January 31, 2023
Boleh Music
New Comers

Duo SOFI TUKKER Umumkan Album Baru Lepas MV “Original Sin”

South Jakarta – Pada tanggal 4 Februari lalu, SOFI TUKKER merilis single terbarunya yang berjudul “Original Sin”, mengumumkan album keduanya yang akan datang, ‘WET TENNIS’, serta jadwal tur dunia. ‘WET TENNIS’ yang rencananya dirilis pada 29 April melalui Ultra/Sony Music adalah album yang ditunggu-tunggu para penggemar, menyusul album debutnya yang berhasil meraih nominasi GRAMMY 2018, ‘Treehouse’.

“Original Sin” adalah mantra yang mengajak pendengar untuk berbaik hati pada diri sendiri dan menolak paksaan moral sosial. Karya duet ini akan membawa pendengar tepat ke pusat dunia SOFI TUKKER, dengan ritme yang energik dan hook yang catchy.

Duo asal Florida ini mengatakan, “‘Original Sin’ adalah cara sempurna bagi untuk memperkenalkan dunia ‘WET TENNIS’ yang melambangkan komunitas kami, “the freak fam”. Pesannya jelas: kita tidak dilahirkan untuk menjadi orang suci. Kita juga tidak dilahirkan sebagai orang berdosa. Kita hanyalah sekelompok orang aneh yang bisa membuat kesalahan dan terus berusaha melakukan yang terbaik. WET TENNIS adalah akronim dalam bahasa Inggris yang berarti: “when everyone tries to evolve, nothing negative is safe [ketika semua orang berusaha untuk berkembang, tak ada hal buruk yang bertahan selamanya]” dan itulah inti dari lagu ini. Kita hidup di dunia yang bermasalah, maka bukan salah kita jika terkadang kita mengalami masalah. Itu adalah bagian dari apa yang menjadikan kita manusia. Namun, ketika kita berkembang bersama dan merayakannya alih-alih saling menghakimi, kita dapat melewati hal-hal negatif menuju cara hidup yang lebih optimis.”

Artwork SOFI TUKKER – Original Sin ( foto : istimewa )

Video klip “Original Sin” sarat dengan warna-warni berani yang ceria, sambil memperkenalkan ikonografi WET TENNIS yang menyenangkan dan liar. Dengan gaya SOFI TUKKER sejati, keduanya tampak berada di sebuah lokasi tropis, lengkap dengan tanaman hijau yang subur dan sinar matahari, dalam video yang direkam di Oahu, Hawaii bersama sutradara Aerin Moreno dan pengarah kreatif Amber Park (Camila Cabello, Madison Beer). ini. Mereka mengenakan pakaian WET TENNIS customized yang dirancang oleh  Johnny Wujek (Katy Perry, HBO’s Legendary) pada sebuah pertandingan tenis yang metaforis dan euforik.

SOFI TUKKER bercerita tentang video musik ini:

“Video ‘Original Sin’ adalah Taman Eden versi dunia WET TENNIS. Tempat yang penuh dengan kebebasan dan beragam kemungkinan yang tak terhingga. Pada awal video, kami menggambarkan semua orang dalam peran tradisional mereka, mengenakan pakaian serba putih, bertepuk tangan dengan sopan, bertindak sebagai satu kesatuan seperti yang “seharusnya” terjadi pada sebuah pertandingan tenis. Namun, saat dunia mulai terbuka, kita diperlihatkan bahwa semua orang sebetulnya aneh. Di akhir video, keanehan tersebutkan dibebaskan untuk ada, digambarkan dengan momen saat semua orang melihat patung WET TENNIS di langit.

“Kami mengenakan pakaian tenis khusus yang dirancang bersama dengan Johnny Wujek, dengan skema gradien warna khas WET TENNIS dari corak oranye ke ungu. Kami ingin mengambil aspek tradisional dari estetika tenis dan mengubahnya agar lebih berwarna dan liar. Ada momen di mana Sophie mengenakan hiasan kepala yang terbuat dari bola tenis. Dan tentu saja — pesta pora di bilik pengakuan dosa, tepat di depan pegunungan Hawaii yang subur. Sangat menyenangkan untuk merekam video ini dan menciptakan dunia dari imajinasi aneh kita menjadi nyata. Kami berharap bisa mengajak orang-orang untuk mengambil langkah menjauh dari jalan yang mereka pikir seharusnya mereka tempuh, menuju jalan di mana semua keinginan dan ragam warna mereka diterima. Kami berharap dapat membuat semua orang mengadopsi pola pikir yang berani.”

