May 20, 2022
Boleh Music
Gearsician What's New

Jerry Cantrell Umumkan 2 Gitar Custom Baru Bersama Epiphone

South Jakarta – Gitaris dan pendiri band rock Alice In Chains, Jerry Cantrell, umumkan kerja sama baru dengan merk gitar ternama, Epiphone. Epiphone mempersembahkan gitar listrik baru Jerry Cantrell “Wino” Les Paul Custom dan Les Paul Custom Prophecy, sekarang tersedia di seluruh dunia. Gitar tersebut menandai kolaborasi pertama antara luthiers Epiphone dan Jerry Cantrell. Gitar Jerry Cantrell “Wino” dan Les Paul Custom Prophecy tersedia di seluruh dunia melalui dealer resmi Epiphone dan juga melalui www.epiphone.com.

Jerry Cantrell dan Epiphone bekerja sama erat untuk menghidupkan gitar Les Paul Custom “Wino” kesayangan dan terkenalnya, sedangkan Les Paul Custom Prophecy baru adalah kolaborasi modern. Gitar Epiphone Jerry Cantrell “Wino” Les Paul Custom yang baru terinspirasi oleh Gibson Les Paul Custom milik Jerry sendiri dan menampilkan hasil akhir Dark Wine Red yang menakjubkan. The Jerry Cantrell Les Paul Custom Prophecy hadir dalam sentuhan akhir Bone White dan mewakili perpaduan sempurna antara fitur modern dan tradisional. Epiphone Jerry Cantrell “Wino,” dan “Les Paul Custom Prophecy dibuat sesuai spesifikasi dari Jeerry Cantrell dengan sentuhan pribadinya.

Ada perbedaan diantara kedua gitar hasil kolaborasi tersebut. Epiphone pada Gibson “Wino” Les Paul asli Cantrell dilepas dengan harga yang terjangkau. Sementara versi Murphy dilepas dengan  label harga premium $8,999 dimana edisi Epiphone sendiri hanya dijual $849 – itu lebih dari 10 kali lebih murah. Epiphone “Wino” Les Paul lebih menyukai keterjangkauan dibandingkan sejumlah spesifikasi menonjol dari Gibson. Menggunakan body kayu mahony dengan cap maple polos dan sistem pelepas berat sembilan lubang, menggunakan neck mahoni dengan fingerboard ebony 22-fret. Di tempat lain, enam senar skala 24,75” menampilkan mur Graph Tech, inlay blok Pearloid, dan radius fretboard 12”. Untuk pick upnya memakai Alnico Classic Pro dan 98T Pro, yang dikendalikan oleh sakelar tiga arah, serta kontrol volume dan nada khusus pickup. Epiphone “Wino” Les Paul dijual dengan harga  $849.

Epiphone “Wino” Les Paul ( foto : guitarworld )

Sementara untuk gitar Les Paul Custom Prophecy berwarna Gloss Bone White, memakai penutup batang truss berhias “Jerry Cantrell”, penutup kenop kontrol logam knurled, perangkat keras stainless steel yang disikat dan bermacam-macam bodi tujuh lapis, lima lapis dan satu lapis dan pengikatan fretboard. Digambarkan sebagai “perpaduan sempurna antara fitur modern dan tradisional”, Epi Les Paul Gloss Bone White dilengkapi dengan humbucker Fishman Fluence coil-splitting, yang menawarkan trio suara yang berbeda. Melalui kontrol volume dan nada push/pull, Prophecy menjanjikan rangkaian nada vintage, Patent Applied For, hot modern, dan shimmering single-coil. Sirkuit kontrol dilengkapi dengan sakelar pemilih pickup tiga arah.

Epiphone Les Paul Custom Prophecy ( foto : guitarworld )

Jerry Cantrell yang mempunyai nama panjang Jerry Fulton Cantrell Jr. dilahirkan di Tacoma, Washington pada 18 Maret 1966. Selain bersama Alice In Chains (AIC), Jerry Cantrell juga baru saja melepas album solo baru. Album baru solo yang diberi judul ‘Brighten’,  telah menerima pujian dari para kritikus, termasuk Kerrang!, yang menyebutnya sebagai “potret diri kontemporer yang hidup dari salah satu suara paling khas dalam hard rock.

‘Brighten’ adalah proyek pertama Jerry di luar Alice In Chains dalam 19 tahun setelah ‘Boggy Depot’ (1996) dan ‘Degradation Trip’ (2002). Diproduksi bersama dengan komposer film Tyler Bates dan Paul Fig album tersebut mulai dikerjakan tepat sebelum pandemi melanda. Beberapa musisi juga terlibat dalam album tersebut diantaranya bassist Duff McKagan dari Guns N’Roses, Puciato berkontribusi pada vokal latar dan drumer Sharone dan Abe Laboriel, Jr. (Paul McCartney). Joe Barresi (Tool, Queens of Stone Age) menangani mixing album ‘Brighten’.

Related posts

Kolaborasi Phum Viphurit dan Thomas Ng Hadirkan Single “Pills”

Qenny Alyano

Laku Keras ‘When We Were Young Festival’ Digelar 3 Hari

Qenny Alyano

Gitaris Skid Row Dave Sabo Luncurkan Gitar Kramer Signature Baru

Qenny Alyano