January 30, 2023
Boleh Music
What's New

Tampil Di Java Jazz 2022 Alex Porat Hadirkan “Sensitive”

South Jakarta – Penyanyi dan penulis lagu Kanada, Alex Porat, hari ini membagikan single terbarunya, “Sensitive”, yang menjadi momentum Alex menghadapi berbagai insecurities yang ia miliki. “Sensitive” dibuka dengan permainan drum bernuansa tahun 90an di mana Alex membagikan bagian-bagian terjujur dirinya serta kebiasaan overthinking-nya.

“Aku berpikir mungkin aku terkutuk dari segi emosi dan aku selalu meninggalkan sebelum perasaanku tersakiti,” ujar Alex di “Sensitive”. Permainan synth dan gitar akustik sepanjang “Sensitive” dengan indah merefleksikan emosi dari lirik-lirik yang Alex nyanyikan dan meng-highlight keintiman di bagian chorus, menjadikan “Sensitive” seakan-akan terdengar seperti sebuah rahasia antara dua teman. “Aku benci betapa sensitifnya aku setiap saat dan tidak bisa mengatakan apa yang ingin aku katakan,” ujar Alex di lagunya. “Sensitive” penuh dengan nuansa introspektif dan pergulatan yang Alex rasakan dibagikan sepanjang lagu.

“Aku tahu bahwa aku orang yang terlalu sensitif,” Alex bercerita tentang lagu ini. “Aku seringkali menangis dan membiarkan emosi mengendalikanku. Biasanya ketika melihat satu situasi, aku seringkali memasukkannya dalam hati dan terus-menerus berpikir berlebihan. Aku membuat hidupku sendiri lebih sulit daripada yang seharusnya dan itulah keseluruhan konsep di belakang lagu ‘Sensitive’. Terkadang aku yakin bahwa ini adalah kekuatan super rahasia yang mampu dengan lebih baik menangkap berbagai hal kecil, tetapi terkadang hal-hal kecil itulah yang malah jadinya menjatuhkanku.

Alex Porat – Sensitive Artwork ( foto : istimewa )

Alex Porat adalah seorang talenta yang enigmatik. Ia mempersembahkan karya-karya pop-nya dengan kepiawaian yang prima, memadukan melodi-melodi yang mengesankan dibalut oleh produksi elektronik yang menyegarkan dan pembawaan vokal yang jernih. Alex memulai perjalanannya di dunia musik lewat video-video covernya di YouTube. Ia debut pada 2020 dan saat ini memiliki lebih dari 900 ribu monthly listeners di Spotify1 juta subscriber di YouTube, dan lebih dari 160 juta view di YouTube channel-nya. Pada 2020 ia merilis EP 4 lagunya berjudul ‘bad at breakups’. Ia kemudian menutup tahun tersebut dengan proyek kerjasamanya dengan YouTube Music lewat sebuah livestream performance. Pada 2021 Alex merilis mini album ‘miss sick world’ yang menampilkan 9 lagu termasuk lagu kolaborasinya dengan Stephanie Poetri, “miss sick world”, yang mereka nyanyikan secara langsung untuk pertama kalinya di Double Happiness Global Digital Festival dari 88rising bulan Februari 2022 lalu.

Penyanyi kelahiran Malaysia tersebut memang tumbuh di Toronto, Kanada, namun ia telah sukses membangun sebuah fanbase yang kuat di Asia Tenggara. Negara Top 10 Streaming Alex termasuk Indonesia, Singapura, Malaysia, Taiwan, Thailand, Filipina, dan Hong Kong. Indonesia saat ini duduk di posisi #1 follower Instagram dan YouTube Alex.

Hari Sabtu, 28 Mei ini Alex untuk pertama kalinya akan tampil di Indonesia di gelaran Java Jazz Festival 2022 di Jakarta yang turut menampilkan musisi pemenang GRAMMY® Award, PJ MortonJoJo, dan The Temptations Rev feat. Glenn Leonard.

Selain masalah-masalah asmara khas umur 20an, Alex turut membahas isu sosial terkait racial prejudice dan norma gender. Sebagai seorang musisi yang berkarya di industri yang masih membutuhkan lebih banyak representasi Asia, Alex akhirnya menguak sisi aslinya kepada semua pendengarnya lewat karya-karya terbarunya.

(SPR)

Related posts

Fatin & Ghea Indrawari Kolaborasi Hadirkan “Bukan Kamu”

Qenny Alyano

Mutia Ayu Kembali Rilis Single Baru “38” Bersama Melodi Musik

Qenny Alyano

NOFX Luncurkan Video Animasi “The Big Drag”

Qenny Alyano