June 4, 2023
Boleh Music
Event & Community

The Panturas Gelar Konser ‘Wahana Ombak Banyu Asmara’ Di 3 Kota

South Jakarta – Seakan menjadi metode menunaikan kegiatan ‘rukun nge-band’ paska melepas sebuah karya rilisan berformat album, grup musik surf rock asal dataran Jatinangor, The Panturas, kembali akan merayakannya melalui perhelatan tunggal istimewa bertajuk ‘Wahana Ombak Banyu Asmara’ yang telah dipastikan akan menyambangi tiga kota di dataran Jawa (Bandung, Yogyakarta dan Jakarta) dalam beberapa pekan ke depan. Pertunjukan spesial tersebut pun diproyeksikan sebagai pesta perilisan album ‘Ombak Banyu Asmara’ yang telah dirilis pada bulan September 2021 lalu dan juga milestone lanjutan dari rangkaian kegiatan The Panturas dalam mempromosikan album tersebut – yang sebelumnya telah didahului dengan dirilisnya film pendek “All I Want” karya Edy Khemod dan video live session ‘Ombak Banyu Asmara’ di YouTube.

“Rukun nge-band mah menurut kita standar sih. Rilis (karyanya dalam bentuk) fisik, showcase, terus tur. Nah makanya kita bikin showcase buat nuntasin semua itu,” tutur Bagus ‘Gogon’ Patria – pembetot bass dari The Panturas. Sang penabuh drum – Surya ‘Kuya’ Fikri pun menambahkan, “Selain itu, bikin showcase itu sebagai bentuk apresiasi kita buat temen-temen dan pendengar musik kita selama ini yang dateng dari berbagai kota”. Rizal Taufik –gitaris The Panturas – melanjutkan paparan ke dua kawannya, “Juga dari showcase ini, diharapkan semua lagu-lagu yang ada di album Ombak Banyu Asmara (2021) bisa tervisualisasikan dengan baik ketika ditampilkan di showcase nanti.”

Menggarap sebuah pertunjukan tunggal istimewa bukanlah hal yang baru bagi The Panturas. Di tahun 2018 silam, mereka pun sukses menyuguhkan pesta serupa yang bertajuk ‘Pesta Mabuk Laut di Bandung dan Jakarta’ sebagai tolak landai rilisan album perdana mereka, ‘Mabuk Laut’ (2018). Namun ketika membahas akan nuansa perhelatan ‘Wahana Ombak Banyu Asmara’, mereka seakan menyiratkan sebuah pesan bahwa nuansa pertunjukan tersebut akan menampilkan sesuatu yang lebih menarik dibandingkan dengan ‘Pesta Mabuk Laut’.

“Sesuai dengan nama acaranya, showcase nanti tuh pengen jadi kayak fasilitator kebahagiaan yang nonton. Kayak wahana tempat bermain di pasar malam lah! Semuanya bisa senang-senang dengan caranya sendiri di satu lokasi yang sama lewat musik yang kita mainin,” kelakar Gogon.

Poster tur konser The Panturas foto : istimewa )

Kuya pun melanjutkan, “Bener. Juga dari segi tata produksi panggung, lampu sampai alur manggung pun showcase nanti pun lebih mumpuni lah kalau dibandingin sama (Pesta) Mabuk Laut”.

Meski telah memaparkan sebuah ekspektasi dari segi produksi yang lebih meningkat dibandingkan dengan ‘Pesta Mabuk Laut’, The Panturas mengakui bahwa penggarapan Wahana Ombak Banyu Asmara tetap terasa di level akar rumput karena selama proses pengerjaannya masih didukung oleh barisan orang-orang terdekat di lingkungan mereka.

“Jujur, lumayan deg-degan juga sama showcase ini teh. Soalnya no sponsor banget. Jadi semua garapannya masih terbilang pake sistem kolektif dan babarudakan,” ucap Kuya. Gogon pun menambahkan seraya tertawa, “Bahkan biaya produksiannya pun dari uang kas kita sendiri!”

Tak hanya dari segi produksi teknis, The Panturas pun menjamin bahwa Wahana ‘Ombak Banyu Asmara’ akan menawarkan konsep pertunjukan dan pengisi acara yang lebih menarik di setiap kotanya.

“Kalau biasanya pas The Panturas manggung ada sekitar lima atau enam orang yang ada di panggung, di showcase nanti bakal ada minimal sebelas orang di atas panggung yang main,” papar Gogon. Kuya pun mengamini ucapan Gogon dan menambahkan, “Soalnya nanti bakalan ada additional players yang main perkusi, brass section, keyboard dan juga choir. Lebih megah lah!”

Melalui paparan mereka perihal konsep jajaran kolaborator dan format penampilan The Panturas di ‘Wahana Ombak Banyu Asmara’ nanti, The Panturas pun tak menampik bahwa dari sisi konsep kurasi lagu yang akan dimainkan pun turut dipikirkan dengan seksama guna menampilkan yang terbaik nanti. “Kurang lebih nanti bakal ada 27 lagu yang dimainin pas showcase. Itu udah termasuk semua lagu yang ada di katalog rilisan kita dan beberapa lagu cover. Biar makin seru,” tutup Kuya.

Berikut detail pertunjukan tunggal spesial ‘Wahana Ombak Banyu Asmara’ dari The Panturas untuk setiap kotanya:

Bandung
Sabtu, 23 Juli 2022
Lokasi : Critical Eleven
Band pembuka : Leipzig, CJ1000
Kolaborator : Arina & Riko (Mocca), Rekti (The SIGIT), Adipati (The Kuda)

Tautan pembelian tiket. : https://www.loket.com/event/wahana-ombak-banyu-asmaraprogrammenenggelamkanbandung-buv1

Yogyakarta
Minggu, 31 Juli 2022
Lokasi : Alpha Bravo Stage
Band pembuka : The Sailors, Skandal
Kolaborator : Om Robo (Southern Beach Terror, Sundancer), Nesia Ardi (NonaRia), Adipati (The Kuda)

Tautan pembelian tiket : https://www.loket.com/event/wahana-ombak-banyu-asmara- programmenenggelamkanyogyakarta_bUV4

Jakarta
Sabtu, 6 Agustus 2022
Lokasi : Studio Palem
Band pembuka : Tabraklari, The Jansen
Kolaborator : Oscar Lolang, Nesia Ardi (NonaRia), Adipati (The Kuda)

Tautan pembelian tiket : https://www.loket.com/event/wahana-ombak-banyu-asmara- programmenenggelamkanjakarta_bUV3

(SPR)

Related posts

Iwan Fals Menjadi Kejutan Di ‘Synchronize Festival 2019’ Hari Kedua

Qenny Alyano

Tiket Konser Coldplay Jakarta Dari Rp 800 Ribu Sampai Rp 11 Juta

Qenny Alyano

Inilah Line Up Fase Pertama Djakarta Warehouse Project (DWP) 2019′

Qenny Alyano