October 3, 2022
Boleh Music
Musicology

Jon Zazula, Pendiri Label Metal Megaforce Records Tutup Usia

South Jakarta – Berita duka datang dari dunia musik rock internasional. Pendiri label musik Megaforce Records, Jon Zazula , yang meluncurkan pernah merilis album pertama dari Metallica, Anthrax dan banyak lainnya, dengan istrinya Marsha pada tahun 1982 – meninggal dunia pada hari Selasa (1/2)  di usia 69 tahun. Jon meninggal di Florida, Amerika Serikat dikelilingi oleh saudara laki-laki, anak perempuan, cucu perempuan dan teman-temannya. Istri Jon, Marsha, yang juga partner  saat mendirikan Megaforce, meninggal karena kanker pada Januari tahun lalu.

Sang putri Jon Zazula, menulis di media sosial: ” Dunia kehilangan legenda sejati hari ini… Ayah kami menjalani kehidupan secepat, keras, berat, kuat, dan berdampak seperti musik yang dibawanya ke dunia. Semangat dan ketekunannya memicu karier bisa dibilang band metal paling berpengaruh, dan, industri hebat dari satu generasi. Bagi kami, dia hanyalah ayah… Ayah dan ibu kami adalah pasangan yang kuat dalam cinta, kehidupan, dan bisnis. Bersama-sama mereka percaya pada hal yang luar biasa, semangat mereka, perspektif pemberontak , dan kegigihan membangun kerajaan dari sekotak vinil di pasar loak – menjadi label rekaman, perusahaan manajemen, dan penerbit yang menjual multi platinum. Meskipun kami hancur karena dia telah tiada, mereka akhirnya bersatu kembali. Dan rasanya tidak mungkin untuk dibayangkan dunia tanpa dia di dalamnya. Untuk kita semua yang mengenal dan mencintainya … ngomong-ngomong … tetap berat! RIP ayah kamu akan benar-benar dirindukan, tapi, tidak pernah terlupakan … LegaZmu akan hidup selamanya, tidak hanya di kita dan cucu-cucumu, tapi, di setiap headbanger di planet ini untuk selama-lamanya!”

Jon dan Marsha Zazula ( foto : Richard Likong )

Seperti diketahui, Megaforce menjadi rumah untuk band-band metal di era 80-an seperti Metallica, dengan merilis dua album pertama band, ‘Kill ‘Em All’ di tahun 1983 dan ‘Ride The Lightning’ di  tahun 1984, dimana kemudian Metallica dikontrak label besar Elektra. Band-band Megaforce lainnya juga yang pernah dirilis antara lain Anthrax, Testament, Overkill, mantan gitaris KISS, Ace Frehley, Ministry, King’s X, Strormtroopers Of Death (SOD) dan Raven. Megaforce tetap menjadi kekuatan yang kuat dalam heavy metal sepanjang 1980-an dan awal 1990-an, merilis album oleh artis di atas dan banyak lainnya melalui kesepakatan distribusi dengan Atlantic, Island, Caroline, dan label lainnya.

Related posts

Blackpink Kolaborasi Dengan Mobile Game PUBG Jelang Album Baru

Qenny Alyano

Inilah Daftar Nominasi Induksi Rock And Roll Hall Of Fame 2022

Qenny Alyano

Loudness Band Metal Legendaris Jepang Sambangi Indonesia November 2019

Qenny Alyano