August 20, 2022
Boleh Music
Musicology What's New

Tunecore Luncurkan Paket Baru Untuk Rilisan Tak Terbatas

South Jakarta – TuneCore, distributor musik digital independen terdepan di dunia, mengumumkan perubahan penting dalam praktek bisnisnya dengan meluncurkan paket harga baru untuk rilisan tidak terbatas dari label atau artis yang bekerjasama. Sebelumnya, TuneCore dikenal luas sebagai perusahaan yang mempermudah akses distribusi musik untuk para musisi independen di seluruh penjuru dunia. Salah satu inovasi revolusionernya adalah biaya tetap untuk masing-masing rilisan yang dikenakan pada musisi dalam kurun waktu tertentu.

Menanggapi tren musik yang berubah seiring perjalanan zaman yang melihat pergeseran di rnana musisi tadinya membuat beberapa EP atau satu album penuh dalam setahun menjadi lebih sering merilis single dan teratur mengulang proses tersebut untuk bisa eksis di percaturan musik, TuneCore meresponnya dengan strategi bisnis yang baru.

Program TuneCore’s Unlimited diluncurkan. Ini akan memfasilitasi kreasi musik yang konstan dan menjadi lebih mudah untuk diakses oleh para musisi sekaligus memberi kendali untuk merilis sebanyak mungkin single dan album tanpa harus khawatir dihantui biaya yang membengkak.

Ada beberapa paket dalam program baru ini. Yang paling dasar, paket gratis, akan memberikan kemudahan bagi musisi untuk memasukkan musik mereka langsung ke perpustakaan musik di berbagai macam platform media sosial seperti TikTok, Facebook, Instagram dan Youtube. Otomatis, sejak detik pertama karya terunggah, potensi pendapatan langsung terbuka.

Kemudian, seiring meningkatnya popularitas karya dan reputasi musisi, mereka juga bisa menapaki langkah selanjutnya untuk menyusun rencana guna jadi lebih berkembang. TuneCore menawarkan sebuah paket pendistribusian tanpa batas yang paling terjangkau di pasar untuk para musisi dan label independen. Sekaligus menawarkan pembayaran tertinggi dan membantu mereka untuk ditemukan oleh penggemar dan pasar yang luas.

Andreea Gleeson, Chief Executive Officer (CEO) TuneCore menjelaskan, “Kami menghabiskan satu tahun berbincang dengan banyak sekali pihak yang terkait, terutama musisi dan label. Pertanyaannya, ‘Apa yang bisa kami kembangkan dari layanan yang sudah ada? Salah satu feedback dominan yang muncul adalah, para musisi ingin dapat kesempatan untuk menjajaki pasar dengan gratis bagi karya yang mereka hasilkan secara instan, teratur dan baik untuk tahun pertama. Kami meresponnya dengan memperkenalkan program yang memberi kebebasan pada mereka untuk memilih paket mana yang cocok dengan level karir. Dengan program TuneCore Unlimited ini, para musisi membayar lebih sedikit dan mendapat potensi yang lebih banyak.”

 

Sementara itu, Dahlia Wijaya, Country Director Believe Indonesia yang menaungi operasi TuneCore di Indonesia, menambahkan. “TuneCore telah diakuisisi oleh Believe. Bisnis modelnya juga TuneCore akan lebih menyasar musisi indie. Salah satu misi inti kami adalah memberikan layanan terbaik bagi artis dan label di setiap tahap karir mereka. Kami mendengarkan apa yang mereka inginkan, yaitu ingin bekerja tanpa batas dan bebas. Termasuk bebas tidak memikirkan biaya distribusi musik. Jawabannya TuneCore Unlimited yang sifatnya merupakan langganan tahunan. Ini memungkinkan mereka mendistribusikan musik tanpa batas, di mana saja dan kapan saja,” jelasnya.

Gian Hashemi & Andi Arya (TuneCore) ( foto : istimewa )

Dahlia Wijaya (Country Director, Believe Indonesia) ( foto : istimewa )

Untuk lebih detailnya, berbagai macam paket yang ditawarkan oleh Program TuneCore Unlimited, bisa dicek di www.tunecore.com.

Senada dengan Andrea Gleeson dan Dahlia Wijaya, Cyrus Chen, Head of TuneCore, South East Asia memberi informasi tambahan, “Tahun lalu, kami meluncurkan rencana untuk artis mendistribusikan rilis tak terbatas di platform Sosial secara GRATIS. Sekarang, kami memperluas rilis tak terbatas ke semua paket berbayar kami. Ini mencerminkan dan menegaskan kembali komitmen kami dalam menyetarakan akses distribusi musik untuk pelayanan terbaik kepada artis dan label independen,” paparnya.

la melanjutkan, “Selain mendapatkan layanan tingkat atas dan pembayaran lebih tinggi, artis Indonesia kami sekarang akan memiliki rencana distribusi tak terbatas paling terjangkau di pasaran. Kami ingin memberdayakan pembuat konten musik untuk mengeluarkan potensi artistik penuh mereka dengan tak terbatas,” tambahnya.

Salah satu musisi yang bekerjasama dengan TuneCore untuk distribusi karyanya adalah Danilla Riyadi. Ia memberi testimoni, “Bekerjasama dengan TuneCore sangatlah berkesan, praktikal dan memenuhi semua kebutuhanku dalam mempublikasikan karyaku.”

Danilla Riyadi, adalah salah satu kisah sukses yang berhasil menjejakkan kakinya di industri musik yang memberi banyak alternatif jalur karir bagi mereka yang ingin mengadu peruntungan. Pintunya terbuka lebar.

Sebagai pamungkas, Gleeson memberi keterangan, “Kendati penawarannya berubah, ada satu hal yang tetap sama, TuneCore tidak akan pernah berhenti untuk mengutamakan para musisi. Dalam setiap pembaruan layanan, kami akan mengutamakan kebutuhan para musisi. Pada akhirnya, TuneCore ada di sini untuk membantu mereka membuat musik yang lebih baik dan membantu mereka menjadi lebih dikenal.”

(SPR)

Related posts

Album Baru Siap Rilis The Used Luncurkan Single “Cathedral Bell”

Qenny Alyano

Cokelat X Astrid Kolaborasi Hadirkan ‘Live Studio Session’

Qenny Alyano