Tur ‘WET TENNIS’ dibuka di Washington, D.C. pada tanggal 21 Mei dan berlanjut untuk 19 tanggal yang berbeda di seluruh Amerika Serikat dan Kanada. Masa pra-pesan tiket untuk tur Amerika Utara dimulai hari Selasa, 8 Februari, sementara penjualan tiket umum dibuka pada hari Jumat, 11 Februari (tanggal tertera di bawah ini). Judul album ‘WET TENNIS’ adalah sebuah akronim, gaya hidup, dan estetika.

‘WET TENNIS’ adalah sebuah akronim: ‘When Everyone Tries to Evolve, Nothing Negative is Safe’ [Ketika Semua Orang Berusaha untuk Berkembang, Tak Ada Hal Buruk yang Bertahan Selamanya]. ‘WET TENNIS’ bercerita tentang gerakan maju, optimisme, dan pertumbuhan positif, apapun tantangannya. Hal buruk akan terjadi, namun tak akan bertahan lama saat kita sepenuhnya menerima dan melanjutkan hidup dengannya. WET TENNIS didedikasikan pada perubahan konstan dan perayaan kehidupan.

‘WET TENNIS’ adalah sebuah gaya hidup. Pesan utamanya: semua lebih baik ketika kita semua berani untuk menyelam dan menjadi basah. Basah berarti bersemangat. Basah berarti menyatu dengan ibu pertiwi — gerakan, aliran, peluh, dan intisarinya. ‘WET TENNIS’ adalah permainan dan gerakan yang dinamis. ‘WET TENNIS’ adalah pendekatan akan hidup sebagai sebuah permainan. Harus dianggap serius — dan tidak serius sama sekali, di saat yang sama.

‘WET TENNIS’ adalah sebuah estetika. Unsur visualnya membawa kita pada dunia tenis sureal yang abstrak, di antara elemen alam yang rimbun dan nuansa warna cerah. ‘WET TENNIS’ adalah estetika yang atletis dan elegan. Lantang dan Cerah. Sophie dan Tucker.

SOFI TUKKER ( foto : Elizabeth Miranda )

Seniman yang bisa mengajak ribuan orang untuk menari dan merayakan hidup secara serempak adalah seniman seremonial, yang memantik api bagi semua orang untuk berkumpul dan berhimpun. Ketika aktivitas tatap muka menjadi tidak mungkin di era pandemi, livestream SOFI TUKKER menjadi bentuk upacara harian tersendiri. Sophie dan Tucker dapat berinteraksi secara langsung dengan komunitasnya, bereksperimen dan mendapatkan umpan balik atas beragam ide yang pada akhirnya menjadi WET TENNIS, dan dalam prosesnya menjadi seniman yang paling banyak ke-2 disaksikan melalui livestream di tahun 2020 menurut Majalah Pollstar. Ini adalah album yang dibuat untuk para penggemar SOFI TUKKER, namun lebih penting dari itu, album ini dibuat bersama dengan mereka. SOFI TUKKER merekam beberapa lagu selama dua tahun terakhir, sebagian besar bernada lebih gelap untuk mencerminkan berbagai tantangan di sekitar kita. SOFI TUKKER sangat berhati-hati dalam memilih lagu untuk sebuah album, membuat keputusan sadar untuk memilih lagu-lagu yang memiliki karakteristik positif dan menyembuhkan — bukan positivitas semu yang abai terhadap gejolak di dunia, melainkan sikap sadar yang membantu menavigasi permasalahan-permasalahan tersebut dan menghasilkan perubahan positif.

