January 27, 2023
Boleh Music
Event & Community

The Ayayay Gelar Mini Konser Untuk Para Jurnalis

South Jakarta – Di masa pandemi saat ini, musisi dituntut untuk bisa tetap bisa kreatif dalam  berkarya dan menjaga eksistensi dengan tetap tampil setiap ada kesempatan. Begitu pula yang dilakukan oleh grup musik The Ayayay yang menggelar mini konser ‘The Ayayay for Journalist Concert 2022 Ada Apa Dunia’ pada hari Jum’at, 25 Maret 2022 di Maxi Cafe,15th Park, Kemang, Jakarta Selatan. Dalam acara ini, The Ayayay mengundang beberapa media untuk menyaksikan penampilan mereka secara live. Malam itu, band yang digawangi oleh dua bersaudara Edo Margorevan (bass) dan Andika Patria (vokal/gitar) tampil membawakan karya-karya mereka sekitar16 lagu.

Dalam penampilan malam itu, The Ayayay juga dibantu oleh Aries Wijaksena (Ai) di sektor gitar dan Ahmad Vino Maulana di drums. Sebagai catatan, Ai yang merupakan wartawan Media Indonesia, juga ada adalah personil band punk legendaris Jakarta, Submission yang tergabung dalam komunitas punk pertama di Jakarta,  Young Offender. Tepat pukul 8 malam, The Ayayay langsung membuka penampilan dengan lagu “Ada Apa Dunia” yang juga sesuai dengan tema konser mereka malam itu. Di lagu tersebut, Andika tampil dengan bernyanyi sambil memainkan gitar 12 senar.

Untuk pertunjukan malam itu, The Ayayay memang tidak tampil sekedarnya dimana bahkan sang vokalis, Andika sampai menyiapkan 2 gitar akustik dan satu gitar elektrik, Fender Telecaster. “Jadi itu lagu judulnya ‘Ada Apa Dunia’, ada apa ya di dunia ? Ya banyak yang terjadi di dunia sejak pandemi. Lagu ini untuk para musisi yang terpuruk karena pandemi.” ujar Andika usai melantukan lagu “Ada apa Dunia”.

The Ayayay for Journalist Concert 2022 Ada Apa Dunia’ (foto : QB)

 

Berikutnya giliran “Masa Lalu” dan “Sunyi” yang dibawakan oleh The Ayayay dan dilanjutkan dengan “Suatu Saat” dan “Aku Kembali”. Tidak bisa dipungkiri bahwa musik dipengaruhi oleh nuansa Britpop 90-an seperti Oasis, The Verve, Blur, Suede, The Cure dan bahkan sampai new wave dan post rock. “Lagu ini terinspirasi dari cerita kakak gua, Edo, jadi ini diambil dari kisah nyata. Memang lagu-lagu gua banyak diambil cerita-cerita dia.” ungkap Andika sebelum melantukan “MILF” yang menjadi bagian dari album kompilasi ‘Young Offender Vol. 1’.

Pertunjukan kembali berlanjut dengan The Ayayay membawakan “Girl with Glasses” yang menurut mereka lagu tersebut berhubungan dengan lagu “MILF”, dilanjutkan dengan “Again and Again” (Mpok Ame-Ame) yang mempunyai lirik menggelitik, berlanjut dengan “Satu Tahun”, “Manusia Paling Bahagia”, “The Situation”, “SAY NO SAY YES” dan “Nasi Lemu”. Tempo pertunjukan sedikit naik saat The Ayayay menggelontorkan dua single berturut-turut “Bad-Man Gadungan” dan “Melaju Di Kecepatan Tinggi”. The Ayayay menuntaskan pertunjukan malam itu dengan lagu “Imaginary World”.

Related posts

‘GOOD VIBRATIONS’ Festival EDM Online Hadirkan 27 DJ Lokal Dan Internasional

Qenny Alyano

‘Melomaniac 7th Edition’ Hadirkan Cantika Abigail, Fangtatis dan Yarra Rai

Qenny Alyano

Mikha Angelo Gelar Showcase Virtual ‘Amateur : Stage One’ Akhir November

Qenny Alyano