January 27, 2023
Boleh Music
What's New

Resmi Rilis Album Baru Simple Plan Lepas Single “Iconic”

South Jakarta – Penantian panjang untuk album terbaru Simple Plan berakhir hari ini. Band asal Kanada yang beranggotakan Pierre Bouvier (vokalis), Chuck Comeau (drummer), Sebastien Lefebvre (gitaris lead), dan Jeff Stinco (gitaris ritme) hari ini merilis album ke-6 mereka, ‘Harder Than It Looks’, yang menampilkan single-single terbaru mereka termasuk “Wake Me Up (When This Nightmare’s Over)”“The Antidote”“Ruin My Life”, dan “Congratulations”. ‘Harder Than It Looks’ telah sukses mengumpulkan jutaan stream di berbagai platform dan mendapatkan sambutan hangat dari BillboardSPINTeen VogueAudacy, dan berbagai publikasi ternama lainnya.

Mengenai album terbaru mereka Simple Plan mengatakan, “Kami menuangkan hati dan jiwa kami di lagu-lagu baru yang ada di album ini dan kami sangat bangga dengan album ini. Setelah berkarir selama 20 tahun, kami semakin bahagia menjadi bagian dari band ini dan kami masih memiliki hasrat yang sama dalam bermusik dan menulis lagu bersama seperti saat kami baru memulai.”

“Kami telah menyelesaikan sebuah album yang penuh dengan sound klasik khas Simple Plan yang penggemar kami akan benar-benar sukai dan rasanya sangat luar biasa dapat kembali ke roots kami dan benar-benar meng-embrace banyak hal yang membuat band ini istimewa untuk banyak orang: lagu-lagu yang seru, catchy, jujur, dan penuh emosi yang membuatmu merasa tidak sendirian dan memberikan senyuman serta harapan kepadamu,” ujar Simple Plan.

Para penggemar Simple Plan dapat mendengarkan materi-materi terbaru Simple Plan secara langsung saat mereka menjalankan tur terbaru mereka, Blame Canada Tour, bersama Sum 41 musim semi ini. Bagian pertama tur tersebut dimulai pada 29 April dan akan turut menampilkan Set It Off. Bagian ke-2 yang menampilkan Magnolia Park akan dimulai pada 29 Juli. Jadwal lengkap tur dan penampilan Simple Plan dapat dilihat di www.officialsimpleplan.com.

 

Selain itu, menanggapi krisis yang saat ini terjadi di Ukraina, Simple Plan menyalurkan bantuan kepada masyarakat Ukraina lewat single “Wake Me Up (When This Nightmare’s Over)”. Video klip lagu tersebut disutradarai oleh sineas Ukraina, Jensen Noen, dan menampilkan pemain, kru, dan tim post-production asal Ukraina. Semua uang yang dihasilkan dari tiap view video “Wake Me Up (When This Nightmare’s Over)” di YouTube akan didonasikan ke berbagai jalur bantuan Ukraina lewat UNICEF Ukraine Emergency Appeal. Simple Plan juga akan mendonasikan sebagian dari hasil penjualan tiket tur terbaru mereka lewat Simple Plan Foundation.

Tentang Simple Plan

Mulai dari kemunculan mereka di awal milenium hingga kepopuleran mereka di era MTV sampai kembalinya sound modern pop-punk saat ini, Simple Plan telah menjadi bagian penting dari kultur pop selama lebih dari dua dekade sebab mereka tidak pernah memalingkan pandangan mereka dari hal terpenting sepanjang karir mereka yaitu pendengar musik mereka.

Dinamika kuartet yang dibentuk di Montreal, Kanada pada 1999 ini dengan pendengar mereka selalu jauh dari kata membosankan. Hubungan keduanya telah tumbuh dewasa secara bersama dan mereka telah belajar bahwa hidup sebagai seorang “outsider” bukan berarti merasa kesepian.

Kini sebagai musisi independen untuk pertama kalinya dalam karir mereka, Simple Plan menjaga lingkaran mereka sekecil mungkin selama proses rekaman album terbaru ini, dibantu oleh rekan-rekan bermusik mereka selama ini yaitu Travis Clark dari band We The Kings dan produser musik Brian Howes dan Jason Van Poederooyen yang berkolaborasi dengan mereka di album ‘Get Your Heart On’ mereka pada 2011 dan Zakk Cervini yang telah berkolaborasi dengan Blink-182 dan Good Charlotte. Pierre, vokalis Simple Plan, bahkan kali ini mendapatkan kredit sebagai produser untuk pertama kalinya setelah bertahun-tahun ia menciptakan banyak rekaman demo untuk Simple Plan.

Simple Plan foto : istimewa )

Di masa saat musisi-musisi memiliki lebih banyak kendali terhadap karir mereka dari sebelumnya, kebebasan yang Simple Plan nikmati selama pembuatan album ini membuat mereka mengikuti keyakinan mereka — tanpa deadline yang selalu menghantui dan tanpa tekanan dari pihak-pihak luar yang menjauhkan mereka dari album yang mereka ingin buat.  Proses pembuatan album ini menyalakan kembali percikan yang sebelumnya telah hampir padam.

“Selama karir kami, kami membutuhkan waktu yang cukup lama untuk akhirnya dengan dewasa mengerti bahwa sound kami adalah aset kami, bukan kekurangan kami,” ujar Pierre. “Di album ini kami benar-benar mengatakan: ‘Ayo kita embrace siapa diri kita sebenarnya dan tidak takut untuk melakukan yang terbaik.’ Membuat sebuah album Simple Plan yang bagus rasanya sesulit seperti membuat sesuatu yang baru.”

Maka dari itu, sesuai dengan judulnya, album ‘Harder Than It Looks’, membawa semangat masa remaja yang identik dengan DNA Simple Plan sejak hari pertama dan secara bersamaan memperkuat rasa kesadaran diri mereka yang membimbing Simple Plan mengarungi berbagai suka dan duka sepanjang karir mereka.

“Kami merasa sangat beruntung memiliki penggemar yang menyukai materi lama dan baru kami,” ujar Chuck. “Kami sangat bangga dengan masa lalu kami, tapi kami lebih tidak sabar dengan apa yang ada di hadapan kami. Kami masih ambisius, terdorong dan penasaran dengan apa yang 20 tahun ke depan ini akan hadirkan. Kami selalu merasa bahwa kami hanya berjarak 3 menit dari lagu terbaik atau tersukses kami.”

Cover album ‘Harder Than It Looks’ – Simple Plan foto : istimewa )

Track list ‘Harder Than It Looks’:

1. Wake Me Up (When This Nightmare’s Over)

2. Ruin My Life (feat. Deryck Whibley)

3. The Antidote

4. A Million Pictures Of You

5. Anxiety

6. Congratulations

7. Iconic

8. Best Day Of My Life

9. Slow Motion

10. Two

(SPR)

Related posts

Hammersonic Festival 2023 Menjawab Pertanyaan Yang Banyak Muncul

Qenny Alyano

Mencari Talenta Asia Tenggara Sony Music Entertainment Luncurkan OFFMUTE

Qenny Alyano

Ismaya Live Kembali Hadirkan ‘We The Fest’ Di Bulan Juli 2019

Qenny Alyano