lagu, Idgitaf menangkap fenomena rasa tidak berani yang pernah ia rasakan atau mewakili perasaan banyak orang dengan merilis single berjudul “Takut”. 

Sebenarnya, lagu ini sudah pernah dibocorkan via media sosial delapan hari setelah ia menginjak usia ke-20 tanggal 15 Mei 2021. Usia yang membuat Gita tersadar tentang banyak hal dalam merefleksikan segala bentuk kekhawatiran.  Tadinya lagu tersebut dibuat untuk senang-senang. Namun, tak disangka mendapat sambutan baik dari para pengikut hingga Gita memutuskan untuk meresmikannya.

“Aku melihat banyak yang masih komentar di unggahan video Takut. Sampai sekarang juga masih banyak yang menandainya di Instagram. Aku merasa ini panggilan. Kayak udah terlalu banyak yang resonansi sama lirik lagu ini,” kata Gita.

Pembuatan lirik lagu “Takut” dilakukan saat ia pergi liburan bersama keluarga untuk merayakan ulang tahun. Gita mendapatkan inspirasi menuliskan lirik dengan duduk berlama-lama di tepi pantai sambil menghayati suara ombak memecah dari gelap sampai pagi semakin terang.

“Tiba-tiba ada saat yang begitu hening. Sampai aku hanya mendengar nafasku sendiri. Aku mendapat inspirasinya dari momen itu. Terus aku ketemu kalimat, ‘Aku tetap bernafas, meski sering tercekat. Aku tetap bernafas, meski aku tak merasa bebas’,” ungkap Gita mengenai ide lirik lagunya.

Artwork single “Takut” – Idgitaf ( foto : istimewa )

Kekhawatiran Gita saat menginjak usia 20 tahun menjadi hal yang lumrah yang juga dirasakan para remaja, bahkan tak mengenal usia di setiap fase kehidupan mereka. Gita pun menganggap manusia itu perlu merasa takut. Maka, lagu “Takut” diciptakan sebagai cerminan dan bisa menjadi refleksi diri bagi siapapun. 

“Enggak ada satu pun yang lebih berani dari yang lain. Tapi semua orang berhak memiliki rasa takut. Ketika merasa benar-benar sudah sesak dan capek. Di lagu ini, aku berharap pendengar juga menormalisasikan kekhawatiran dan ketakutan sebagai bagian dari perjalanan hidupnya.”

Gita tetap memercayai Ezra Mandira ‘HIVI!’ menjadi produser musik untuk single barunya ini. Ia menganggap Ezra bukan sekadar musisi, melainkan seperti kakaknya sendiri. 

“Kak Ezra tidak hanya menjadi produser, tidak hanya menjadi Ezra ‘HIVI!’. Tapi juga menjadi sosok kakak karena dia juga punya adik yang seumuran aku. Jadi, dia tau bagaimana cara mengayomi aku seperti memperlakukan adiknya. Aku ngerasa dia juga ngedengerin cerita aku sebagai seorang adik tidak hanya sebatas sebagai produser,” jelas Gita.

Sesuatu yang berbeda di single baru Gita, yaitu mengenai pemilihan aransemen musik. Semula di video yang diunggah via Instagram, ia bernyanyi menggunakan gitar. Kemudian Gita berpikir untuk menggantinya dengan piano, sentuhan biola, dan strings section untuk mendapatkan kesan yang intim.

Perilisan single “Takut” juga didukung video musik yang siap beredar tanggal 14 Oktober 2021 melalui kanal YouTube Idgitaf. Gita yang memerankan langsung videonya demi mempresentasikan isi pikirannya dengan mengambil lokasi syuting di area transportasi umum.

“Cuma pengin menunjuki aku bertemu banyak sekali orang. Setiap harinya mereka berlalu lalang untuk berkantor atau melaukan kegiatan lain. Mereka belum tentu bertemu orang yang sama keesokan harinya.” 

Gita menceritakan, di videonya pasti banyak orang yang takut dan ada juga yang memikirkan hal yang sama sepertinya.

“Selama perjalanan di video, aku cuma benar-benar berjalan dan bernyanyi. Aku memvisualisasikan kegiatan yang dilalui mayoritas masyarakat Jakarta dengan harapan akan menambah rasa intim dan sense of familiarity,” tutup Gita.

Idgitaf rilis single “Takut” ( foto : istimewa )

SONG CREDIT
Written by: Brigita Meliala
Composed by: Brigita Meliala
Produced by: Ezra Mandira
Vocal Directed by: Barsena Bestandhi
Piano by: Afif Gifano
Strings Arrangement by: Ava Victoria
Violins: Condro Kasmoyo, Dessy Saptany
Viola: Yacobus Widodo
Cello: Angga Pratala
Mixed by: Eko Sulistyo
Mastered by: Bennytho Siahaan

(SPR)

Related posts

Siapkan Album Baru Neonomora Kembali dengan Single “I Wanna Believe in Love Again”

Qenny Alyano

Lewloh Cerita Intropeksi dan Penyesalan Lewat “Summer Boy”

Qenny Alyano

Pengalaman Pernah Dibully Zara Leora Ungkap Perasaan Lewat “Loud”

Qenny Alyano