November 29, 2022
Boleh Music
What's New

Fatin Mempertahankan Hubungan Dengan Lagu “Dalam Teduh”

South Jakarta – Pada hari Rabu tanggal 22 September 2021melalui kontent NANYA (Netizen Bertanya) yang tayang di kanal YouTube Sony Music Entertainment Indonesia Fatin mengumumkan akan merilis single terbaru pada hari Rabu, 29 September 2021. Single yang diberi judul “Dalam Teduh” ini merupakan karya yang sudah sangat di nanti oleh Fatinistic (sebutan penggemar Fatin) dan Fatin sendiri. Lebih dari satu tahun Fatin vakum merilis karya musik, terakhir Fatin merilis “Pelangi & Hujan” pada 4 September 2020. Kesibukan menyelesaikan pendidikan sarjana dan sempat dirawat karena Covid 19 menjadi alasan tertunda cukup lamanya perilisan single ini.

“Dalam Teduh” akan menjadi bagian dari album kedua Fatin. “Dari deretan lagu yang akan ada di album kedua aku nantinya, “Dalam Teduh” posisinya adalah sebelum lagu “Jingga” yang sudah terlebih dahulu di rilis. Jika “Jingga” adalah lagu tentang akhirnya melepaskan, maka “Dalam Teduh” adalah situasi dimana masih berharap bisa mempertahankan sebuah hubungan. Ibaratnya lagu ini adalah pemikiran yang hadir setelah badai, dalam situasi tenang meminta untuk bertahan mengingat berbagai janji dan perjalanan yang sudah dilewati” begitu Fatin menjelaskan tentang lagu “Dalam Teduh”.

“Dalam Teduh” ditulis Fatin bersama Nadya Fatira, produser/ komposer yang telah sering berkolarasi dengan Fatin dalam menulis lagu. Dimulai dari melodi lagu yang ditulis Nadya lalu melalui workshop bersama, Fatin menuliskan lirik yang diambil dari pengalaman personal dan hal – hal yang dia rasakan dalam sebuah hubungan.

“Menurut opini pribadi aku sebagai komposer. Fatin itu anaknya sangat logis dan praktikal. Dia gak mau ada sususan kalimat dalam lirik lagunya yang menurut dia itu gak bisa relate ke kehidupan nyata. Jadi dia tipe yang butuh waktu cukup lama untuk menimbang-nimbang dalam memilih2 kata yang tepat dalam penulisan lagu”, begitu Nadya Fatira menjelaskan pengalaman bekerja sama dengan Fatin.

Secara musik “Dalam Teduh” hadir dengan nuansa akustik, membalut vokal Fatin yang mengalir lembut dan terdengar semakin dewasa. “Dari awal Fatin memang meminta ingin lagu ini terdengar simple musiknya. Jadi aku balut si “Dalam Teduh” ini ke dalam musik pop akustik dengan isian yang gak jelimet, dengan sedikit sentuhan strings section dari tengah lagu supaya terdengar manis dan menyentuh” begitu Nadya Fatira sebagai produser bercerita tentang treatment musik yang dia berikan untuk lagu “Dalam Teduh”.

Artwork – Fatin -Dalam Teduh ( foto : istimewa )

Sebagai seorang artist, Fatin semakin terlibat dalam penggarapan karya – karya musiknya. Pengalaman pribadi dan juga cerita dari teman – teman terdekat adalah inspirasi utama Fatin dalam menulis lagu. Fatin berharap apa yang dia tulis bisa menyentuh orang lain dan merasakan hal yang sama.

“Dalam Teduh” dirilis bersama dengan Music Video di channel Vevo Fatin. MV “Dalam Teduh” digarap oleh sutradara Raden Galih Oktasetya dari rumah prduksi Lumana Studio. Dan ini adalah kali kedua Fatin bekerja sama dengan Galih dalam memproduksi visual lagunya. Yang pertama adalah pada lagu “Jingga” yang hadir dengan music video berlatar keindahan alam pulau Belitung. Ide dan keinginan Fatin akan visual lagu ini dapat terpenuhi oleh Galih dengan sempurna. Kesendiran dalam pengharapan dalam situasi tenang dan indah terpampang jelas pada music video lagu “Dalam Teduh” ini.

“Treatment visual yang kita siapkan itu lebih terfokus kepada beauty shoot dan memvisualkan apa yang ada dalam lirik. Saya dan tim sudah paham karakteristik Fatin, tau apa yang dia mau, dan tau apa yang tidak dia tidak suka dalam sebuah visual” begitu Galih bercerita. Sebuah Villa yang berada di Taman Bougenvile Puntang di daerah Bandung merupakan lokasi mengambilan gambar music video “Dalam Teduh”

Pada akhirnya Fatin berharap lagu “Dalam Teduh” bisa menyentuh banyak orang, Menjadi teman bagi yang sedang berada dalam situasi yang di gambarkan liriknya, ataupun sekedar menyukai musiknya, dan juga menikmati estetika yang dihadirkan dalam visualnya. Sebagai seorang artist Fatin berharap terus bisa melahirkan karya yang jujur, mampu menangkap esensi suatu moment dalam hubungan dan merubahnya menjadi karya musik dan berharap banyak orang terhubung dengan lagu tersebut.

Credit :

Song by Nadya Fatira

Lyrics by Nadya Fatira & Fatin Shidqia

Music Arrangement by Nadya Fatira

Mixed & Mastered by Ari Renaldi

Vocal Director: Nadya Fatira

Strings: Achi Hardjakusumah

Acoustic Guitar: Topan Abimanyu

Bass: Taufan Wirzon

Vocal recorded at Backbeat Studio

Guitar recorded at Aru Studio Bandung

Strings recorded at 168 Studio

MV Production by LUMANA STUDIO

(SPR)

Related posts

Rahmania Astrini Suguhkan “Pizza Pepperoni” Untuk Penggemarnya

Qenny Alyano

“We’re Good” Single Pertama Dua Lipa Di 2021

Qenny Alyano

“Lighthouse” Kolaborasi The Used Dan Mark Hoppus ‘Blink 182’ Dedikasi Untuk Pejuang COVID-19

Qenny Alyano