January 31, 2023
Boleh Music
What's New

Afgan Simpan Sedih dan Sakit Lewat Single “Pendam

South Jakarta – Setelah “Lestari Merdu” rilis akhir Agustus lalu, Afgan meluncurkan single ke-2 bertajuk “Pendam”. Lagu ini merupakan bagian dari EP (Extended Play) berjudul ‘+62’ yang di dalamnya berisi tiga lagu berbahasa Indonesia.

“Pendam” adalah lagu ballad yang bercerita tentang hubungan cinta yang tidak bisa bertahan. Namun, sosok yang mengalaminya memilih untuk menyimpan sedih dan sakitnya sendiri. “Setelah sekuat tenaga mencoba mempertahankan, hubungan kamu dan dia pada akhirnya tidak berjalan sesuai harapan. Meski kamu mengharapkan dan mencintai dia, tapi kalau keadaannya tidak bisa diubah lagi, lebih bijaksana untuk memendam saja perasaan yang ada. Karena, menyampaikan apa yang kamu rasakan padanya pun tak akan mengubah keadaan. Di sisi lain, “Pendam” adalah gabungan dari pemikiran personalku dan curhatan salah satu sahabatku,” jelas Afgan.

Proses pengerjaan “Pendam” dilakukan Afgan bersama grup produser S/EEK dan Simhala Avadana, A&R Trinity Optima Production. Didasari atas keinginannya untuk kembali merilis lagu ballad berbahasa Indonesia, Afgan tidak mengalami kesulitan saat menulis “Pendam”. Terkait instrumentasinya, “Pendam” dibuat minimalis agar emosinya lebih dalam dan tidak over-produced dari segi musik. Dalam waktu sebulan, “Pendam” pun rampung.

Afgan foto : istimewa )

Soal video klip, Afgan mengalami banyak hal baru. Dalam video musik “Pendam” yang digarap oleh Sakti Marendra dan di-support oleh Facebook Reels itu, Afgan—untuk pertama kalinya— harus mengekspresikan emosi di setiap bagian lagunya melalui gerakan. Tiap gerakan memiliki koreografi sendiri dan ini membuat Afgan menjalani proses latihan lebih dulu, dimulai dari meditasi, olah tubuh, hingga bergerak berdasarkan emosi. Tak hanya itu, Afgan juga beradu akting dengan aktris Chelsea Islan. Sebelumnya, keduanya pernah bermain bersama dalam film “Refrain” (2013).

“Lewat “Pendam”, aku ingin menyampaikan bahwa most of the time, memendam perasaan itu bukan sesuatu yang bagu. Tapi, at times memendam perasaan itu adalah sesuatu yang necessary untuk dilakukan,” — Afgan.

Head A&R (Music Production & Talent Scouting) Trinity Optima Production, Dwi Santoso, menjelaskan bahwa dari sisi teknik, lagu ini terbilang baru untuk Afgan. “Kami sangat senang Afgan mau terus memacu diri untuk mencoba zona-zona lain dalam proyek musiknya. “Pendam” punya aransemen yang belum pernah ia kerjakan sebelumnya, lalu liriknya juga terbilang sangat ringkas. Dipadu dengan instrumental sederhana, lagu ini justru jadi sangat efektif dalam menonjolkan karakteristik suara Afgan. Namun, yang terpenting dan selalu jadi prioritas kami, Afgan sangat menyukai hasil akhir dari lagu ini,” ujarnya.

Executive Producer YONATHAN NUGROHO (@yonathan1676) for TRINITY OPTIMA PRODUCTION
A&R : DWI SANTOSO (@dwisantoso) / SIMHALA AVADANA (@simhalaavadana)
Composed by AFGANSYAH REZA / MARCO STEFFIANO / ADRIAN RAHMAT PURWANTO / JOSH KUNZE / SIMHALA AVADANA
Published by MASSIVE MUSIC ENTERTAINMENT / SONY MUSIC PUBLISHING INDONESIA
Produced by S/EEK
Guitar performed by DEVINZA KENDRANATA
Vocal Recorded @SEMBUNYI Std, JKT, Engineered by STEVANO, Edited by JESSILARDUS MATES
Vocal Produced by BARSENA BESTANDHI
Mixed by STEVANO @SEMBUNYI Std, JKT
Mastered by DIMAS PRADIPTA @SumIt! Std, JKT
©TRINITY OPTIMA PRODUCTION 2022

(SPR)

Related posts

Boy In Space Mengawali Tahun 2021 Dengan “Dance Alone”

Qenny Alyano

vaultboy Hadirkan Kisah Horor Lewat Single “Ghost Stories”

Qenny Alyano

Sukses Berlangsung 3 Hari Begini Keseruan PJF 2022

Qenny Alyano