December 6, 2022
Boleh Music
Event & Community What's New

Tanpa Hoobastank Hari Kedua JogjaROCKarta 2022 Tetap Membara

South Jakarta – Absennya band rock asal Amerika Serikat, Hoobastank, karena cedera yang menimpa salah satu personilnya, ternyata tidak menyurutkan para pecinta musik rock untuk hadir di hari kedua JogjaROCKarta 2022. Antusiasme penonton di hari Minggu, 25 September 2022 tidak kalah dan bahkan lebih ramai dari sehari sebelumnya. Meski panas terik menyengat semenjak siang hari, namun penonton tetap bersemangat untuk menyaksikan line up yang tampil di lokasi Tebing Breksi, Yogyakarta tersebut.

3 panggung yang dihadirkan oleh Rajawali Indonesia selaku penyeleggara menampilkan sejumlah band dengan karya dan gaya yang memikat para penonton. Panggung utama (Main Stage) hari itu menampilkan sejumlah line up diantaranya Godbless, Jamrud, Seringai, Edane, Voice Of Baceprot (VOB), Hiatus Mantra, Death Vomit, Prison of Blues dan The Melting Minds. Sementara di panggung Arena Rock menampilkan SMSTR 10, The Trengginas, The Kudanil, Roket, The Kick dan Metallic Ass. Sementara di panggung Petir menghadirkan Saint Jimmy, Circle Fox, The Ring, Temaram, Cangkang Serigala dan Sakarin.

The Melting Minds yang tampil di panggung utama menarik perhatian sejumlah penonton untuk merapat ke bibir panggung. Band asal Wonosari tersebut tampil dengan 2 set drum yang dibalut dengan suasanan teatrikal. Sebagai catatan, album mereka, ‘Alternate Universe’ berhasil masuk nominasi AMI Awards 2022 untuk kategori ‘Album Rock Terbaik’. Usai The Melting Minds, Trio rockers hijabers asal Garut, Voice Of Baceprot (VOB), tampil menghajar panggung utama. Band yang terdiri dari Marsya Kurnia (vokal/gitar), Widi Rahmawati (bass) dan Euis Siti Aisyah (drums) membuat panas suasana yang memang panas terik tersebut. Selain membawakan karya mereka seperti “(Not) Public Property”, mereka juga mengcover “Chop Suey” dari System Of A Down dan “Killing In The Name” dari Rage Againts The Machine. VOB menutup penampilan mereka di JogjaROCKarta 2022 dengan single mereka, “God, Allow Me (Please) To Play Music”.

Godbless ( foto : QB )

 

Seringai ( foto : QB )

 

Jamrud ( foto :QB )

 

Usai VOB, giliran legenda grindcore asal Yogyakarta, Death Vomit yang tampil memanaskan panggung. Band yang terdiri dari Sofyan Hadi (gitar/vokal), Oki Haribowo (bass) dan Roy Agus (drum) membawakan karya-karya mereka terutama dari album teranyar ‘Dominion Over Creation’. Usai break azan Maghrib, rock asal Jakarta, Edane mendapat giliran tampil. Nomor-nomor yang rock yang akrab di telinga pecinta musik rock tanah air dibawaka oleh Edane seperti “Rock in 82”, “Time To Rock” dan “Living Dead”. Suasana semakin panas ketika Edane membawakan lagu hits mereka “Kau Pikir Kaulah Segalanya”.

Seringai sepertinya menjadi salah line up yang paling ditunggu malam itu. Hal tersebut terlihat dari sejumlah penonton yang mengenakan kaos Seringai terutama para Serigala Militin (sebutan fans Seringai). Seringai yang baru tampil di festival musik ‘Pestapora’ sehari sebelumnya langsung menggebrak panggung dengan “Mengadili Persepsi” yang berlanjut dengan “Ampilifier”, Adrenalin Merusuh”, “Dilarang Di Bandung” dan ditutup dengan “Selamanya”. Meski sang vokalis Arian mengaku kurang fit dengan kondisi kesehatannya namun Seringai tetap tampil total beringas malam itu.

Band legendaris Godbless yang menjadi lineup dadakan pada ‘JogjaROCKarta 2022’ ini menggantikan Hoobastank, ternyata tetap yang ditunggu-tunggu oleh para penonton. Godbless tampil dengan formasi lengkap minus sang  bassist, Donny Fattah membawakan lagu-lagu “bla… bla…. bla…”, “Kehidupan”, “Musisi”, “Rumah Kita”,  “Panggung Sandiwara”, “Bis Kota”, “Semut Hitam” dan “Trauma”. Jamrud menjadi penampil terakhir sekaligus penutup JogjaROCKarta 2022. Ada momen istimewa ketika Jamrud menyanyikan lagu “Selamat Ulang Tahun” yang ditujukan untuk Rajawali Indonesia. Selain “Selamat Ulang Tahun”, Jamrud juga membawakan “Surti Tejo”, “NIngrat”, Dokter Suster”, “Kau dan Ibumu” dan juga “Putri”.

Sampai jumpa di JogjaROCKarta 2023

Related posts

Groovebox Story Bawa Nostalgia 80-an Dengan “Nona Manis”

Qenny Alyano

‘Indera Keenam’ Album Baru Padi Reborn Bernuansa Akustik

Qenny Alyano

BLOODMOON aka Dougy Mandagy Lepas Debut EP ‘Giving Up Air’

Qenny Alyano