May 20, 2022
Boleh Music
New Comers

Spoon Bagikan Single dan Video Musik “Wild”

South Jakarta – Menjelang album baru mereka yang akan datang Lucifer On the Sofa, keluar 11 Februari (Matador Records), Spoon membagikan “Wild,” lagu kedua yang mereka ungkapkan dari Lucifer On The Sofa. Lagu ini pertama kali dirilis sebagai single eksklusif indie retail 7” yang juga menyertakan remix Denis Bovell dan sekarang tersedia melalui semua DSP. “Wild” yang mendalam dan hidup menampilkan solo gitar langka dari Britt Daniel yang mengatakan ini adalah tentang “kehabisan uang, tetapi kemudian menemukan jalan kembali ke dunia petualangan yang luas dan penuh warna.” Video tersebut disutradarai oleh Ben Chappell dan Brook Linder.

Spoon saat ini ditampilkan di New Music Daily di Apple Music. Minggu lalu band ini merilis pendapat mereka tentang ikon David Bowie, “I Can’t Give Everything Away” sebagai bagian dari kampanye [RE]DISCOVER Amazon Music selama sebulan untuk merayakan ulang tahun ke-75 David Bowie. Band ini sebelumnya membagikan “The Hardest Cut” dari Lucifer On the SofaRolling Stone menyebutnya “lagu rock epik asli” dan Pitchfork mencatat, “Ini adalah suara band yang beraksi, berkolaborasi secara real-time—membuat musik yang terasa tidak terlalu sepi.” Vulture menyatakan “(‘The Hardest Cut’ adalah) salah satu lagu paling goyang milik Spoon yang pernah ada.” Memasukkan album dalam “paling diantisipasi tahun 2022” Paste berkata, “Spoon tidak pernah membuat album yang buruk, dan kami tidak dapat membayangkan mereka akan memulai sekarang.”

Artwork single “Wild” – Spoon foto : istimewa )

Lucifer On the Sofa diproduksi bersama oleh Spoon dan Mark Rankin (Adele, Queens of the Stone Age) dan menampilkan kontribusi dari Dave Fridmann dan Justin Raisen. Ini adalah rekaman rock ‘n roll paling murni milik band hingga saat ini. Dibuat di Texas, ini adalah kumpulan lagu pertama yang direkam oleh kuintet di kampung halamannya di Austin dalam lebih dari satu dekade dan mengemas sensasi fisik sebuah band yang mengobrak-abrik ruangan yang penuh sesak. Ini adalah album intensitas dan keintiman, di mana tepian musik yang paling keras terasa sejelas petunjuk yang dibisikkan ke mikrofon pada pengambilan pertama. Menurut vokalis Britt Daniel, “Ini adalah suara rock klasik seperti yang ditulis oleh seorang pria yang tidak pernah mengerti Eric Clapton.”

(SPR)

Related posts

Pengalaman Pribadi Rheno Poetiray Rilis Debut Single “Mengincarmu”

Qenny Alyano

Hot Water Music Rilis MV “Killing Time” Dari Album ‘Feel The Void’

Qenny Alyano

Rilis Album Ketiga Jungle Luncurkan MV “All Of The Time”

Boleh Music