SOFI TUKKER telah berhasil mencapai rekor emas dan platinum di setiap benua selain Antartika, dan pendengar global mereka mulai berkumpul hingga akhirnya membentuk komunitas yang menjuluki dirinya sendiri sebagai Freak Fam. Melalui berbagai kegiatan yang berkaitan dengan kolektivitas mereka, Freak Fam telah membantu satu sama lain selama masa sulit ini, baik secara emosional maupun material. Ketika banyak anggota Freak Fam membatalkan pesta prom mereka dan melewatkan momen-momen besar dalam hidup mereka, SOFI TUKKER mengadakan pesta prom virtual dan mendorong semua orang yang hadir untuk mengenakan pakaian dan perlengkapan paling aneh yang mereka punya. Baru-baru ini, Freak Fam mendapat kesempatan untuk membawakan acara radio dua mingguan di SiriusXM, Freak Fam Radio, pada Revolution Channel 52 Diplo yang mengudara setiap hari Rabu pukul 10 malam ET/ 7 malam PT.

SOFI TUKKER ( foto : Elizabeth Miranda )

TENTANG SOFI TUKKER:

SOFI TUKKER, inklusif dan global mereka tentang musik elektronik serta tema karya mereka yang banyak berbicara tentang pembebasan, persatuan, dan pemberdayaan diri. Pada tahun 2021, SOFI TUKKER berhasil menduduki posisi #1 pada Billboard Dance Airplay untuk ketiga kalinya, kali ini lewat kolaborasi mereka dengan John Summit, “Sun Came Up”. Mereka juga merilis kolaborasi tiga bahasa dengan Amadou dan Mariam yang berjudul “Mon Cheri”. Band ini juga sering mendapat kesempatan untuk me-remix karya beberapa artis terbesar di dunia, termasuk Billie Eilish, Lady Gaga, dan Katy Perry. SOFI TUKKER juga merupakan aktivis yang aktif menggalang dana dan kesadaran masyarakat untuk berbagai isu seperti Planned Parenthood, The Trevor Project, National Alliance on Mental Illness, Natural Resources Defense Council, dan March for Our Lives. Komitmen mereka terhadap kesetaraan dan membina komunitas, sambil mengkombinasikan kembali pilar-pilar musik dance ke dalam bentuk-bentuk baru yang menarik, telah memantapkan posisi mereka sebagai seniman yang patut diperhitungkan di industri musik global.

JADWAL PENAMPILAN LIVE SOFI TUKKER:

Tur Amerika Utara

Sat, May 21 – Washington, D.C. @ 9:30 Club

Mon, May 23 – Philadelphia, PA @ Union Transfer

Wed, May 25 – Brooklyn, NY @ Avant Gardner – The Brooklyn Mirage

Thu, May 26 – Boston, MA @ Roadrunner

Sat, May 28 – Quebec City, QC @ Imperial Bell Theater

Mon, May 30 – Montreal, QC @ MTELUS

Wed, June 1 – Toronto, ON @ HISTORY

Thu, June 2 – Detroit, MI @ Majestic Theatre

Fri, June 3 – Chicago, IL @ Radius

Mon, June 6 – Minneapolis, MN @ First Avenue – Mainroom

Wed, June 8 – Denver, CO @ The Mission Ballroom

Thu, June 9 – Salt Lake City, UT @ The Depot

Sat, June 11 – Portland, OR @ Roseland Theater

Tue, June 14 – Seattle, WA @ The Paramount Theatre

Thu, June 16 – Berkeley, CA @ Greek Theatre

Sat, June 18 – Los Angeles, CA @ Shrine Exposition Hall

Mon, June 20 – San Diego, CA @ SOMA

Jadwal Festival

Sat, March 5 – San Diego, CA @ CRSSD Festival (Live Set)

Fri, March 25 – Sat, March 27 – Miami, FL @ Ultra Music Festival (Live Set)

Thu, March 31 – Sun, April 3 – Cancun, Mexico @ Tiesto:The Trip (DJ Set)

Sat, July 9 – Barcelona, Spain @ Cruilla Festival (DJ Set)

Fri, July 15 – Lisbon, Portugal @ Super Bock Super Rock (DJ Set)

Fri, July 22 – Byron Bay, NSW Australia @ Splendour in the Grass Festival (Live Set)

(SPR)

Related posts

Tahun 2021 Genta Kembali Dengan “Yang Baru”

Boleh Music

Kolaborasi DJ Pay X DeFit Kembali Hadirkan “Be In My Heart”

Qenny Alyano

Dibawah Label DP Record Bersama Boleh Music Bahran Belawa Luncurkan Debut Single “Pangeran Kece”

Boleh Music