October 3, 2022
Boleh Music
Editor's Picks Flash News What's New

Formasi Klasik Cokelat Bersama Kembali Saat Momen Kemerdekaan

South Jakarta – Kabar baru datang dari band pop rock asal Bandung, Cokelat. Dalam akun media sosial resmi band yang terbentuk pada  25 Juni 1996, dikabarkan bahwa vokalis lama mereka, Kikan Namara serta sang drummer, Ervin Syam Ilyas tampil bersama dalam suatu proyek musik yang masih belum diumumkan. Dalam keterangannya, Cokelat mengungkapkan,

“Karena terkadang, perlu 12 tahun untuk memahami bahwa keselarasan resonansi adalah sebuah kemewahan.
Rasa-rasanya, cukup sudah melanglang buana bereksplorasi.
Semoga, saat ini adalah waktu yang tepat untuk pulang.
Indonesia, kami kembali.”

Sementara di akun YouTube resmi Cokelat, juga muncl video musik dengan judul “MERDEKA! Dirgahayu Republik Indonesia” pada perayaan hari kemerdekaan Indonesia ke-77 pada 17 Agustus 2022. Dalam video tersebut menampilkan ketiga personil Cokelat saat ini, Ernest Fardiyan Syarif (gitar), Edwin Marshal Syarif (gitar) dan Ronny Nugroho (bass) memasuki sebuah hall yang kemudian mengambil instrumen mereka masing-masing dikuti dengan masuknya drummer, Ervin dan terakhir sosok Kikan mengambil stand mic vokal.

Sejak terbentuknya Cokelat memang telah mengalami banyak pergantian personil.  Berawal mereka hadir dengan formasi  Kikan, Ronny, Robert, Bernard, dan Deden. Nama Cokelat mulai dikenal publik ketika mereka merilis lagu “Bunga Tidur” yang masuk dalam kompilasi ‘Indie Ten’ bersama Sony Music Indonesia. Nama Ervin masuk menggantikan posisi Deden di lagu ini. Cokelat melepas debut album mereka ‘Untuk Bintang’ pada tahun 2000 yang melahirkan single “Pergi!” dan “Dendam”. Di debut album ini posisi Edwin masuk menggantikan Bernard.

Menjelang album kedua, ‘Rasa Baru’ di tahun 2001, Ernest yang semula adalah kru dari sang kakak, Edwin masuk menggantikan posisi Robert. Dari album ‘Rasa Baru’ lahir sejumlah single diantaranya adalah “Karma”, “Luka Lama” dan “Jauh”. Dengan formasi ini juga Cokelat merils album ‘Segitiga’ , ‘Dari Hati’, ‘Untukmu Indonesia-ku’, ‘Tak Pernah Padam (The best of)’ dan ‘Panca Indera’.

Pada tahun 2010, Cokelat berpisah dengan vokalis, Kikan dan drummer, Ervin. Setelah melakukan beberapa kali audisi, Cokelat mengumumkan Sarah Hadju sebagai vokalis dan melahirkan single “Tanpa Rasa” dan “Drama”. Namun kehadiran Sarah di band Cokelat tidak berlangsung lama. Posisinya kemudia digantikan oleh Jackline Rossy  Selain itu, setelah beberapa waktu menggunakan drummer additional, Cokelat .mengumumkan posisi tersebut diisi oleh  Axel Andaviar.

Awal 2020, Cokelat mengumumkankan nama Aiu Ratna (ex-Garasi Band) sebagai sebagi vokalis baru menggantikan Jackline namun baru menjadi vokalis tetap pada November 2020.

 

.

Related posts

Michael Lang Penggagas Festival Woodstock Tutup Usia

Qenny Alyano

Hoobastank Jadi Lineup Internasional Pertama ‘JogjaROCKarta Festival 2022’

Qenny Alyano

BCL Gelar Konser ‘Blossom Intimate’ Di Singapura Agustus 2022

Qenny Alyano